Tensi atau tekanan darah yang rendah mungkin tampak seperti kondisi yang baik, namun jika tensi darah seseorang terlalu rendah justru dapat menyebabkan masalah.
Tensi darah seseorang dapat diukur dengan menggunakan milimeter air raksa (mmHg). Tensi atau tekanan darah rendah, atau biasa disebut hipotensi, digambarkan ketika tekanan seseorang lebih rendah dari 90 mmHg di atas 60 mmHg.
Namun, kebanyakan dokter hanya akan menggambarkan tensi rendah sebagai sebuah masalah kesehatan jika seseorang memiliki gejala tekanan darah rendah.
Ya, darah rendah tidak menjadi masalah jika tidak ada gejala yang muncul. Namun, ketika tekanan darah rendah menyebabkan gejala, itu bisa menjadi tanda bahwa darah Anda tidak cukup sampai ke organ. Jika ini terjadi terlalu lama, tensi rendah dapat menyebabkan konsekuensi serius, seperti stroke, serangan jantung, atau gagal ginjal.
Lalu, bagaimana cara meningkatkan tensi darah?
Ada banyak cara alami yang melibatkan perubahan gaya hidup agar dapat menaikkan tekanan darah rendah Anda. Cara meningkatkan tensi darah tersebut telah kami rangkum dari healthline.com.
Advertisement
Minum Banyak Air
Cara meningkatkan tensi darah yang pertama adalah dengan minum banyak air. Dehidrasi terkadang dapat menyebabkan tensi rendah. Beberapa orang mungkin mengalami hipotensi bahkan dengan dehidrasi ringan.
Anda juga bisa mengalami dehidrasi karena kehilangan air terlalu cepat. Ini bisa terjadi jika Anda muntah, diare parah, demam, berolahraga berat, dan mengeluarkan keringat berlebih. Obat-obatan seperti diuretik juga dapat menyebabkan dehidrasi.
Makan Makanan yang Seimbang
Cara meningkatkan tensi darah yang kedua yaitu dengan mengonsumsi makanan yang seimbang. Tensi rendah dan efek samping lainnya dapat terjadi jika Anda tidak mendapatkan nutrisi yang cukup.
Rendahnya kadar vitamin B-12, asam folat, dan zat besi dapat menyebabkan anemia. Kondisi ini terjadi ketika tubuh Anda tidak dapat membuat cukup darah. Anemia dapat menurunkan tekanan darah, dan pada akhirnya akan menyebabkan Anda terkena tensi rendah.
Makan dengan Porsi Kecil
Cara meningkatkan tensi darah yang ketiga yakni dengan makan dengan jumlah yang kecil. Anda bisa mendapatkan tekanan darah rendah setelah makan besar, meskipun ini lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua. Ini terjadi karena darah mengalir ke saluran pencernaan Anda setelah Anda makan.
Biasanya, detak jantung Anda meningkat untuk membantu menyeimbangkan tekanan darah. Anda dapat mencegah tekanan darah rendah dengan makan dengan porsi kecil. Juga, membatasi karbohidrat Anda dapat membantu menjaga tekanan darah lebih stabil setelah makan.
Advertisement
Hindari Alkohol
Cara meningkatkan tensi darah yang keempat yaitu dengan menghindari minuman alkohol. Minum alkohol dapat menyebabkan dehidrasi. Itu juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan dan menyebabkan tensi Anda menjadi rendah.
Makan Banyak Garam
Cara meningkatkan tensi darah yang kelima adalah dengan makan banyak garam. Natrium membantu meningkatkan tekanan darah. Namun, itu juga bisa meningkatkan tensi terlalu tinggi. Hal ini dapat menyebabkan penyakit jantung. Tanyakan kepada dokter berapa banyak jumlah garam yang tepat untuk Anda. Perlu diingat untuk menghindari makanan asin olahan atau makanan olahan.
Periksa Gula Darah
Diabetes dan kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan tensi menjadi rendah. Gunakan alat untuk memeriksa kadar gula darah Anda beberapa kali sehari. Temui dokter untuk mengetahui diet, olahraga, dan rencana pengobatan terbaik untuk membantu menyeimbangkan kadar gula darah.
Advertisement
Cek Kondisi Tiroid
Hipotiroidisme terjadi ketika tubuh Anda tidak cukup menghasilkan hormon tiroid. Hal ini dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Tes darah sederhana dapat memberi tahu dokter jika Anda memiliki kondisi ini. Anda mungkin memerlukan pengobatan dan perubahan pola makan untuk membantu meningkatkan fungsi tiroid Anda.
Kenakan Stoking Kompresi
Stoking atau kaus kaki elastis dapat membantu mencegah darah berkumpul di kaki. Ini membantu meredakan hipotensi ortostatik atau postural yang merupakan tekanan darah rendah karena terlalu banyak berdiri, berbaring, atau duduk. Orang yang tirah baring mungkin memerlukan penyangga kompresi untuk membantu memompa darah dari kaki. Hipotensi ortostatik lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua.
Minum Obat
Dokter mungkin meresepkan obat untuk membantu mengobati kondisi tensi Anda yang rendah. Obat-obatan berikut dapat membantu mengobati hipotensi ortostatik:
- fludrocortisone, yang membantu meningkatkan volume darah
- midodrine (Orvaten), yang membantu mempersempit pembuluh darah untuk meningkatkan tekanan darah
Jika tekanan darah seseorang sangat rendah karena sepsis, obat lain dapat digunakan untuk meningkatkan tekanan darah, seperti:
- agonis alfa-adrenoseptor
- dopamin
- epinefrin
- norepinefrin
- fenilefrin
- analog vasopresin