Setiap orang membutuhkan tidur yang baik untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Namun sayangnya, tidak sedikit orang yang mengalami kesulitan tidur atau sulit untuk menjaga tubuh tetap tertidur.
Adalah insomnia, yang menjadi gangguan tidur paling umum bagi banyak orang. Ketika Anda mengalami insomnia, hal itu tak hanya memengaruhi kualitas istirahat Anda, tapi juga kualitas hidup dan kesehatan Anda.
Insomnia jangka pendek dapat membuat seseorang kesulitan untuk melakukan tugas sehari-hari. Tidak hanya sulit berkonsentrasi, insomnia juga akan merusak suasana hati sehingga Anda lebih mudah tersinggung, sedih, dan juga sakit kepala.
Insomnia kronis atau jangka panjang dapat menyebabkan masalah lain. Kurang tidur yang terus menerus membuat jantung, otak, dan bagian lain dari tubuh tidak bekerja sebagaimana mestinya. Ini dapat menyebabkan masalah kesehatan atau memperburuk kondisi yang sudah Anda miliki.
Dilansir dari webmd.com, berikut adalah beberapa dampak insomnia bagi kesehatan tubuh yang perlu Anda waspadai.
Advertisement
Asma
Dampak insomnia bagi kesehatan yang pertama adalah munculnya asma. Kondisi pernapasan yang mempersempit saluran udara di paru-paru ini sering kali membuat Anda sulit tidur. Namun, penelitian menunjukkan bahwa hal itu bisa terjadi dari dua arah. Karena ketika Anda mengalami insomnia berkelanjutan, risiko asma juga dapat meningkat seiring waktu.
Masalah jantung
Dampak insomnia bagi kesehatan yang kedua, yaitu masalah jantung. Kurang tidur dalam jangka panjang akan meningkatkan risiko masalah jantung seperti detak jantung tidak teratur, gagal jantung, dan penyakit jantung koroner.
Kurang tidur juga membuat Anda cenderung tidak ingin berolahraga dan lebih suka membuat pilihan makanan yang buruk. Kedua hal ini tentu bukan hal yang baik untuk jantung Anda. Saat Anda hidup dengan insomnia, rata-rata tingkat stres juga meningkat, sehingga bisa berdampak negatif pada jantung.
Masalah kesehatan mental
Dampak insomnia bagi kesehatan yang ketiga yakni masalah mental. Insomnia membuat Anda 10 kali lebih mungkin berisiko mengalami depresi daripada seseorang yang tidur dengan baik dan cukup. Ini juga meningkatkan risiko kecemasan dan pikiran untuk bunuh diri. Seperti asma, yang satu ini juga berjalan dua arah. Karena depresi juga dapat menyebabkan insomnia.
Advertisement
Tekanan darah tinggi
Dampak insomnia bagi kesehatan keempat adalah tekanan darah tinggi. Tekanan darah Anda secara alami turun saat Anda tidur. Jika Anda tidak mendapatkan waktu tidur yang seharusnya, tekanan darah Anda akan tetap dan bahkan lebih tinggi untuk sebagian besar hari. Tekanan darah tinggi yang konsisten meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Diabetes
Dampak insomnia bagi kesehatan yang kelima, yaitu diabetes. Insomnia kronis membuat Anda lebih berisiko untuk memiliki kontrol gula darah yang buruk sehingga dapat mengembangkan diabetes tipe 2. Terutama jika Anda berusia di bawah 40 tahun. Risiko Anda akan terus meningkat ketika Anda semakin lama menderita insomnia.
Penambahan berat badan
Para ahli berpikir bahwa kurang tidur dapat memengaruhi bagian otak yang mengontrol rasa lapar. Ketika Anda tidak cukup tidur, Anda akan makan lebih banyak kalori daripada yang seharusnya dibutuhkan oleh tubuh, yang menyebabkan penambahan berat badan. Akibatnya, Anda berisiko lebih tinggi mengalami obesitas.
Menurunkan kekebalan
Tubuh Anda lebih sulit melawan infeksi ketika tidak tidur dengan baik. Terlalu sedikit tidur akan meningkatkan peradangan, yang membuat sistem kekebalan tidak bekerja sebaik biasanya. Peradangan yang konstan juga dapat menjadi faktor risiko untuk banyak kondisi kesehatan.
Advertisement
Komplikasi kehamilan
Mungkin kesulitan tidur selama masa kehamilan adalah hal yang wajar. Namun, seiring berjalannya waktu, kurang tidur dapat menyebabkan masalah pada kehamilan Anda. Anda memiliki risiko lebih tinggi mengalami kelahiran prematur, operasi caesar, nyeri persalinan yang lebih buruk, dan depresi terkait kehamilan. Bayi Anda mungkin juga memiliki berat badan yang rendah saat lahir.
Masalah seks
Studi menunjukkan adanya hubungan antara insomnia dan disfungsi ereksi pada pria. Tanpa tidur yang cukup, dinilai akan lebih sulit untuk mendapatkan ereksi. Bagi wanita, tidur nyenyak juga akan meningkatkan hasrat dan respons seksual.
Penyalahgunaan zat
Ketika Anda mengalami insomnia atau sulit tidur, Anda mungkin mencoba obat-obatan atau alcohol untuk membantu tidur. Banyak obat tidur juga membentuk kebiasaan. Tanpa istirahat yang cukup, akan lebih sulit untuk berpegang pada perawatan dalam menghentikan penggunaan zat yang tidak sehat.
Masalah memori
Dampak insomnia bagi kesehatan terakhir adalah munculnya masalah memori. Studi menunjukkan bahwa insomnia dapat mempersulit Anda untuk mematikan daerah otak yang membiarkan pikiran Anda mengembara. Hal ini dapat membuat Anda sulit berkonsentrasi dan merusak memori jangka pendek Anda.