Mobil mewah tentu bukan sesuatu yang bisa dimiliki setiap orang. Hanya orang mampu yang bisa memiliki mobil mewah. Sayangnya, citra orang kaya pemiliik mobil mewah sudah terkenal dengan sifatnya yang angkuh dan sombong.
Namun belum lama ini, seorang wanita seolah meruntuhkan citra tersebut. Lewat akun TikToknya, @miminlasminiati mengunggah momen saat mobilnya diserempet truk.
Ia pun menghentikan truk tersebut. Bukan untuk marah-marah pada sopir, ia justru mengajak sopir bersalaman dan memaafkannya. Video ini pun viral dan menuai perhatian.
Advertisement
Di awal video, tampaknya ia sedang berkendara bersama rekan-rekannya. Rupanya, mobil ini baru dua bulan ada di tangannya. Masih sangat baru, siapa sangka mobilnya diserempet truk yang sopirnya berkendara ugal-ugalan.
Alhasil, mobilnya mengalami lecet di bagian samping dan pecah di bagian lampu spion. Wanita ini pun menghentikan truk tersebut untuk bertanggung jawab dan memintanya agar tidak ugal-ugalan di jalan raya.
Namun dalam proses bicara dengan sopir truk, wanita ini terlihat tidak marah-marah. Ia bahkan masih bisa bertutur kata dengan baik dan sambil tersenyum. Selain itu, ia juga mengajak sopir truk bersalaman.
Advertisement
Advertisement
Memaafkan
Setelah turun dan mendengarkan penjelasan dan permintaan maaf sopir truk, ia pun memaafkan sopir tersebut.
"Saya maafin deh, saya juga apa ya karena di jalan itu kan sama-sama. Tapi ini kan murni kesalahan bapak," ujarnya.
Advertisement
Komentar Warganet
"Spil kerjanya buk, biar bisa ketularan kebeli pajero,
Amin," ujar seorang warganet.
"Mungkin dia lagi nyaleg," ujar warganet lain.
"Ini orang kaya beneran, haha...soalnya udah risiko di jalan bawa mobil ya bu. Namanya musibah gak ada yang tau. sehat-sehat bu," tulis seorang warganet.
"Mana masih kredit hadeeeh," tulis warganet yang lain.
Advertisement
Tanggapi Komentar Warganet
Videonya viral, ia pun menanggapi beberapa komentar warganet. Ia menunjukkan BPKB kendaraannya yang menandakan bahwa mobil tersebut ia beli secara tunai atau cash. Selain itu, ia juga menanggapi komentar bahwa ia bukan caleg.
"Oh enggak, saya PNS, guru TK. Tidak, saya netral," ujarnya.