Bahaya Minuman Kemasan bagi Kesehatan, Bisa Picu Diabetes

Warna-warna dan rasa lezat minuman kemasan menyimpan zat-zat yang berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, bahkan bisa picu obesitas hingga diabetes.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
Bahaya Minuman Kemasan bagi Kesehatan, Bisa Picu Diabetes
Ilustrasi minuman soda. ©Shutterstock.com/somchai rakin

Jika kita melihat di warung, minimarket, supermarket, atau semacamnya, ada banyak pilihan minuman kemasan berjejer rapi yang menggoda kita untuk mengambilnya. Tampilannya yang berwarna-warni dan rasanya yang beragam menambah daya tarik minuman ini sehingga banyak yang memasukkannya ke keranjang belanjaan.

Tapi yang harus Anda tahu, warna-warna dan rasa lezat minuman kemasan itu menyimpan zat-zat yang berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Sebuah penelitian di jurnal American Association for Cancer Research menyebutkan bahwa konsumsi minuman ringan dua kali setiap minggu bisa meningkatkan risiko kanker pankreas dua kali lipat.

Belum lagi dengan kandungan pemanis buatannya yang menjadi bahan yang umum ditemui dalam minuman kemasan. Zat tersebut dapat meningkatkan risiko stroke dan demensia, serta dikaitkan dengan kondisi kronis seperti diabetes dan obesitas.

Oleh karena itu, penting untuk mengurangi atau bahkan menghindari konsumsi minuman kemasan. Dalam artikel berikut ini kami akan sampaikan apa saja bahaya minuman kemasan yang harus Anda perhatikan.

Obesitas

Bahaya minuman kemasan yang pertama adalah obesitas. Minuman kemasan sering mengandung gula tambahan yang tinggi dan kalori yang tinggi. Konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan dan obesitas, yang dapat meningkatkan risiko terkena masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.

Diabetes

Bahaya minuman kemasan yang kedua, yaitu bisa picu diabetes. Minuman kemasan yang mengandung gula tinggi dapat menyebabkan resistensi insulin, yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Bahkan, beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi minuman kemasan yang tinggi dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Masalah kesehatan gigi

Bahaya minuman kemasan yang ketiga yakni bisa munculkan masalah kesehatan gigi. Ya, konsumsi gula yang tinggi tentu akan berpengaruh pada gigi Anda. Begitu juga minuman kemasan yang mengandung gula tinggi, yang dapat meningkatkan risiko terkena kerusakan gigi dan masalah kesehatan gigi lainnya seperti karies gigi atau gigi berlubang.

Kanker

Bahaya minuman kemasan yang keempat, yaitu bisa picu kanker. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi minuman kemasan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena beberapa jenis kanker, terutama kanker payudara dan prostat.

Tekanan darah tinggi

Bahaya minuman kemasan yang kelima adalah munculnya tekanan darah tinggi. Minuman kemasan yang mengandung gula dan natrium tinggi dapat meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi dan penyakit kardiovaskular.

Masalah pencernaan

Konsumsi minuman kemasan juga bisa pengaruhi bagian pencernaan Anda. Minuman kemasan yang mengandung gula tambahan dapat mengganggu fungsi pencernaan dan menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit.

Gangguan hormon

Bahaya minuman kemasan yang terakhir, yaitu bisa munculkan gangguan hormon. Bisphenol A (BPA) dan Bisphenol S (BPS) adalah bahan kimia berbahaya yang sering digunakan dalam produksi botol plastik untuk minuman kemasan. BPA dan BPS dapat mengganggu hormon dalam tubuh manusia, dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti gangguan reproduksi dan masalah perkembangan pada anak-anak.

Rekomendasi