9 Tanda Tubuh Kelebihan Karbohidrat, Sebabkan Jerawat hingga Kolesterol Tinggi

Karbohidrat diperlukan tubuh karena akan diubah menjadi energi. Meski dapat memberi kita energi, bukan berarti kita harus mengonsumsinya dalam jumlah besar, karena dapat menyebabkan efek negatif pada tubuh.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
9 Tanda Tubuh Kelebihan Karbohidrat, Sebabkan Jerawat hingga Kolesterol Tinggi
ilustrasi karbohidrat. ©www.dfitpt.com

Untuk menjalankan fungsinya, tubuh kita membutuhkan berbagai macam nutrisi, salah satunya adalah karbohidrat. Karbohidrat merupakan salah satu nutrisi yang terdiri dari gula, pati, dan serat. Karbohidrat ini biasanya ditemukan dalam nasi, roti, pasta, sereal, dan makanan olahan.

Beberapa orang memisahkan karbohidrat menjadi "baik" dan "buruk". Namun, semua karbohidrat tersebut diperlukan tubuh karena nantinya akan diubah menjadi energi. Saat Anda berolahraga misalnya, karbohidrat akan memberi Anda energi untuk terus bergerak.

Meski dapat memberi kita energi, bukan berarti kita harus mengonsumsinya dalam jumlah besar. Mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan dapat menyebabkan efek negatif pada tubuh. Mengutip dari thedailymeal.com, berikut adalah beberapa tanda tubuh kelebihan karbohidrat.

Merasa Lesu atau Lelah

Tanda tubuh kelebihan karbohidrat yang pertama Anda akan merasa lesu atau lelah. Jika Anda pernah makan dan kemudian ingin segera tidur, itu bisa jadi karena asupan karbohidrat Anda.

Makan terlalu banyak karbohidrat dapat meningkatkan gula darah, menyebabkan tubuh kekurangan energi dan akhirnya menyebabkan "crash" atau perasaan lelah. Jika Anda khawatir dengan kebiasaan tidur Anda, biasakan diri dengan jumlah tidur yang direkomendasikan dokter setiap malam.

Selalu Merasa Haus

Tanda tubuh kelebihan karbohidrat yang kedua Anda akan merasa selalu haus. Kita terkadang pernah merasa haus, meski sudah menenggak satu botol air. Namun, hal Itu bukan selalu menjadi tanda bahwa Anda tidak minum cukup air. Bisa jadi karena pola makan Anda yang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat.

Hal ini akan membuat kadar gula darah meningkat, membuat Anda merasa lebih haus dan menyebabkan lebih sering buang air kecil. Air membantu merehidrasi aliran darah dan menghilangkan kelebihan gula melalui urin Anda.

Sakit Kepala

Tanda tubuh kelebihan karbohidrat ketiga adalah sakit kepala. Sakit kepala dan migrain adalah gejala kesehatan yang tidak boleh Anda abaikan. Faktanya, itu bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda sedang kelebihan asupan karbohidrat. Makan makanan yang tinggi karbohidrat, seperti roti putih atau pasta, dapat meningkatkan kadar gula Anda, yang terkadang menyebabkan sakit kepala.

Pencernaan yang Buruk

Tanda tubuh kelebihan karbohidrat yang keempat yakni pencernaan yang buruk. Jika Anda mengalami kesulitan buang air besar atau kurang dari tiga kali buang air besar dalam seminggu, asupan karbohidrat Anda mungkin menjadi penyebab masalah pada saluran pencernaan Anda.

Anda mungkin merasa kembung setelah makan, karena pada makanan tertentu mengalami masalah penguraian di usus. Jika Anda mengonsumsi banyak karbohidrat olahan seperti nasi putih, karbohidrat tersebut mungkin tidak mengandung cukup serat makanan untuk mencegah masalah pencernaan seperti sembelit.

Jerawat

Tanda tubuh kelebihan karbohidrat yang kelima adalah jerawat. Pernahkah Anda memperhatikan kulit Anda bermasalah setelah makan cokelat atau sesuatu yang manis? Ada penelitian yang mengaitkan karbohidrat dengan perkembangan jerawat yang parah. Ini terjadi karena peningkatan kadar insulin merangsang produksi kelenjar minyak, yang menyebabkan timbulnya jerawat.

Mengidam Gula

Salah satu alasan mengejutkan mengapa Anda selalu menginginkan gula karena Anda makan gula. Makan kue, coklat, donat, dan makanan manis lainnya sebenarnya membuat Anda menginginkan lebih dari satu suguhan itu.

Dopamin juga dikenal sebagai hormon bahagia, dilepaskan ke tubuh saat Anda mengonsumsi gula. Bahan kimia ini memicu otak dan tubuh Anda untuk bereaksi terhadap tindakan ini sebagai hadiah dan akhirnya mencarinya lebih banyak.

Kesulitan Menurunkan Berat Badan

Jika Anda menyadari bahwa Anda kesulitan untuk menurunkan berat badan, Anda mungkin perlu memperhatikan asupan makan Anda. Diet kaya karbohidrat dapat membuat Anda merasa lapar dan membuat Anda makan lebih banyak kalori daripada yang sebenarnya dibutuhkan.

Ini karena makanan dengan kandungan serat rendah di metabolisme menjadi glukosa lebih cepat dan lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba mendorong produksi insulin. Ketika insulin menyerap terlalu banyak glukosa, kemudian akan diubah menjadi lemak dan disimpan di dalam tubuh Anda.

Kolesterol Tinggi

The American Journal of Clinical Nutrition telah mengaitkan diet tinggi karbohidrat dengan tingkat yang lebih rendah dari lipoprotein kepadatan tinggi (HDL), atau kolesterol baik, dan tingkat tinggi dari lipoprotein kepadatan rendah (LDL), atau kolesterol jahat, yang dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung dan diabetes.

Gula Darah Tinggi

Tanda tubuh kelebihan karbohidrat yang terakhir adalah gula darah tinggi. Jika dokter memberi tahu bahwa Anda memiliki gula darah tinggi, bisa jadi karbohidrat yang berlebihan pada tubuh Anda menjadi penyebabnya. Makanan olahan, seperti roti putih, masuk ke aliran darah Anda lebih cepat daripada biji-bijian, sehingga menyebabkan kadar glukosa dan insulin tidak seimbang.

Rekomendasi