Viral Aksi Orang Tua Gunting Paksa Rambut Guru, Tak Terima Rambut Anaknya Dipotong
Merdeka.com - Untuk menertibkan para siswa, setiap sekolah tentu punya peraturan dan prosedur tertentu. Misalnya saja peraturan soal seragam hingga toleransi panjang bagi rambut para siswa.
Biasanya, jika rambut siswa sudah dirasa terlalu panjang, guru akan mengingatkan mereka agar memotong rambut. Namun banyak yang mengabaikan hal ini hingga akhirnya rambut mereka dipotong oleh guru di sekolah.
Seperti yang viral belakangan ini, seorang siswa rambutnya dipotong oleh gurunya. Namun, orang tua murid tak setuju, lantas memaksa gunting rambut guru. Berikut kisah viral selengkapnya.
Tak Terima Rambut Anaknya Dipotong

Rambut Guru Dipotong Paksa ©2023 Merdeka.com/instagram @memomedsos/fb Insan Dai
Belakangan ini tengah viral orang tua yang tak terima rambut anaknya dipotong oleh sang guru.
Dilansir dari Facebook Insan Dai, seorang murid yang rambutnya dipotong oleh sang guru melapor ke orang tuanya. Orang tua murid yang mengetahui kabar tersebut tak terima rambut anaknya dipotong.
Rambut Sang Guru Dipotong di Kelas

©2023 Merdeka.com/instagram @memomedsos/fb Insan Dai
Lantaran tak terima, orang tua murid ini datang ke sekolah dan memotong paksa rambut guru yang telah menggunting rambut anaknya. Diketahui, orang tua murid memotong rambut guru di dalam kelas.
Rambut sang guru tampak botak tepat di bagian tengahnya. Sebelumnya, guru ini sudah mengingatkan siswa tentang peraturan rambut sekolah.
"Pada saat itu juga siswa tersebut melapor kepada orang tuanya, sontak saja orang tua siswa tersebut mendatangi sekolah dengan geramnya oknum orang tua tersebut justru mengambil tindakan dengan menggunting rambut guru di dalam kelas. Mirisnya piha-pihak terkait hanya mendamaikan masalah ini" tulis akun Facebook Insan Dai.
Terjadi di Gorontalo

©2023 Merdeka.com/instagram @memomedsos/fb Insan Dai
Berita ini berawal dari sebuah akun facebook bernama Insan Dai. Melalui akunnya, ia menjelaskan kronologi kejadian pemotongan paksa rambut guru yang dilakukan orang tua siswa ini.
Kejadian ini terjadi di kecamatan Paguyaman, Gorontalo, pada Senin (9/1) lalu. Hal ini terjadi di SD Negeri 13 Paguyaman. Hal ini pun mendapat kecaman dari warganet yang juga ikut kesal dengan hal ini.
"Blacklist dari semua sekolah biar tau rasa tu orangtua arogan. Suruh bayar homeschooling aja," tulis akun @hariwanakbarrrr.
"Kembalikan aja anaknya ke orang tuanya, jika anaknya gamau di didik di sekolah," tulis akun @rafliansyah1_.
"Enjoy aja dek semua hukuman dari guru selama gak bikin cacat atau melanggar agama, yakin itu bakal jadi cerita seru nantinya. Gausah ngadu ke ortu, malu asli," tulis akun @gemakandora.
(mdk/asr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya