Tanda Hamil Muda yang Umum Terjadi, Wajib Diketahui Calon Ibu
Merdeka.com - Setiap wanita memiliki pengalaman kehamilan yang berbeda-beda. Itulah kenapa, tidak setiap wanita memiliki gejala yang sama. Bahkan gejala yang dialami oleh satu wanita bisa berbeda dari kehamilan pertama dengan kehamilan yang berikutnya.
Selain itu, karena gejala awal kehamilan sering kali mirip dengan gejala yang mungkin di alami sebelum dan selama menstruasi, beberapa orang mungkin tidak menyadari bahwa mereka sedang hamil.
Tanda hamil muda lebih dari sekadar menstruasi yang terlewat. Tanda-tanda ini juga bisa berupa mual yang terjadi di pagi hari, indra penciuman menjadi lebih sensitif, dan kelelahan.
Hamil muda adalah kondisi kehamilan pada trimester pertama, di mana masa usia kehamilan baru mencapai 1–12 minggu. Namun, perlu diketahui bahwa gejala-gejala yang muncul bisa saja disebabkan oleh hal-hal lain selain kehamilan. Satu-satunya cara untuk memastikannya secara tepat adalah dengan tes kehamilan.
Berikut akan kami jelaskan mengenai apa saja tanda hamil muda yang umumnya terjadi, yang dilansir dari healthline.com
Kram dan bercak
Tanda hamil muda yang pertama adalah kram dan munculnya bercak. Dari minggu ke-1 hingga minggu ke-4, semuanya masih terjadi di tingkat seluler. Telur yang telah dibuahi menciptakan blastokista (sekelompok sel berisi cairan) yang akan berkembang menjadi organ dan bagian tubuh bayi.
Sekitar 10 hingga 14 hari (minggu ke-4) setelah pembuahan, blastokista akan ditanamkan di endometrium, lapisan rahim. Hal ini dapat menyebabkan pendarahan implantasi, yang mungkin disalahartikan sebagai periode ringan.
Berikut beberapa tanda pendarahan implantasi:
Hindari merokok, minum alkohol, atau menggunakan obat-obatan terlarang, yang dapat mengakibatkan pendarahan hebat.
Haid terlewat selama awal kehamilan
Tanda hamil muda yang kedua adalah haid yang terlewat. Setelah implantasi selesai, tubuh Anda akan mulai memproduksi human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon ini membantu tubuh menjaga kehamilan. Hormon ini juga yang memberitahu ovarium untuk berhenti melepaskan telur matang setiap bulan.
Kemungkinan besar Anda akan melewatkan menstruasi berikutnya empat minggu setelah pembuahan. Jika Anda mengalami haid tidak teratur, sebaiknya lakukan tes kehamilan untuk mengonfirmasi.
Sebagian besar tes di rumah dapat mendeteksi hCG segera setelah delapan hari setelah menstruasi yang terlewat. Tes kehamilan dapat mendeteksi kadar hCG dalam urin Anda dan menunjukkan apakah Anda hamil.
Tips:
Peningkatan suhu tubuh
Suhu tubuh basal yang lebih tinggi juga bisa menjadi tanda hamil muda. Suhu inti tubuh Anda juga dapat meningkat lebih mudah selama berolahraga atau dalam cuaca panas. Selama waktu ini, Anda harus memastikan untuk minum lebih banyak air dan berolahraga dengan hati-hati.
Kelelahan
Kelelahan bisa berkembang kapan saja selama kehamilan. Gejala ini biasa terjadi pada awal kehamilan. Kadar progesteron Anda akan melonjak, yang bisa membuat Anda merasa mengantuk.
Tips:
Peningkatan detak jantung
Sekitar minggu ke-8 hingga 10, jantung Anda mungkin mulai memompa lebih cepat dan lebih keras. Palpitasi dan aritmia sering terjadi pada kehamilan. Tanda hamil muda ini biasanya terjadi karena hormon.
Peningkatan aliran darah karena janin terjadi pada akhir kehamilan. Idealnya, penatalaksanaan dimulai sebelum konsepsi, tetapi jika Anda memiliki masalah jantung yang mendasarinya, dokter dapat membantu mengawasi dengan obat dosis rendah.
Perubahan awal pada payudara
Perubahan payudara dapat terjadi antara minggu ke-4 dan ke-6. Kemungkinan besar payudara Anda akan berkembang menjadi lembut karena adanya perubahan hormon. Kondisi ini kemungkinan akan hilang setelah beberapa minggu ketika tubuh Anda telah menyesuaikan diri dengan hormon.
Perubahan puting dan payudara juga bisa terjadi sekitar minggu ke-11. Hormon akan terus membuat payudara Anda tumbuh. Areola dapat berubah warna menjadi lebih gelap dan membesar. Jika Anda pernah mengalami serangan jerawat sebelum kehamilan, kemungkinan Anda juga akan kembali mengalami jerawat.
Tips:
Perubahan mood selama awal kehamilan
Kadar estrogen dan progesteron Anda akan meningkat selama kehamilan. Peningkatan ini dapat memengaruhi suasana hati dan membuat Anda lebih emosional atau reaktif dari biasanya. Perubahan suasana hati biasa terjadi selama kehamilan dan dapat menyebabkan perasaan depresi, lekas marah, cemas, dan euforia.
Sering buang air kecil dan inkontinensia
Selama kehamilan, tubuh Anda meningkatkan jumlah darah yang dipompa. Hal ini menyebabkan ginjal memproses lebih banyak cairan dari biasanya, yang menyebabkan lebih banyak cairan di kandung kemih Anda.
Hormon juga berperan besar dalam kesehatan kandung kemih. Anda mungkin akan lebih sering ke kamar mandi pada masa ini. Tipsnya, minumlah sekitar 300 mL (kurang lebih satu cangkir) cairan ekstra setiap hari.
Kembung dan sembelit
Mirip dengan gejala menstruasi, kembung bisa terjadi selama awal kehamilan. Tanda hamil muda ini mungkin terjadi karena perubahan hormon, yang juga dapat memperlambat sistem pencernaan Anda. Akibatnya, Anda mungkin merasa sembelit dan tersumbat. Sembelit juga bisa meningkatkan perasaan perut kembung.
Morning sickness, mual, dan muntah
Mual di pagi hari biasanya terjadi sekitar minggu ke-4 sampai 6. Meskipun disebut morning sickness, kondisi mual ini dapat terjadi kapan saja, siang atau malam. Tidak jelas apa yang menyebabkan mual dan morning sickness ini di pagi hari, tetapi hormon dinilai mungkin menjadi penyebab.
Selama trimester pertama kehamilan, banyak wanita mengalami morning sickness ringan hingga parah. Ini mungkin menjadi lebih intens menjelang akhir trimester pertama, tetapi seringkali menjadi berkurang saat Anda memasuki trimester kedua.
Tips:
Tekanan darah tinggi dan pusing
Dalam kebanyakan kasus, tekanan darah tinggi atau normal akan turun pada tahap awal kehamilan. Tanda hamil muda ini juga dapat menyebabkan perasaan pusing, karena pembuluh darah Anda melebar.
Tekanan darah tinggi akibat kehamilan lebih sulit ditentukan. Hampir semua kasus hipertensi dalam 20 minggu pertama menunjukkan masalah yang mendasarinya. Ini mungkin berkembang selama awal kehamilan, tetapi mungkin juga pernah dialami sebelumnya.
Dokter akan mengukur tekanan darah selama kunjungan pertama Anda untuk membantu menetapkan dasar untuk pembacaan tekanan darah normal.
Tips:
Sensitivitas bau dan keengganan makan
Sensitivitas bau adalah tanda hamil muda yang banyak dirasakan. Ada sedikit bukti ilmiah tentang sensitivitas penciuman selama trimester pertama. Kondisi ini juga dapat menyebabkan ketidaksukaan pada makanan tertentu.
Satu ulasan melihat laporan dari 1922 hingga 2014 tentang hubungan antara bau dan kehamilan. Peneliti menemukan tren bahwa wanita hamil cenderung menilai bau lebih kuat selama trimester pertama mereka.
Kenaikan berat badan
Pertambahan berat badan menjadi lebih sering ketika menjelang akhir trimester pertama. Anda mungkin mendapati diri Anda bertambah sekitar 1 hingga 4 pon dalam beberapa bulan pertama. Kebutuhan kalori untuk awal kehamilan tidak akan banyak berubah dari pola makan Anda yang biasa, tetapi akan meningkat seiring dengan perkembangan kehamilan.
Mulas selama awal kehamilan
Hormon dapat menyebabkan katup antara perut dan kerongkongan menjadi rileks. sehingga memungkinkan terjadinya asam lambung bocor dan akhirnya menyebabkan mulas.
Tips:
Pregnancy Glow dan berjerawat
Banyak orang mungkin mulai mengatakan Anda memiliki "cahaya kehamilan" atau pregnancy glow. Kombinasi dari peningkatan volume darah dan tingkat hormon yang lebih tinggi mendorong lebih banyak darah pada pembuluh Anda. Ini menyebabkan kelenjar minyak tubuh bekerja lebih keras.
Peningkatan aktivitas kelenjar minyak tubuh Anda ini membuat kulit Anda tampak memerah dan berkilau. Di sisi lain, Anda juga bisa berjerawat.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya