10 Manfaat Sayur Kubis bagi Kesehatan, Baik untuk Pencernaan dan Tekanan Darah

Kubis tidak hanya menjadi tambahan sederhana di piring makan kita, tetapi juga membawa segudang manfaat kesehatan yang sering kali tidak kita sadari.

Andre Kurniawan
Oleh Andre Kurniawan - Reporter
10 Manfaat Sayur Kubis bagi Kesehatan, Baik untuk Pencernaan dan Tekanan Darah
10 Manfaat Sayur Kubis bagi Kesehatan, Baik untuk Pencernaan dan Tekanan Darah (Merdeka.com)

Kubis adalah sayuran yang termasuk ke dalam keluarga Brassicaceae, bersama dengan brokoli, kubis Brussel, kembang kol, kangkung, arugula, bok choy, dan lobak, dan lain-lain. Kubis, dengan warna hijau dan ungu yang menarik, tidak hanya menjadi tambahan sederhana di piring makan kita, tetapi juga membawa segudang manfaat kesehatan yang sering kali tidak kita sadari. 

Kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan, kubis menawarkan perlindungan terhadap berbagai masalah kesehatan, termasuk beberapa jenis kanker. Dengan kandungan serat yang tinggi, ia juga mendukung kesehatan pencernaan, yang merupakan fondasi dari kesehatan umum yang baik.

Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang manfaat-manfaat sayur kubis yang luar biasa bagi kesehatan.

Kandungan Nutrisi dalam Kubis

Sayur kubis dikenal sebagai sumber nutrisi yang sangat baik dan memiliki berbagai manfaat kesehatan. Kubis merupakan sayuran yang rendah lemak dan kalori, namun kaya akan vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan fungsinya dengan baik.

Berikut adalah profil nutrisi dari sayur kubis:

  • Kalori: Kubis memiliki kalori yang sangat rendah. Satu cangkir kubis mentah cincang, atau sekitar 89 gram, hanya menyediakan sekitar 22 kalori.
  • Karbohidrat: Dalam jumlah yang sama, kubis menyediakan 5,2 gram karbohidrat, yang merupakan sumber energi penting bagi tubuh.
  • Gula: Kubis mengandung 2,9 gram gula alami, yang memberikan rasa manis alami pada sayuran ini.
  • Serat: Dengan 2,2 gram serat, kubis membantu dalam menjaga kesehatan pencernaan dan dapat membantu memenuhi sekitar 8% kebutuhan serat harian berdasarkan diet 2.000 kalori.
  • Protein: Kubis juga menyediakan 1,1 gram protein per cangkir, yang penting untuk pembangunan dan perbaikan jaringan tubuh.
  • Lemak: Sayuran ini sangat rendah lemak, dengan hanya 0,1 gram lemak per cangkir, menjadikannya pilihan yang baik untuk diet rendah lemak.
  • Vitamin K: Kubis sangat kaya akan vitamin K, dengan 67,6 mikrogram per cangkir, yang menyumbang sekitar 56% dari kebutuhan harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Vitamin K penting untuk proses pembekuan darah dan kesehatan tulang.
  • Vitamin C: Kubis juga merupakan sumber vitamin C yang baik, yang penting untuk sistem kekebalan tubuh dan kesehatan kulit.
  • Vitamin B6 dan Folat: Kubis kaya akan vitamin B6 dan folat, yang penting untuk metabolisme energi dan fungsi normal sistem saraf.
  • Antioksidan: Kubis mengandung antioksidan kuat, termasuk polifenol dan senyawa belerang, yang dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
  • Mikronutrien: Selain itu, kubis mengandung sejumlah kecil mikronutrien lainnya, termasuk vitamin A, zat besi, dan riboflavin.

Dengan profil nutrisi yang mengesankan ini, kubis dapat menjadi tambahan yang sangat baik untuk diet sehat dan seimbang.

Konsumsi kubis secara teratur dapat mendukung berbagai aspek kesehatan, termasuk kesehatan jantung, pencernaan, dan bahkan dapat membantu dalam pencegahan beberapa jenis kanker.

Manfaat Sayur Kubis

<b>Manfaat Sayur Kubis</b>
Dok. Istimewa
- Membantu Melawan Kanker

Kubis mengandung glukosinolat, yang tubuh pecah menjadi senyawa dengan potensi manfaat anti-kanker. Meskipun konsumsi kubis tidak sepenuhnya mencegah kanker, ia tetap merupakan tambahan yang sehat untuk diet Anda. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami manfaat sayuran cruciferous dalam melawan kanker.
- Meningkatkan Kesehatan Tulang

Kubis kaya akan vitamin K, yang sangat penting untuk kesehatan tulang dan proses pembekuan darah. Sekitar 53 mikrogram vitamin K terdapat dalam 250 gram kubis mentah, yang membantu memenuhi kebutuhan harian vitamin K. Kekurangan vitamin K dapat meningkatkan risiko osteoporosis dan masalah pendarahan.
- Mendukung Kesehatan Jantung

Kubis memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Sebuah penelitian pada tahun 2021 menemukan bahwa wanita yang lebih tua yang mengonsumsi lebih banyak sayuran cruciferous memiliki risiko 46% lebih rendah untuk mengalami kalsifikasi aorta perut, yang bisa menjadi prediktor masalah jantung di masa depan.
- Baik untuk Pencernaan

Kubis tinggi serat, yang mendukung kesehatan pencernaan. Serat membantu menjaga kesehatan usus dan dapat mencegah sembelit. Konsumsi serat yang cukup juga dapat membantu menjaga berat badan yang sehat dengan memberikan rasa kenyang lebih lama.

- Mengontrol Tekanan Darah

Kubis mengandung kalium, yang berperan sebagai vasodilator. Ini berarti kalium membantu melebarkan pembuluh darah, memudahkan aliran darah, dan dapat membantu mengontrol tekanan darah tinggi, yang jika tidak diatur dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.
- Mencegah Sembelit
Kandungan serat dan kadar air yang tinggi dalam kubis juga membantu dalam mencegah sembelit. Serat memastikan pencernaan yang teratur dengan membantu membuang racun dari tubuh melalui empedu dan tinja.

- Mencegah Penuaan Dini

Kubis, dengan kandungan vitamin C yang tinggi, dapat membantu menjaga kulit tetap awet muda dan menunda proses penuaan. Vitamin C adalah antioksidan yang kuat yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
- Daya Tahan Tubuh

Kubis kaya akan vitamin C, yang memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu mengendalikan radikal bebas. Ini penting untuk menjaga kesehatan umum dan mencegah berbagai penyakit.

- Kesehatan Otak

Kubis mengandung yodium yang dapat meningkatkan fungsi otak dan menjaga sistem saraf tetap berjalan dengan baik. Yodium penting untuk produksi hormon tiroid, yang mempengaruhi banyak proses dalam tubuh, termasuk pertumbuhan dan metabolisme.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
- Kesehatan Mata

Kubis merupakan sumber beta karoten yang baik, yang dapat membantu mencegah degenerasi makula dan meningkatkan kesehatan mata secara umum, serta memperlambat pembentukan katarak.
Rekomendasi