KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Alasan Ahok bentuk pasukan merah

Senin, 20 Maret 2017 22:06 Reporter : Fikri Faqih
Ahok tanding basket lawan Djarot. ©2017 Merdeka.com/Rizki Andwika

Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama membeberkan alasannya membuat pasukan merah atau petugas yang melakukan pembenahan rumah warga. Salah satu alasannya, sulitnya memasukkan anggaran bedah rumah ke dalam APBD DKI Jakarta.

Basuki atau akrab disapa Ahok mengatakan, jika bedah rumah masuk dalam APBD DKI, maka prosesnya harus melalui lelang. Harus dihitung secara detil mulai dari kebutuhan material sampai ongkos atau biaya tukang bangunan yang mengerjakan.

"Dulu kan kita mau bedah rumah, bedah rumah pakai lelang susah ngitungnya. Mesti ukur dulu detailnya. Yang susah kan biaya tukangnya. Kalau bahan kita e-catalog‎ tinggal beli. Makanya kita bentuk Pasukan Merah itu," katanya di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/3).

Dengan membentuk Pasukan Merah, skema gaji mereka akan sama dengan pasukan oranye atau PPSU. Ini bisa dimasukkan dalam APBD DKI. Sementara untuk material bangunan yang dibutuhkan untuk memperbaiki rumah warga, akan dilakukan dengan menggunakan e-catalog.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menjelaskan,‎ pembenahan rumah akan mengutamakan perbaikan atap yang rusak, walaupun tak menutup kemungkinan bagian lainnya. Sasaran adanya program ini adalah warga yang rumahnya hampir rubuh dan tidak memiliki biaya untuk memperbaiki.

‎"Yang utama daerah kumuh. Terus kita juga mau pasangin cahaya. Karena TBC ditemukan banyak. Saya datang ke semua tempat itu kena TBC. Kita mau atapnya pun banyak cahaya yang masuk," tutup Ahok.

[noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.