Belakangan nama Tirta Mandira Hudhi atau akrab disapa dokter Tirta tengah mencuri perhatian publik. Selain kerap menyuarakan dan menjadi relawan untuk menangani pandemi virus Corona, pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah ini juga merupakan seorang pengusaha yang cukup sukses.
Meski kini bisnisnya dalam bidang sepatu sukses, namun mungkin tak banyak yang tahu jika dokter lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) ini pernah mengalami masa-masa sulit hingga diremehkan orang. Pernyataan itu Ia ungkapkan melalui kanal YouTube Prestige Productions bersama Rudy Salim.
Advertisement
Tidur di Ruko
Dalam video yang diunggah pada Jumat (15/10/2021) lalu, dokter Tirta menceritakan awal mula membangun usahanya di Jakarta. Dirinya pernah kehabisan uang dan membuatnya harus tidur di ruko. Hal ini lah yang membuat dokter Tirta cukup dekat dengan orang-orang golongan bawah.
"Aku udah punya toko itu di Alkid sama di Gejayan nih. Ketika di Jakarta itu lah, lu serigala di Jogja, tapi di Jakarta lu tuh biasa aja. Nah perhitungan ku salah. Aku sewa ruko, uang ku habis ya udah aku tidur di ruko ku aja," ucap dokter Tirta.
Advertisement
Sempat Ingin Pulang
Sempat mengalami kesulitan di Jakarta, pria yang juga akrab disapa Cipeng ini mengungkapkan bahwa Ia memiliki pemikiran ingin kembali ke kampung halaman untuk melanjutkan studi dan mengambil spesialis dalam bidang kedokteran.
"Sebenarnya saat itu aku udah pengen pulang ke Jogja ambil spesialis," ucap dokter Tirta.
Advertisement
Diremehkan Orang
Karena dalam waktu yang sama ada seorang teman yang meremehkan dirinya, hal ini lah yang membuat dokter Tirta terpacu untuk membuktikan diri menjadi pengusaha sukses di Jakarta. Dengan bermodalkan semangat, dokter Tirta kini menjadi orang yang cukup diperhitungkan untuk produk sepatu lokal.
"Cuma titik baliknya adalah cuma waktu itu aku nongkrong di tempat yang cukup happening. Di Jakarta diremehkan, bener-bener diremehin. Satu dicap pengusaha musiman, dicap jawir yang nggak bakal sukses, terus yang ketiga ah elu paling 3 tahun akan pulang. Hal itu motivasi lebih" ucap dokter Tirta.