Mengenal Doa Selesai Dhuha, Berikut Keutamaan dan Tata Cara Pelaksanaannya

Salat dhuha dapat dikerjakan mulai dari 20 menit setelah matahari terbit sampai 15 menit sebelum masuk waktu salat dzuhur. Namun waktu terbaik atau utama mengerjakan salat dhuha adalah di seperempat siang yaitu keadaan semakin panas.

Novi Fuji Astuti
Oleh Novi Fuji Astuti - Reporter
Mengenal Doa Selesai Dhuha, Berikut Keutamaan dan Tata Cara Pelaksanaannya
ilustrasi sholat dhuha. ©2020 Merdeka.com

Salat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang senantiasa dikerjakan Rasulullah SAW. Ibadah ini dilaksanakan sama seperti ibadah lainnya. Salat dhuha dapat dilakukan dengan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Masing-masing dua rakaat diakhiri dengan satu salam. Salat dhuha dilakukan secara mandiri atau tidak berjemaah (munfari).

Salat dhuha dapat dikerjakan mulai dari 20 menit setelah matahari terbit sampai 15 menit sebelum masuk waktu salat dzuhur. Namun waktu terbaik atau utama mengerjakan salat dhuha adalah di seperempat siang yaitu keadaan semakin panas.

Selain mengetahui niat dan tata cara pelaksanaannya, penting juga bagi kita untuk tahu mengenai doa setelah selesai melaksanakan salat dhuha. Berikut doa setelah dhuha yang bisa diamalkan:

Doa Selesai Dhuha

Sebenarnya tidak ada doa khusus yang diajarkan Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam setelah selesai salat dhuha. Sehingga dalam kitab-kitab Fiqih, para ulama sama sekali tidak mencantumkan doa selesai dhuha. Namun ada satu doa selesai dhuha yang populer dipanjatkan oleh kaum Muslim di seluruh dunia. Seperti dijelaskan sebelumnya, doa ini bukanlah berasal dari Nabi Muhammad shallallahu‘alaihi wasallam.

Allahumma innadhdhuha-a dhuha-uka, walbahaa-abahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwaatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ishmata ishmatuka.

Allahuma inkaana rizqii fissamma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’siron fayassirhu, wainkaana harooman fa thohhirhu, wa inkaana ba’idan fa qoribhu, bihaqqiduhaa-ika wa."

Keutamaan Salat Dhuha

1. Diampuni Dosanya

Setiap orang yang mengerjakan salat dhuha secara rutin, maka dosa di masa lampau akan diampuninya. Berikut sabda Rasulullah SAW.

"Siapa yang membiasakan (menjaga) salat duha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan."(HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

2. Memiliki Istaana Surga

Seseorang yang mengerjakan shalat dhuha secara rutin akan mendapatkan istana megah di surga kelak. Berikut sabdanya:

"Barang siapa salat duha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana di surga." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

3. Menyehatkan Tubuh

Melaksanakan salat dhuha dapat menyehatkan tubuh, maupun itu hanya 2 rakaat. Semua anggota tubuh senantiasa mengagungkan Allah SWT.

4. Sebagai Sedekah

Ibadah salat dhuha dianggap sebagai pahala sedekah. Berdasarkan sabda Rasulullah SAW, siapapun yang mengerjakan shalat dhuha dianggap telah bersedekah atas seluruh anggota tubuhnya.

5. Tak Dianggap Lalai

Siapapun yang melaksanakan salat dhuha tak akan dianggap sebagai orang lalai. Maka dari itu, lakukan salat dhuha agar terlepas dari sifat lengah dan lalai.

Hadis dari keutamaan tersebut sebagai berikut:
"Orang yang mengerjakan salat duha tidak termasuk orang lalai," (HR. Al-Baihaqi dan An-Nasa’i).

Niat Shalat Dhuha

Mengucapkan niat salat dhuha sebelum takbirotul ihram hukumnya sunnah menurut madzhab Syafi’i dan Hambali. Fungsi dari mengucap niat salat dhuha sendiri adalah untuk mengingatkan hati sehingga lebih mantap dan khusyu’ dalam menjalankan salatnya.

Terlepas dari perbedaan tersebut, bacaan niat shalat dhuha pada umumnya adalah “Usholli Sunnatadh Dhuhaa Rok’ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa’an Lillaahi Ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat salat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Salat Dhuha 2 Rakaat

Untuk tata cara salat dhuha 2 rakaat adalah sebagai berikut:

  1. Niat salat dhuha
  2. Takbirotul Ihram
  3. Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
  4. Membaca Surah Al-Fatihah
  5. Membaca Surah Ad-Dhuha
  6. Ruku’ dengan tuma’ninah
  7. I’tidal dengan tuma’ninah
  8. Sujud dengan tuma’ninah
  9. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  10. Sujud kedua dengan tuma’ninah
  11. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
  12. Membaca Surah Al-Fatihah
  13. Membaca Surah As-Syams
  14. Ruku’ dengan tuma’ninah
  15. I’tidal dengan tuma’ninah
  16. Sujud dengan tuma’ninah
  17. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  18. Sujud kedua dengan tuma’ninah
  19. Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
  20. Salam
  21. Membaca doa salat dhuha.

Demikianlah tata cara salat dhuha 2 rakaat. Setelah selesai mengerjakan salat dhuha dianjurkan untuk banyak berdoa.

Tata Cara Salat Duha 4 Rakaat

Tata cara mengerjakan salat dhuha 4 rakaat sebenarnya sama dengan yang 2 rakaat. Salat dhuha dikerjakan dua rakaat salam, setelah itu dua rakaat salam. Begitu juga dengan salat dhuha 8 rakaat dan seterusnya.

Rekomendasi