Topografi perbukitan membuat Kabupaten Bandung Barat memiliki beragam kekayaan alam, salah satunya air panas. Di Kampung Cibaligo, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, terdampat kolam air panas dengan pemandangan terasering sawah yang cantik.
Tidak seperti destinasi air panas kebanyakan, kolam yang mulanya terbentuk secara alami ini memiliki suhu yang hangat. Sehingga nyaman digunakan untuk mandi maupun berendam.
Keunikan lainnya juga bisa dilihat dari keberadaannya yang bukan di kawasan pegunungan aktif, melainkan di tengah persawahan. Ini jadi fenomena unik yang mungkin tidak ditemukan di tempat lainnya.
Sampai saat ini, air panas tersebut bebas dikunjungi oleh siapapun dengan tidak dipungut biaya alias gratis. Berikut keindahannya.
Advertisement
Letaknya di Tengah Sawah dan Jauh dari Permukiman
Destinasi ini bisa dikatakan sebagai tempat healing yang komplet.
Gambar: Youtube Hanz Eleven.
Ini tidak terlepas dari posisinya yang berada di tengah sawah dan jauh dari permukiman warga.
Mengutip Instagram @dani_abcdef, setelah berjalan kaki selama 5-10 menit dari Kampung Cibaligo kemudian sampai lokasi pemandian yang juga berdekatan dengan perkebunan milik warga.
Berendam di sini bisa mengendurkan syaraf-syaraf yang kaku, mendapat ketenangan khas perkampungan yang jauh dari hiruk pikuk sekaligus pemandangan sawah terasering yang hijau dengan bonus kabut saat pagi dan sore hari.
Advertisement
Ada Pancuran Bambu dengan Air yang Jernih
Di kolam tersebut juga terdapat pancuran yang dialirkan menggunakan bambu. Pancuran tersebut mengalirkan air panas sepanjang beberapa meter dari dataran tinggi di sana.
Walaupun memunculkan air panas alami, namun kondisi kolam tidak kotor atau berwarna gelap. Air yang dialirkan sangat jernih, hingga bagian dasar kolam terlihat jelas dari atas.
Di sisi-sisi kolam juga terdapat batu besar yang bisa digunakan untuk relaksasi, sembari menikmati suasana khas perdesaan.
Advertisement
Waktu Terbaik adalah Pagi dan Sore
Pengguna Instagram tersebut turut menyarankan untuk datang pada pagi dan sore hari agar mendapatkan pemandangan yang cantik.
Selain itu, pada siang hari kondisinya mungkin akan cukup terik sehingga kurang membuat nyaman pengunjung.
Ketika pagi, udaranya masih segar dan cukup dingin sehingga pas untuk berendam di kolam air panas tersebut. Kemudian saat sore, pemandangannya juga syahdu dengan semburat merah dari lembayung senja.
“Enaknya datang pagi atau sore biar ga terlalu panas. Cocok buat yg suka suasana alam pedesaan,” tulis keterangan di akun tersebut, dikutip Merdeka.com.
Advertisement
Berinteraksi dengan Keramahan Warga
Paling menarik adalah keramahtamahan warga sekitar yang mayoritas merupakan para petani.
Saat pagi, pengunjung bisa berinteraksi dengan para penggarap lahan sehingga menambah persaudaraan.
Biasanya, warga akan mengantarkan pengunjung yang datang dan ingin berendam ke kolam air panas tersebut.
Adapun letak air panas berada di tanah carik desa dan ke depan akan dikelola oleh para pemuda setempat agar para pengunjung nyaman. Berendam di air panas Cibaligo serasa mandi di kolam pribadi karena belum banyak diketahui wisatawan.
“Tempat ini mungkin masih asing di kalangan orang Bandung dan sekitarnya, karena tempatnya tersembunyi dan masih jadi hidden gems,” kata vlogger perdesaan, Farhan di kanal youtubenya Hanz Eleven Channel.
Advertisement