Kawah Gunung Tangkuban Perahu merupakan salah satu destinasi wisata tersohor di Provinsi Jawa Barat. Namun terkadang situasinya bisa berubah jadi berbahaya.
Hal itulah yang terjadi pada Sabtu (12/2). Berdasarkan pantauan kamera pengawas dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pada hari itu Gunung Tangkuban Perahu terpantau memuntahkan asap solfatara.
Kepala PVMBG Andiani mengatakan asap berwarna putih itu keluar disertai dengan suara gemuruh. Dia memperingatkan asap itu merupakan gas berbahaya bagi makhluk hidup.
“Aktivitas Gunung Tangkuban Perahu mengeluarkan asap putih sedang disertai suara blazer di kawah Ecoma. Sekitar 100 meter dari dasar kawah,” kata Andiani dikutip dari ANTARA. Berikut selengkapnya:
Advertisement
Imbauan pada Masyarakat
Andiani mengatakan bahwa asap itu terpantau termuntahkan sejak siang hari hingga menjelang malam hari. Asap seperti itu memang tidak muncul setiap saat.
Berkaitan dengan peristiwa itu, ia mengimbau pada masyarakat untuk tidak mendekati bibir kawah. Walau begitu, ia memastikan kalau aktivitas vulkanik di Gunung Tangkuban Perahu masih berstatus normal.
Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menyatakan telah melakukan mitigasi sementara dengan mengevakuasi para wisatawan untuk turun dan menjauhi kawah.
Advertisement
Viral di Medsos
Dalam sebuah video viral yang diunggah Liputan6.com pada Sabtu (12/2), tampak asap putih membumbung tinggi dari kawah Gunung Tangkuban Perahu. Melihat itu, para wisatawan panik dan berhamburan keluar dari tempat wisata untuk menjauhi kawah.
“Ini saya dari luar Tangkuban Perahu. Tamu kembali lagi,” kata seorang perekam video
Tak hanya dari kawasan kawah, asap putih itu juga terlihat jelas dari kejauhan. Berkaitan dengan hal ini PVMBG melalui akun Twitter-nya menjelaskan bahwa telah terjadi perubahan di Gunung Tangkuban Perahu.