Menilik Cilograng, Kota Kecil di Ujung Banten yang Ternyata Punya Geowisata Mengagumkan

Kota kecil dengan sedereta geowisata unik itu bernama Kecamatan Cilograng.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Menilik Cilograng, Kota Kecil di Ujung Banten yang Ternyata Punya Geowisata Mengagumkan
Menilik Cilograng, Kota Kecil di Ujung Banten yang Ternyata Punya Geowisata Mengagumkan (Merdeka.com)

Kota kecil dengan sederet geowisata unik itu bernama Kecamatan Cilograng.

Wilayah Banten memiliki ragam destinasi alam yang belum banyak terungkap. Tak semata seputar budaya dan sejarah, kawasan Cilograng menyimpan daya tarik geowisata yang mengagumkan.

Sebagai kota kecil di Kabupaten Lebak, Cilograng belum banyak dijadikan tujuan wisata. Kebanyakan wisatawan akan mendatangi destinasi populer seperti kampung adat Baduy dan wisata pantainya.

Merdeka mencoba mengangkat potensi geowisata yang masih tersembunyi di wilayah Cilograng, sebagai salah satu rekomendasi untuk mengisi libur bersama keluarga dengan nuansa yang berbeda.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Berikut daya tarik Cilograng, Banten selengkapnya.

(Gambar: YouTube Abah Ano Bayah)

Keindahan Alam Cilograng

Keindahan Alam Cilograng
Dok. Istimewa

Cilograng diketahui memiliki pesona alam yang menakjubkan. 

(Gambar: pantai di Cilograng/Youtube Desa Cilograng Maju)

Di sini terdapat potensi wisata yang tak terbatas, seperti curug, perbukitan dan pegunungan yang menarik untuk dijelajahi.

Sebagai daerah berbukit, wilayah ini menyimpan bentang alam yang indah dan masih terjaga dengan baik. Ini karena kawasan perbukitan Lebak masih memiliki keterkaitan dengan kampung adat Baduy, yang memiliki pantangan untuk merusak alam.

Kawasan Cilograng jutaan tahun merupakan daratan yang bermula dari Samudra yang terangkat. Adanya fenomena itu menciptakan bentuk topografi wilayah yang indah, seperti kawasan pantai selatan.

Ada Wisata Curug

Mengutip jurnal yang ditulis Singgih Irianto dan Solihin dari Universitas Pakuan berjudul “Potensi Geowisata Kecamatan Cilograng” menyebut jika wilayah tersebut kaya akan wisata alam, salah satunya air terjun atau curug.

Beberapa curug itu di antaranya Curug Cikanteh yang memiliki udakan tiga serta melebar, lalu ada Curug Hanyawar yang mengalir dari atas ketinggian.

Curug Cikanteh di Desa Wisata Cikatomas, Cilograng, Lebak

Curug Cikanteh di Desa Wisata Cikatomas, Cilograng, Lebak
Dok. Istimewa

jadesta.kemenparekraf.go.id.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kedua curug ini menjadi daya tarik wisata di kota kecil atau kecamatan di wilayah Kabupaten Lebak yang sayang untuk dilewatkan.

(Gambar: Curug Hanyawar, Lebaklame, Cilograng)

Geowisata Gua Lauk

Geowisata Gua Lauk
Dok. Istimewa

Kemudian ada juga Geowisata Goa Lauk yang memiliki tampilan visual indah akibat kegiatan geologi tetesan air dari dinding gua.

Larutan air yang jatuh ke daratan itu kemudian menciptakan tampilan berupa stalaktit dan stalagmit. Untuk ukuran guanya tidak terlalu besar, namun lokasi ini bisa dimasuki dengan leluasa didampingi seseorang yang ahli.

Untuk rutenya cukup panjang dan berkelok, akibat dari pembentukan stalaktit dan stalagmit yang menetes di dinding goa selama jutaan tahun.

Wisata Batu Kasur

Kemudian, potensi wisata geologi lainnya adalah wilayah batu kasur yang tercipta dari fenomena lautan jutaan tahun silam. Ketika itu, terjadi penaikkan daratan secara massal, dengan bentuk bebatuan yang unik.

Di wilayah Pantai Cilograng, terdapat fenomena batu kasur yang unik. Ini karena bebatuannya menyerupai bentuk mirip kasur karena fenomena geologi dari alam.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Deretan bebatuan karang dan perbukitan di sana turut menunjang keindahannya di Pantai Cilograng, Kabupaten Lebak.

Ada Bukit Karang Taraje yang Menyerupai Tangga

Karang Taraje jadi potensi wisata lainnya yang ada di pesisir pantai kawasan Cilograng. Dari hasil fenomena alam kemudian membuat tanah di kawasan pantai itu terangkat dan mengeras. Bentuknya yang berlapis-lapis membuatnya mirip dengan taraje atau dalam bahasa Sunda artinya tangga.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

YouTube Wisata Berdua

Karang Taraje ini terletak di Kampung Lebak Malaning, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, dan sedikit berada di tengah lautan.

Di Karang Taraje ini terdapat fenomena unik dari efek aktrasi alam berupa semburan air. Bentuknya mirip air terjun yang menyembur deras, dengan ketinggian 3 meter. Kawasan ini belum begitu populer seperti pantai-pantai lainnya di Banten.

Dengan adanya sejumlah potensi wisata tersebut, kota kecil di Kecamatan Cilograng ini bisa jadi referensi wisata hidden gems yang cocok dikunjungi kala libur.

Rekomendasi