Merawat dan mendidik anak yang menderita ADHD tidak sama seperti merawat anak pada umumnya. Menerapkan aturan dan rutinitas rumah tangga seperti anak pada umumnya, akan sulit diikuti oleh anak ADHD, sehingga orang tua perlu mencoba pendekatan yang berbeda.
Orang tua harus memahami jika anak-anak dengan ADHD memiliki fungsi otak yang berbeda dari anak-anak lain. Meski anak-anak yang memiliki ADHD dapat mengetahui apa yang boleh dan apa yang tidak, gangguan yang mereka miliki membuat mereka lebih rentan terhadap perilaku impulsif.
Mendidik anak dengan ADHD berarti Anda harus mengubah perilaku Anda dan belajar mengelola perilaku anak Anda. Mungkin Anda juga akan merasa frustasi ketika mengatasi beberapa perilaku yang dihasilkan dari ADHD, tetapi ada beberapa tips merawat anak ADHD yang mungkin dapat membantu Anda.
Berikut beberapa tips merawat anak ADHD yang dilansir dari healthline.com.
Advertisement
Buat Struktur
Tips merawat anak ADHD yang pertama dengan membuat struktur atau daftar rutinitas. Buat rutinitas untuk anak Anda dan minta mereka untuk mematuhinya setiap hari. Tetapkan jadwal seputar makan, pekerjaan rumah, waktu bermain, dan waktu tidur. Tugas sehari-hari yang sederhana, seperti meminta anak mempersiapkan kebutuhan sekolah untuk hari esok dapat memberikan struktur yang penting.
Buat Tugas Menjadi lebih Mudah
Tips merawat anak ADHD yang kedua dengan memecah tugas menjadi lebih mudah dikerjakan. Coba gunakan kalender dinding yang besar untuk membantu mengingatkan anak akan tugasnya. Dengan pengkodean warna dan tulisan pekerjaan rumah dapat mencegah anak Anda kesulitan dalam menyelesaikan tugas sehari-hari dan tugas sekolah. Rutinitas pagi pun juga harus dipecah menjadi tugas-tugas kecil yang lebih mudah dikerjakan.
Sederhanakan Kehidupan Anak
Tips merawat anak ADHD yang ketiga dengan menyederhanakan kehidupan sang anak. Ciptakan ruang khusus yang tenang bagi anak Anda untuk membaca, mengerjakan pekerjaan rumah, dan beristirahat dari kehidupan sehari-harinya yang sangat aktif. Jaga agar rumah Anda tetap rapi dan teratur sehingga anak Anda paham tentang keteraturan dalam rumah. Ini juga membantu mengurangi gangguan yang tidak perlu.
Advertisement
Batasi Penggunaan Elektronik
Tips merawat anak ADHD yang keempat dengan membatasi penggunaan elektronik. Televisi, video game, dan komputer mendorong perilaku impulsif dan harus diatur. Dengan mengurangi waktu dengan elektronik dan menambah waktu mereka untuk melakukan aktivitas di luar rumah, anak Anda akan memiliki wadah untuk menyalurkan energinya yang besar.
Mengajak Olahraga
Tips merawat anak ADHD yang kelima dengan mengajak anak Anda berolahraga. Aktivitas fisik membakar kelebihan energi dengan cara yang sehat. Ini juga membantu anak memfokuskan perhatian mereka pada gerakan tertentu.
Cara ini dapat mengurangi impulsif. Olahraga juga dapat membantu meningkatkan konsentrasi, mengurangi risiko depresi dan kecemasan, dan merangsang otak dengan cara yang sehat. Para ahli percaya bahwa atletik dapat membantu anak dengan ADHD menemukan cara konstruktif untuk memfokuskan gairah, perhatian, dan energi mereka.
Mengatur Pola Tidur
Tips merawat anak ADHD yang berikutnya dengan mengatur pola tidurnya. Waktu tidur mungkin akan sangat sulit bagi anak-anak yang menderita ADHD. Dan kurang tidur akan memperburuk konsentrasi, hiperaktif, dan kecerobohan mereka.
Membantu anak Anda mendapatkan tidur yang baik sangat penting. Untuk membantu mereka mendapatkan istirahat yang lebih baik, hilangkan stimulan seperti gula dan kafein, dan kurangi waktu mereka untuk menonton televisi.
Advertisement
Ajari untuk Mengelola Pikiran
Anak-anak dengan ADHD kesulitan dalam mengontrol diri. Hal ini menyebabkan mereka berbicara dan bertindak sebelum berpikir. Minta anak Anda untuk mengungkapkan pikiran dan alasan mereka ketika dorongan untuk bertindak muncul. Penting untuk memahami proses berpikir anak untuk membantunya mengekang perilaku impulsif.
Ajari untuk Menunggu
Cara lain untuk mengendalikan dorongan impulsif dengan mengajari anak Anda untuk berhenti sejenak sebelum berbicara atau menjawab. Dorong anak untuk memberikan tanggapan yang lebih bijaksana dengan membantunya mengerjakan pekerjaan rumah dan mengajukan pertanyaan interaktif tentang acara televisi atau buku favoritnya.
Berikan Pujian di Saat yang Tepat
Anak Anda mungkin tidak menyadari stres yang disebabkan oleh kondisi yang mereka alami. Penting untuk tetap berpikir positif dan memberi semangat pada mereka. Pujilah perilaku baik si anak sehingga mereka tahu jika yang dilakukannya adalah benar. Percaya dirilah pada anak Anda dan bersikap positif tentang masa depan mereka.
Advertisement
Tenangkan Diri
Anda tidak dapat membantu anak impulsif jika Anda sendiri tidak merasa tenang. Anak-anak meniru perilaku yang mereka lihat di sekitar mereka, jadi jika Anda tetap tenang dan terkendali selama perilaku aktif mereka, itu akan membantu anak Anda melakukan hal yang sama. Luangkan waktu untuk bernapas, rileks, dan kumpulkan pikiran Anda sebelum mencoba menenangkan anak Anda. Semakin tenang Anda, semakin tenang anak Anda.
Tahan Rasa Frustasi
Ingatlah bahwa perilaku anak Anda disebabkan oleh kelainan. ADHD mungkin tidak terlihat di luar, tetapi ini adalah kecacatan dan harus diperlakukan dengan baik. Ketika Anda mulai merasa marah atau frustrasi, ingatlah bahwa anak Anda sendiri juga kesulitan untuk keluar dari situasi mereka atau sulit menjadi normal.
Jangan Biarkan Anak Anda Memegang Kendali
Ingatlah bahwa Anda adalah orang tua dan, pada akhirnya, Andalah yang menetapkan aturan untuk menentukan perilaku mana yang dapat diterima di rumah Anda. Bersabarlah dalam mendidiknya, tetapi jangan biarkan diri Anda diintimidasi oleh perilaku anak Anda.