6 Bahaya Minum Air Laut bagi Kesehatan, Sebabkan Dehidrasi hingga Masalah Ginjal

Air laut merupakan air yang telah terkontaminasi dengan garam dan mineral lainnya, seperti merkuri atau arsen. Dan air laut merupakan contoh air yang memiliki kandungan garam yang sangat tinggi.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
6 Bahaya Minum Air Laut bagi Kesehatan, Sebabkan Dehidrasi hingga Masalah Ginjal
ilustrasi air laut. dumblittleman.com

Air merupakan elemen penting dari sebuah kehidupan. Setiap makhluk hidup sangat bergantung pada air untuk mempertahankan hidupnya. Manusia pun, membutuhkan asupan air minum untuk menjalankan fungsi tubuhnya dan mencegah dehidrasi.

Air akan berguna untuk menghidrasi tubuh, mengisi bahan bakar sel dan menjaga fungsi otak serta tubuh. Meski keberadaannya sangat penting dalam kehidupan, namun ada air yang tidak disarankan untuk diminum, salah satunya adalah air laut.

Padahal, seperti yang kita tahu, bumi tempat kita tinggal terdiri dari sekitar 70% air, di mana sebagian besar adalah air laut. Sayangnya, air asin ini tidak cocok untuk dikonsumsi oleh manusia. Karena selain rasanya yang kurang enak, air laut juga akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan.

Air laut merupakan air yang telah terkontaminasi dengan garam dan mineral lainnya, seperti merkuri atau arsen. Dan air laut merupakan contoh air yang memiliki kandungan garam yang sangat tinggi.

Dilansir dari livescience.com, jika Anda meminum beberapa teguk air laut, tubuh harus buang air kecil lebih banyak daripada yang diminum untuk menghilangkan semua garam berlebih di dalamnya, dan membuat tubuh merasa lebih haus daripada sebelumnya. Dilansir dari dumblittleman.com, berikut adalah beberapa bahaya minum air laut yang bisa memengaruhi kesehatan tubuh:

Tubuh akan mengalami dehidrasi

Bahaya minum air laut yang pertama adalah tubuh akan mengalami dehidrasi. Ginjal manusia hanya mampu mengeluarkan sedikit garam dari tubuh melalui urin. Untuk menghilangkan garam dalam jumlah besar, ginjal perlu menghasilkan banyak air seni untuk membuang garam.

Intinya, ketika Anda minum air laut, tubuh akan membutuhkan lebih banyak air untuk mengencerkan dan menghilangkan semuanya. Pada akhirnya, Anda hanya akan mengalami dehidrasi karena terlalu banyak buang air kecil.

Penyusutan sel

Bahaya minum air laut yang kedua yaitu sel akan mengalami penyusutan. Sel manusia terdiri dari membran semi permeabel yang memungkinkan air keluar masuk dengan bebas.

Saat minum air laut, Anda meningkatkan konsentrasi natrium di luar sel. Jadi, untuk mengembalikan keseimbangannya, air bergerak dari dalam sel ke luar dan ini akan menyebabkan sel menyusut. Ketika sel-sel terlalu banyak menyusut, mereka menjadi tidak dapat melakukan tugasnya dan akhirnya muncul masalah kesehatan.

Tekanan darah meningkat

Bahaya minum air laut yang ketiga adalah dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Ketika Anda memiliki kelebihan garam di tubuh, jumlah natrium dalam sirkulasi darah akan meningkat. Kondisi ini akan menarik lebih banyak cairan, sehingga meningkatkan ketegangan dan tekanan di pembuluh darah.

Ketika Anda mengalami dehidrasi, tubuh mencoba mengeluarkan natrium sebanyak mungkin. Organ vital menderita dan dapat menyebabkan kegagalan organ. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini akan diikuti oleh koma dan akhirnya kematian.

Ginjal bekerja terlalu keras

Bahaya minum air laut yang keempat yaitu dapat memaksa ginjal bekerja terlalu keras. Ginjal merupakan organ yang memainkan peran besar dalam mengeluarkan garam dan air yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.

Ketika ada konsentrasi garam yang tinggi di dalam tubuh, ginjal harus bekerja ekstra keras untuk menjaga keseimbangan. Ginjal yang terlalu banyak bekerja dapat mengalami kegagalan kapan saja dan ini dapat menyebabkan komplikasi kesehatan lebih lanjut.

Penampilan bersisik dan kering

Bahaya minum air laut yang kelima yakni dapat membuat penampilan Anda bersisik dan kering. Air garam memiliki cara tersendiri untuk mengotori kulit dengan membuatnya kering, bersisik dan berwarna abu-abu.

Ini terjadi ketika sel kulit kehilangan air karena dehidrasi. Anda akan melihat tanda ini dimulai di bibir sebelum pindah ke bagian lain dari tubuh Anda.

Sering kram

Bahaya minum air laut yang terakhir yaitu kram. Masalah umum lainnya yang akan Anda alami saat minum air asin adalah kram. Itu bisa terjadi ketika natrium menumpuk di ruang ekstraseluler sel. Konsentrasi natrium yang tinggi di luar sel menyebabkan air keluar.

Sel-sel yang membentuk otot akan mulai menyusut dan Anda bisa saja mengalami kram otot. Seiring waktu, persendian juga akan melemah. Dan pada akhirnya, kondisi ini bisa menghambat kemampuan untuk bergerak.

Rekomendasi