Tanda-tanda Disleksia yang Perlu Diketahui, Mulai dari Usia Dini hingga Dewasa

Orang dengan disleksia mengalami kesulitan mencocokkan huruf yang mereka lihat di buku dengan suara yang dibuat oleh huruf dan kombinasi huruf tersebut.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
Tanda-tanda Disleksia yang Perlu Diketahui, Mulai dari Usia Dini hingga Dewasa
ilustrasi disleksia. www.wikihow.com

Jangan kira aktivitas membaca itu mudah. Karena bagi beberapa orang, membaca bisa menjadi tantangan tersendiri. Aktivitas ini membutuhkan otak untuk menghubungkan setiap huruf ke suara, menempatkan suara-suara itu dalam urutan yang benar, dan menyatukan kata-kata menjadi kalimat dan paragraf yang dapat kita baca dan pahami.

Orang dengan disleksia mengalami kesulitan mencocokkan huruf yang mereka lihat di buku dengan suara yang dibuat oleh huruf dan kombinasi huruf tersebut. Dan ketika mereka memiliki masalah dengan proses tersebut, semua langkah lainnya akan jadi lebih sulit.

Anak-anak dan orang dewasa yang menderita disleksia akan kesulitan untuk membaca dengan lancar dan mengeja kata-kata dengan benar. Tetapi kesulitan-kesulitan ini tidak ada hubungannya dengan kecerdasan mereka secara keseluruhan.

Meski penderita disleksia adalah pembaca yang lambat, seringkali, mereka adalah orang-orang pemikir yang sangat cepat dan kreatif dengan kemampuan penalaran yang kuat.

Tanda-tanda disleksia dapat muncul sejak dini saat prasekolah. Untuk itu, penting untuk mengenali tanda-tanda disleksia pada anak Anda. Berikut ini, kami akan sampaikan apa saja tanda-tanda disleksia yang dikutip dari laman dyslexia.yale.edu.

Tanda-tanda Disleksia saat Prasekolah

  • Kesulitan mempelajari sajak anak yang umum
  • Kesulitan belajar (dan mengingat) nama-nama huruf dalam alfabet
  • Kesulitan mengenali huruf dari namanya sendiri
  • Salah mengucapkan kata-kata yang sudah diketahui
  • Tidak mengenali pola berima seperti "putri menari sendiri"
  • Riwayat keluarga kesulitan membaca dan/atau mengeja (disleksia sering terjadi karena riwayat keluarga)

Tanda-tanda Disleksia saat TK & Awal SD

Kesulitan

  • Kesalahan membaca yang membuatnya menyebutkan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan suara huruf pada buku
  • Mengeluh tentang betapa sulitnya membaca
  • Riwayat masalah membaca pada orang tua atau saudara kandung
  • Tidak dapat mengucapkan kata-kata sederhana seperti ayam, bayam, taman
  • Kesulitan mengeja, karena melihat huruf terbolak-balik, seperti huruf “d” dengan huruf “b”

Kelebihan

  • Rasa ingin tahu tinggi
  • Imajinasi yang hebat
  • Kemampuan untuk mencari tahu
  • Semangat merangkul ide-ide baru
  • Pemahaman yang baik tentang konsep baru
  • Kedewasaan yang mengejutkan
  • Perbendaharaan kata yang lebih banyak dari anak-anak seusianya
  • Senang memecahkan teka-teki
  • Pemahaman yang sangat baik tentang cerita yang dibacakan atau yang diceritakan kepadanya

Tanda-tanda Disleksia saat Kelas 2 hingga SMA

Membaca

  • Sangat lambat dalam memperoleh keterampilan membaca. Membacanya lambat dan canggung
  • Kesulitan membaca kata-kata asing, sering membuat tebakan liar karena dia tidak bisa mengucapkan kata itu
  • Tidak suka membaca dengan suara keras

Berbicara

  • Menelusuri kata tertentu dan akhirnya menggunakan bahasa yang tidak jelas, seperti menyebut suatu objek dengan "ini" atau "itu", tanpa menyebutkan nama objeknya
  • Berhenti sejenak, ragu-ragu, dan/atau menggunakan banyak “um” saat berbicara
  • Sering terbolak-balik menyebutkan sebuah kata. Misalnya, "ayam" menjadi "bayam" atau "ibu" menjadi "ubi".
  • Salah pengucapan kata-kata yang panjang, asing, atau rumit

Dalam Sekolah dan Kehidupan

  • Kesulitan mengingat tanggal, nama, nomor telepon, daftar acak
  • Kesulitan menyelesaikan tes tepat waktu
  • Kesulitan ekstrim dalam belajar bahasa asing
  • Ejaan yang buruk
  • Tulisan tangan berantakan
  • Kepercayaan diri rendah yang mungkin tidak langsung terlihat

Kelebihan

  • Keterampilan berpikir yang sangat baik: konseptualisasi, penalaran, imajinasi, abstraksi
  • Pembelajaran paling mudah didapat melalui makna daripada menghafal
  • Kemampuan untuk mendapatkan “gambaran besar”
  • Pemahaman tingkat tinggi tentang apa yang dibacakan kepadanya
  • Kemampuan untuk membaca dan memahami kata-kata yang dipelajari pada tingkat tinggi dalam bidang minat khusus; misalnya, jika dia suka memasak, mereka mungkin bisa membaca majalah makanan dan buku masak
  • Unggul dalam bidang yang tidak bergantung pada membaca, seperti matematika, komputer, dan seni visual, atau dalam mata pelajaran yang lebih konseptual, termasuk filsafat, biologi, studi sosial, ilmu saraf, dan penulisan kreatif

Tanda-tanda Disleksia saat Dewasa

Membaca

  • Meski keterampilan membaca telah berkembang dari waktu ke waktu, membaca masih membutuhkan usaha keras dan dilakukan dengan lambat
  • Jarang membaca sebagai hobi
  • Lambat membaca sebagian besar materi—buku, manual, subtitle dalam film
  • Menghindari membaca dengan keras

Berbicara

  • Kesulitan dalam lisan tetap ada, termasuk kurangnya kefasihan; sering menggunakan "um" dan bahasa yang tidak tepat; serta adanya kecemasan umum saat berbicara
  • Sering salah mengucapkan nama orang dan tempat
  • Kesulitan mengingat nama orang dan tempat; kebingungan saat menyebut nama yang terdengar sama
  • Kesulitan untuk melontarkan kata-kata
  • Jarang memiliki respons yang cepat dalam percakapan
  • Menghindari kata-kata yang mungkin salah diucapkan

Dalam Kehidupan dan Sekolah

  • Meskipun nilainya bagus, sering mengatakan dia bodoh atau khawatir teman-temannya menganggap dia bodoh
  • Kesulitan dengan tes pilihan ganda
  • Sering mengorbankan kehidupan sosial untuk belajar
  • Kelelahan saat membaca
  • Melakukan tugas-tugas hafalan dengan buruk

Kelebihan

  • Memiliki kemampuan belajar yang tinggi
  • Menunjukkan keunggulan ketika berfokus pada bidang yang sangat terspesialisasi, seperti kedokteran, hukum, keuangan, atau arsitektur
  • Keterampilan menulis yang sangat baik jika fokusnya adalah konten, bukan ejaan
  • Sangat mengartikulasikan ketika mengekspresikan ide dan perasaan
  • Memiliki empati dan kehangatan yang luar biasa
  • Berhasil di area yang tidak bergantung pada memori hafalan
  • Bakat untuk konseptualisasi tingkat tinggi dan kemampuan untuk menghasilkan wawasan orisinal
  • Kecenderungan untuk berpikir out of the box dan melihat gambaran besarnya
Rekomendasi