Teh hitam merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat dunia. Minuman ini bisa dikonsumsi dalam keadaan panas atau dingin, sesuai selera dan kondisi lingkungan. Teh hitam juga biasa menjadi suguhan ketika sarapan atau teman saat bekerja.
Teh hitam dibuat dari daun tanaman yang disebut Camellia sinensis. Minuman ini memiliki stimulan, antioksidan, dan kafein di dalamnya lebih banyak kafein daripada teh lainnya, namun tetap lebih sedikit dibanding kopi.
Warna hitam kecokelatan pada teh hitam ini adalah hasil dari proses oksidasi, yang mengubah warna daun dari hijau menjadi hitam kecoklatan. Oksidasi berarti daun terkena udara lembap yang kaya oksigen. Teh hijau juga sebenarnya berasal dari tanaman yang sama, tetapi tidak melalui proses oksidasi.
Selain menawarkan rasa yang kuat, teh hitam juga menyimpan manfaat luar biasa yang baik untuk kesehatan Anda. Dilansir dari Healthline, berikut adalah manfaat teh hitam untuk kesehatan.
Advertisement
Memiliki Sifat Antioksidan
Manfaat teh hitam yang pertama yaitu teh hitam merupakan sumber antioksidan yang baik. Antioksidan diketahui memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Mengonsumsinya dapat membantu menghilangkan radikal bebas dan mengurangi kerusakan sel dalam tubuh. Dan pada akhirnya, dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis.
Polifenol adalah jenis antioksidan yang ditemukan dalam makanan dan minuman tertentu, termasuk teh hitam. Kelompok polifenol, seperti katekin, theaflavin dan thearubigins, adalah sumber utama antioksidan dalam teh hitam dan dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Meningkatkan Kesehatan Jantung
Manfaat teh hitam yang kedua adalah untuk meningkatkan kesehatan jantung. Teh hitam mengandung kelompok antioksidan lain yang disebut flavonoid, yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Mengonsumsinya secara teratur dapat membantu mengurangi banyak faktor risiko penyakit jantung, termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, peningkatan kadar trigliserida, dan obesitas.
Satu studi terkontrol secara acak menemukan bahwa minum teh hitam selama 12 minggu secara signifikan menurunkan nilai trigliserida sebesar 36%, menurunkan kadar gula darah sebesar 18% dan menurunkan rasio plasma LDL/HDL sebesar 17%.
Menambahkan teh hitam ke rutinitas harian Anda adalah cara mudah untuk mendapatkan asupan antioksidan dari dalam makanan dan berpotensi mengurangi risiko komplikasi kesehatan di masa depan.
Menurunkan Kolesterol LDL “Jahat”
Manfaat teh hitam yang ketiga yakni untuk menurunkan kolesterol jahat. Tubuh mengandung dua lipoprotein yang mengangkut kolesterol ke seluruh tubuh. Salah satunya adalah low-density lipoprotein (LDL), dan yang lainnya adalah high-density lipoprotein (HDL).
LDL dianggap sebagai lipoprotein "jahat" karena mengangkut kolesterol ke sel-sel di seluruh tubuh. Sementara itu, HDL dianggap sebagai lipoprotein "baik" karena mengangkut kolesterol dari sel Anda dan ke hati untuk diekskresikan.
Ketika ada terlalu banyak LDL dalam tubuh, itu dapat menumpuk di arteri dan menyebabkan endapan lilin yang disebut plak. Hal ini akan menyebabkan masalah seperti gagal jantung atau stroke. Untungnya, beberapa penelitian telah menemukan bahwa mengonsumsi teh dapat membantu mengurangi kolesterol LDL.
Advertisement
Meningkatkan Kesehatan Usus
Manfaat teh hitam yang keempat adalah untuk meningkatkan kesehatan usus. Penelitian telah menemukan bahwa jenis bakteri di usus Anda memainkan peran penting dalam kesehatan Anda. Itu karena usus mengandung triliunan bakteri, serta 70-80% dari sistem kekebalan Anda.
Faktanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa jenis bakteri di usus Anda mungkin memainkan peran penting dalam mengurangi risiko kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit radang usus, diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, obesitas, dan bahkan kanker.
Polifenol yang ditemukan dalam teh hitam dapat membantu menjaga kesehatan usus dengan mendorong pertumbuhan bakteri baik dan menghambat pertumbuhan bakteri jahat, seperti Salmonella. Selain itu, teh hitam mengandung sifat antimikroba yang membunuh zat berbahaya dan meningkatkan bakteri usus serta kekebalan dengan memperbaiki lapisan saluran pencernaan.
Membantu Mengurangi Tekanan Darah
Manfaat teh hitam yang kelima yakni untuk membantu mengurangi tekanan darah. Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko gagal jantung dan ginjal, stroke, kehilangan penglihatan, dan serangan jantung. Namun, dengan perubahan pola makan dan gaya hidup, dapat menurunkan risiko tekanan darah Anda.
Sebuah studi acak terkontrol melihat peran teh hitam dalam menurunkan tekanan darah. Peserta minum tiga cangkir teh hitam setiap hari selama enam bulan. Hasil menemukan bahwa mereka yang minum teh hitam mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan, dibandingkan dengan kelompok plasebo.
Namun, penelitian tentang efek teh hitam pada tekanan darah masih beragam. Minum teh hitam setiap hari, dan menggabungkan gaya hidup sehat yang lain seperti strategi manajemen stres, dapat bermanfaat bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.
Membantu Mengurangi Risiko Stroke
Stroke dapat terjadi ketika pembuluh darah di otak tersumbat atau pecah. Ini adalah penyebab kematian utama yang kedua di seluruh dunia. Untungnya, 80% stroke dapat dicegah. Misalnya, mengatur pola makan, aktivitas fisik, tekanan darah, dan tidak merokok dapat membantu mengurangi risiko stroke.
Menariknya, penelitian telah menemukan bahwa minum teh hitam juga dapat membantu mengurangi risiko stroke. Satu studi yang diikuti 74.961 orang selama lebih dari 10 tahun menemukan bahwa mereka yang minum empat atau lebih cangkir teh hitam per hari memiliki risiko 32% lebih rendah terkena stroke dibandingkan mereka yang tidak minum teh.
Studi lain meninjau data dari sembilan studi berbeda termasuk lebih dari 194.965 peserta. Para peneliti menemukan bahwa individu yang minum lebih dari tiga cangkir teh (baik teh hitam atau hijau) per hari memiliki 21% penurunan risiko stroke, dibandingkan dengan individu yang minum kurang dari satu cangkir teh per hari.
Advertisement
Menurunkan Kadar Gula Darah
Peningkatan kadar gula darah dapat meningkatkan risiko komplikasi kesehatan, seperti diabetes tipe 2, obesitas, penyakit kardiovaskular, gagal ginjal, dan depresi. Mengonsumsi gula dalam jumlah besar, terutama dari minuman manis, terbukti meningkatkan nilai gula darah dan risiko diabetes tipe 2.
Saat Anda mengonsumsi gula, pankreas mengeluarkan hormon yang disebut insulin untuk membawa gula ke otot untuk digunakan sebagai energi. Jika Anda mengonsumsi lebih banyak gula daripada yang dibutuhkan tubuh, kelebihan gula akan disimpan sebagai lemak.
Teh hitam adalah minuman non-manis yang bagus untuk membantu meningkatkan penggunaan insulin dalam tubuh. Satu studi tabung-uji mengamati sifat-sifat penambah insulin dari teh dan komponen-komponennya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teh hitam meningkatkan aktivitas insulin lebih dari 15 kali lipat.
Para peneliti menyimpulkan bahwa beberapa senyawa dalam teh terbukti meningkatkan kadar insulin, khususnya katekin yang disebut epigallocatechin gallate.
Menurunkan Risiko Kanker
Manfaat teh hitam yang berikutnya adalah untuk menurunkan risiko kanker. Ada lebih dari 100 jenis kanker, dan beberapa tidak dapat dicegah. Namun demikian, polifenol yang ditemukan dalam teh hitam dapat membantu mencegah kelangsungan hidup sel kanker.
Satu studi tabung reaksi menganalisis efek polifenol dalam teh pada sel kanker. Ini menunjukkan bahwa teh hitam dan hijau dapat berperan dalam mengatur pertumbuhan sel kanker dan mengurangi perkembangan sel baru.
Studi lain menganalisis efek polifenol dalam teh hitam pada kanker payudara. Studi ini menunjukkan bahwa teh hitam dapat membantu mengatasi penyebaran tumor payudara yang bergantung pada hormon.
Meskipun teh hitam tidak boleh dianggap sebagai pengobatan alternatif untuk kanker, beberapa penelitian telah menunjukkan potensi teh hitam untuk membantu mengurangi kelangsungan hidup sel kanker.
Meningkatkan Fokus
Manfaat teh hitam yang terakhir yaitu untuk membantu meningkatkan fokus. Teh hitam mengandung kafein dan asam amino yang disebut L-theanine, yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan fokus. L-theanine sendiri dapat meningkatkan aktivitas alfa di otak, menghasilkan relaksasi dan fokus yang lebih baik.
Studi telah menemukan bahwa minuman yang mengandung L-theanine dan kafein memiliki dampak terbesar pada fokus karena efek L-theanine pada otak. Ini mungkin yang menjadi alasan mengapa banyak orang melaporkan mereka memiliki energi yang lebih stabil setelah minum teh, dibandingkan dengan minuman berkafein lainnya seperti kopi.