Waspadai Flu Singapura pada Anak, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Selasa, 24 Mei 2022 10:38 Reporter : Andre Kurniawan
Waspadai Flu Singapura pada Anak, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya Flu Singapura pada Anak. wederm.com

Merdeka.com - Flu singapura atau hand foot mouth disease (HFMD), menjadi salah satu penyakit yang saat ini sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Flu Singapura adalah penyakit menular yang dapat menyerang siapa saja, dan lebih sering terjadi pada anak-anak.

Mengutip dari Healthline, penyakit Flu Singapuraadalah penyakit yang sangat menular dan disebabkan oleh coxsackievirus, yaitu jenis virus yang termasuk dalam kelompok Enterovirus.

Virus ini dapat menyebar dari orang ke orang melalui kontak langsung dengan tangan yang tidak dicuci atau permukaan benda yang terkontaminasi. Virus ini juga dapat ditularkan melalui kontak dengan air liur, kotoran, atau sekresi pernapasan seseorang.

Ketika Flu Singapura pada anak muncul, dapat ditandai dengan kondisi seperti sariawan di mulut, ruam pada tangan kaki, dan lepuh.

2 dari 5 halaman

Gejala Flu Singapura pada Anak

Flu Singapura pada anak sering terjadi pada saat bayi atau anak yang berusia di bawah 5 tahun. Tanda Flu Singapura pada anak kebanyakan adalah gejala ringan yang dapat terjadi selama 7 sampai 10 hari.

Melansir dari laman Centers for Disease Control and Prevention (CDC), gejala Flu Singapura pada anak dapat berupa:

Demam dan Gejala seperti Flu

Anak-anak sering mengalami demam dan gejala mirip flu dalam tiga sampai enam hari setelah mereka tertular virus Flu Singapura. Gejalanya bisa berupa:

  • Demam
  • Nafsu makan berkurang
  • Sakit tenggorokan
  • Merasa tidak enak badan

Gejala lain mungkin muncul dalam beberapa hari ke depan.

Sariawan

Satu atau dua hari setelah demam dimulai, anak mungkin mengalami sariawan yang menyakitkan (herpangina). Luka ini biasanya muncul dalam bentuk bintik merah kecil, yang biasanya muncul di bagian belakang mulut.

Tanda-tanda munculnya sariawan pada anak yaitu:

  • Tidak banyak makan atau minum
  • Mengeluarkan liur lebih dari biasanya
  • Hanya ingin minum cairan dingin

Ruam Kulit

Anak juga dapat mengalami ruam kulit di telapak tangan dan telapak kaki. Ruam ini juga bisa muncul di lutut, siku, bokong, atau area genital.

Ruam biasanya terlihat seperti bintik-bintik merah datar, atau terkadang dengan lepuh. Cairan dalam lepuh dan keropeng yang terbentuk saat sembuh mungkin mengandung virus yang menyebabkan penyakit Flu Singapura ini.

Jaga agar luka lepuh atau koreng tetap bersih dan hindari menyentuhnya.

3 dari 5 halaman

Penyebab Flu Singapura

Flu Singapura disebabkan oleh strain coxsackievirus, di mana yang peling sering adalah jenis coxsackievirus A16. Coxsackievirus adalah bagian dari kelompok virus yang disebut enterovirus. Dalam beberapa kasus, jenis enterovirus lain juga dapat menyebabkan Flu Singapura.

Virus ini dapat dengan mudah menyebar dari orang ke orang. Flu Singapura pada anak mungkin dapat terjadi karena adanya kontak melalui:

  • air liur
  • cairan dari luka lepuh
  • kotoran
  • tetesan droplet yang disemprotkan ke udara setelah batuk atau bersin

Flu Singapura juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan tangan yang tidak dicuci atau permukaan benda yang mengandung jejak virus.

4 dari 5 halaman

Cara Mencegah Flu Singapura

Anda dapat membantu mencegah penularan Flu Singapura dengan menerapkan kebersihan yang baik melalui cara sederhana.

Mencuci tangan

Sering-sering mencuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan handsanitizer berbasis alkohol.

Selalu cuci tangan Anda saat:

  • Setelah mengganti popok
  • Setelah menggunakan toilet
  • Setelah meniup hidung, batuk, atau bersin
  • Sebelum dan sesudah merawat seseorang yang sakit

Bantu anak-anak mencuci tangan dengan mengajari mereka cara mencuci tangan dan pastikan mereka sering mencucinya.

Bersihkan dan disinfeksi

Bersihkan dan disinfeksi permukaan yang sering disentuh dan barang-barang bersama, termasuk mainan dan gagang pintu.

Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda

Anda dapat terinfeksi penyakit Flu Singapura jika memiliki virus di tangan dan kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda. Untuk mengurangi kemungkinan risikonya, jangan menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda dengan tangan yang belum dicuci.

Hindari kontak dekat dengan orang sakit

Hindari menyentuh seseorang yang memiliki penyakit Flu Singapura, seperti memeluk atau menciumnya. Dan tetap di rumah jika Anda sedang terinfeksi penyakit ini.

5 dari 5 halaman

Cara Mengobati Flu Singapura pada Anak

Anda dapat memberikan asetaminofen atau ibuprofen jika anak Anda sakit atau mudah marah. Jangan berikan aspirin kepada anak-anak atau remaja, karena dapat menyebabkan penyakit langka yang serius yang disebut sindrom Reye.

Makanan dingin seperti es krim, smoothie, dan es loli juga dapat membantu dengan mematikan rasa di area tersebut, dan akan menjadi suguhan nikmat bagi anak-anak yang kesulitan menelan. Hindari minuman panas, soda, dan makanan asam (jus jeruk, saus tomat, dan lain-lain) karena dapat memperburuk rasa sakit.

Anak-anak dengan ruam atau lecet di tangan atau kaki harus menjaga area tersebut tetap bersih dan terbuka. Cuci kulit dengan sabun dan air hangat, dan keringkan. Jika lepuh muncul, oleskan sedikit salep antibiotik untuk membantu mencegah infeksi dan tutupi dengan perban kecil.

Pastikan anak Anda minum banyak cairan agar tetap terhidrasi. Hubungi dokter jika anak Anda tidak ada perubahan atau tampaknya semakin parah. Hubungi juga jika Anda melihat tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut kering atau lengket, mata cekung, atau penurunan produksi urine. [ank]

Baca juga:
Ciri Flu Singapura Beserta Penyebab dan Cara Mengobatinya, Ketahui Lebih Lanjut
Penjelasan Dinkes soal wabah flu Singapura serang anak-anak Purwakarta
Puluhan anak di Purwakarta terjangkit flu Singapura
Mengenal flu singapura dan cara menghindarinya
Sejumlah anak di Batam dilaporkan terserang flu Singapura
Ratna Dewi akui hadiri simposium flu burung di Singapura

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini