Sejarah Gedung Perundingan Linggarjati, Pernah Jadi 'Gubuk Janda' hingga Hotel

Selasa, 2 Februari 2021 11:52 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Sejarah Gedung Perundingan Linggarjati, Pernah Jadi 'Gubuk Janda' hingga Hotel Sejarah Gedung Perundingan Linggarjati. ©2021 kemlu.go.id/editorial Merdeka.com

Merdeka.com - Kabupaten Kuningan Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah yang memiliki ragam pariwisata uniknya. Salah satu yang menjadi andalan hingga saat ini adalah Gedung Perundingan atau Perjanjian Linggarjati, yang terletak di Dusun Cipaku, Kelurahan Linggajati, Kecamatan Cilimus.

Seperti diketahui, Gedung Linggarjati merupakan salah satu saksi sejarah mediasi Indonesia dengan Belanda yang di lakukan di tanggal 11-13 November 1947. Dilansir dari kemlu.go.id, dalam perundingan tersebut ditetapkan beberapa hasil seperti, Pengakuan Belanda secara De facto atas eksistensi Negara Republik Indonesia yang meliputi Sumatera, Jawa dan Madura.

Selain itu juga terkait perjanjian Republik Indonesia dan Belanda yang akan bekerja sama dalam membentuk negara Indonesia Serikat, yang salah satu negara bagiannya adalah Republik Indonesia, Terakhir Republik Indonesia Serikat dan Belanda akan membentuk Uni Indonesia - Belanda dengan Ratu Belanda selaku ketuanya.

Sebagai medium perundingan, gedung yang dibangun di atas lahan seluas 1.052 m² konon dahulu merupakan gubuk seorang janda. Seperti apa kisahnya? Berikut informasi sejarah tentang Gedung Perundingan Linggarjati.

Baca Selanjutnya: Bekas Gubug Seorang Janda...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini