Selalu gagal tes, pemuda ini akhirnya berhasil masuk TNI karena mampu bahasa Inggris.
Seorang pemuda asal Matraman, Kota Jakarta Timur, berhasil menginspirasi usai lolos seleksi TNI. Sebelumnya, pemuda bernama Ade Arya Koswara ini sempat berjuang mengikuti seleksi sebanyak enam kali namun selalu gagal.
Ade membuktikan jika kerja keras serta doa orang tua menjadi pembuka jalan untuk menggapai cita-citanya. Ia pun tak pernah lupa bersyukur lantaran sebelumnya sempat dianggap mustahil masuk ke instansi pengaman negara itu.
Salah satu faktornya karena Ade sempat memiliki berat badan hingga 100 kilogram.
Namun dorongan sang ibu serta motivasi kuatnya berhasil mengalahkan penghalang tersebut. Kisah Ade layak untuk diteladani.
Advertisement
Advertisement
Ade mewujudkan cita-citanya masuk TNI dilakukan dengan penuh perjuangan. Pasalnya Ade sempat dianggap mustahil tembus seleksi karena tidak memenuhi persyaratan.
Menurut sang ibu, berat badan Ade sempat menyentuh angka 100 kilogram sehingga dirasa sulit lolos seleksi tersebut.
“Awalnya masuk TNI itu dia termotivasi setelah lulus sekolah. Tapi kayaknya nggak mungkin, karena berat badannya mencapai 100 kilogram pada waktu itu, jadi dia berusaha untuk diet,” kata ibu Ade, Sri Setiati, mengutip YouTube TNI AD, Kamis (5/10).
Advertisement
Menurut Sri, dirinya ingin membuktikan walaupun tanpa ayah, anak-anaknya bisa sukses menggapai cita-cita.
Sri pun sampai harus menjalankan peran ganda yakni sebagai ibu, sekaligus sebagai ayah agar Ade Arya Koswara bisa tetap bersemangat mengikuti seleksi masuk TNI walau sudah enam kali gagal. Usahanya pun berhasil.
Advertisement
kata Sri lagi.
merdeka.com / YouTube TNI AD
Advertisement
Sementara itu, Ade mengaku sudah berulang kali mencoba untuk masuk ke TNI seperti yang sudah lama ia cita-citakan. Dia menyadari bahwa semua jalan membutuhkan kesabaran untuk ditapaki.
Akhirnya setelah mencoba sampai enam kali, Ade berhasil lolos menjadi Prajurit Siswa Dikmata Kostrad tahun 2023 melalui kemampuan berbahasa Inggrisnya.
“Saya sebelumnya daftar sampai lima kali, dari kelimanya saya nggak pernah pakai bahasa Inggris karena dirasa belum cukup. Namun saat yang keenam saya memberanikan diri saya untuk angkat tangan saat ditanya soal kemampuan bahasa Inggris, setelah berkomunikasi hasilnya dianggap memuaskan,” katanya.
Advertisement
Ade menambahkan, setelah berkomunikasi dengan Pangdam Jaya menggunakan bahasa Inggris, dirinya langsung dinyatakan lolos ketika pengumuman.
Setelah pengumuman itu dia ingin segera mengabarkannya kepada sang ibu hingga kabar bahagia itu membuat keduanya bahagia.
“Saya betapa senangnya saat ibu saya tersenyum lebar, girang sampai loncat-loncat di depan pagar jam 12 malam,” katanya lagi.
Ade Arya Koswara menjadi sosok yang sangat menginspirasi lantaran bisa terus mencoba dan bersabar serta memaksimalkan kemampuan yang dimiliki untuk menggapai cita-cita.