Icip Kelezatan Kolang Kaling Tasikmalaya saat Buka Puasa, Sehat dan Cocok untuk Diet

Seiring populernya sajian tersebut, membuat sejumlah petani di kota santri tersebut ketiban berkah. Bahkan, mereka juga merasa kewalahan menerima permintaan pasar yang berasal dari Pulau Jawa.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Icip Kelezatan Kolang Kaling Tasikmalaya saat Buka Puasa, Sehat dan Cocok untuk Diet
kolang kaling ramadan. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Di bulan suci Ramadan, kolang-kaling menjadi salah satu primadona menu pelengkap buka puasa. Biasanya, buah bertekstur kenyal putih asal Kota Tasikmalaya tersebut diolah menjadi sejumlah kudapan, seperti kolak maupun manisan.

Seiring populernya sajian tersebut, membuat sejumlah petani di kota santri tersebut ketiban berkah. Bahkan, mereka juga merasa kewalahan menerima permintaan pasar yang berasal dari Pulau Jawa.

Berikut secuil kisah kelezatan dan manfaat kolang-kaling yang identik dengan sajian khas bulan Ramadan, sebagaimana dilansir dari Liputan6.com, Kamis (15/4).

Berkah yang Menyegarkan bagi Petani

Kesegaran kolang-kaling tak hanya dirasakan saat berbuka puasa, tetapi juga dirasakan sebagai keberkahan bagi para petani di Kampung Kandangsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya.

Candra (50), salah seorang pengepul sekaligus petani setempat mengungkapkan jika di bulan Ramadan ini, kolang-kaling banyak dikirim ke berbagai daerah di Pulau Jawa untuk dijadikan bahan pelengkap es buah.

"Hari saya mau kirim sekitar 1 ton ke Jawa Tengah," ujar Candra, kepada wartawan.

Menurutnya, khusus untuk pengiriman dari pengepul kabupaten Cianjur, kolang-kaling Salawu, Tasikmalaya biasa dikirim untuk pasar ekspor.

Menurutnya, kolang-kaling dari Tasikmalaya memiliki kualitas premium, dengan biji besar, warna cerah, kenyal, dan berisi. Kondisi itulah yang dinilai memiliki standar untuk pengiriman ekspor.

"Biasanya kalau ekspor minta dalam keadaan bulat tidak gepeng (tipis)," ujar dia.

Cocok Untuk Diet dan Kesehatan

Sebagai bahan pelengkap, kolang-kaling memiliki segudang manfaat, di antaranya cocok untuk diet. Kandungan karbohidrat dalam kolang-kaling bisa memberikan rasa kenyang. Sehingga siapapun yang mengonsumsinya bisa menghentikan keinginan makan berlebihan.

Selain itu, buah berbentuk lempeng tersebut juga bisa membantu mengobati nyeri sendi dan menyegarkan tubuh. Juga kandungan kalsium serta mineral kompleksnya (protasium, iron, kalsium), membantu memperlancar proses metabolisme tubuh.

Rasanya yang lembut dan netral, membuat kolang-kaling banyak menjadi pilihan untuk menyegarkan dahaga setelah sehari penuh berpuasa.

“Sebagian besar kolang-kaling kami buat es buah atau campuran minuman sirup di kota besar,” terangnya.

Sempat Terpuruk Akibat Pandemi

Sebelumnya, pandemi Covid-19 sempat memengaruhi komoditas kolang-kaling asal Salawu. Candra mengatakan bahwa permintaan pasar lokal, khususnya Jabodetabek sempat berhenti beberapa bulan belakangan sebelum Ramadan.

Hal tersebut terkait kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diberlakukan oleh pemerintah di tiap daerah.

"Beruntung kami masih punya pasar lokal di wilayah Tasikmalaya, jadi ada pengiriman meskipun sedikit," papar Candra.

 

Rekomendasi