Mengenal Takjil Unik Asli Bandung Lontong Banjur, Legendaris Sejak 1920

kudapan asli Cibadak ini banyak diburu untuk takjil ketika berbuka puasa tiba.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Mengenal Takjil Unik Asli Bandung Lontong Banjur, Legendaris Sejak 1920
Mengenal Takjil Unik Asli Bandung Lontong Banjur, Legendaris Sejak 1920 (Merdeka.com)

Menu lontong banjur ini unik.

Kota Bandung tak pernah kehabisan pesonanya. Di bulan Ramadan misalnya, daerah berjuluk Paris Van Java itu memiliki berbagai takjil khas bernama lontong banjur.

Mungkin namanya terdengar aneh. Namun jangan salah, kudapan asli Cibadak ini banyak diburu untuk takjil ketika berbuka puasa tiba.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menyantap lontong banjur berarti siap menerima kelezatan dari gurihnya lontong yang diberi kuah oncom. Rasanya, sudah tentu nagih. Yuk, kenalan dengan kudapan legendaris tersebut.

Dibungkus Daun Pisang

Serupa dengan lontong kebanyakan, kudapan lontong banjur ini terbuat dari beras yang dikukus di dalam daun pisang.

Aroma semerbak langsung terasa, karena daun pisang yang ikut terkukus menimbulkan harum sedap menggugah selera.

Mengutip Instagram Anggia Bonyta, satu porsi lontong banjur dibanderol dengan harga yang beragam, mulai dari Rp5 ribu.

"Yang selalu ngangenin dari Bandung? Banyak sih, salah satunya, bisa makan jajanan tradisional legendaris kaya yang satu ini. Harganya mulai dari 5 ribuan aja. Favoritku lontong isi kacang merah, makannya pake bala-bala tipis. Duh euy," tulis kreator video.

Disiram Kuah Oncom

Yang istimewa di menu takjil lontong banjur adalah kuah oncomnya. Pertama, lontong dibuka bungkus daun pisangnya lalu disiram kuah oncom.

Kuah oncom terbuat dari fermentasi tempe atau kacang kedelai dan diberi cabai hingga bawang merah dan putih. Rasanya gurih dan sedikit pedas.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat disantap, perpaduan gurih pedas dari kuah oncom menyatu dengan lembutnya lontong berbagai isian. Menu ini nikmat disantap kala berbuka puasa.

Varian Isi Lontong

Varian Isi Lontong
Dok. Istimewa

Adapun menu lontong di kedai tersebut dijual dengan beberapa varian isi. Ada yang polosan, daging ayam, kacang merah dan berisi oncom gurih.

Masing-masing dijual dengan harga yang berbeda, yakni Rp5 ribu untuk lontong polos, oncom dan kacang merah. Sedangkan yang isi daging ayam harganya Rp6 ribu per lontong.

Biasanya, lontong banjur disajikan untuk menu sarapan, karena porsinya tidak terlalu mengenyangkan.

Diberi Tambahan Gorengan Makin Nikmat

Untuk menikmati satu porsi lontong banjur, tak afdol kiranya jika hanya diberi saus oncom. Maka, di kedai tersebut diberi tambahan jajanan berupa kerupuk mi kuning, martabak, combro sampai gorengan.

Biasanya, penikmat akan mencampur lontong banjur dengan kerupuk, martabak, gorengan maupun combro yang dipotong-potong. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Seluruh campuran itu kemudian disandingkan bersama lontong dan diberi siraman kuah oncom. Kelezatannya dijamin makin paripurna.

Legendaris Sejak 1920-an

Menurut akun tersebut, kedai lontong banjur ini sudah melegenda. Disebutkan bahwa generasi awal membuka usaha ini mulanya di tahun 1920-an.

Saat ini jualannya sudah diterukan oleh beberapa generasi di bawahnya, dan masih ramai hingga saat ini. Setiap hari, lapaknya tak pernah sepi pembeli.

Penikmat bisa memilih lontong beserta isiannya secara prasmanan, lalu diserahkan ke penjualnya untuk disiram kuah oncom.

Jika tertarik lontong banjur ini bisa diburu di Jalan Cibadak Nomor 8, Karanganyar, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Kalau bulan Ramadan seperti sekarang bukanya mulai pukul 15:30 WIB, ya,” tulis kreator di kolom komentar.

Rekomendasi