Tak Kunjung Bertemu, dr.Tirta Beri 6 Pesan Menohok untuk Suami Indira Kalistha

Namun ajakan tersebut tak digubris, dr Tirta pun menyampaikan enam pesan menohok lewat akun instagramnya pada (17/5) kemarin.

Andriana Faliha
Oleh Andriana Faliha - Reporter
Tak Kunjung Bertemu, dr.Tirta Beri 6 Pesan Menohok untuk Suami Indira Kalistha
Tak Kunjung Bertemu, dr.Tirta Beri 6 Pesan Menohok untuk Suami Indira Kalistha. dr.tirta/instagram ©2020 Merdeka.com

YouTuber Indira Kalistha dan suaminya, Gustaf Ode tengah menjadi perbincangan publik. Khususnya Indira. Hal tersebut lantaran pernyataannya yang juga sebagai seorang influencer mengatakan kalau selama pandemi ini ia jarang cuci tangan dan memakai masker di luar rumah lewat kanal YouTube Gritte Agatha pada Rabu, 13 Mei 2020 lalu.

Pernyataan Indira dalam video di saluran tersebut sukses membuatnya mendapat banyak kecaman dan hujatan. Pasalnya, banyak pihak yang merasa sakit hati dengan apa yang diungkapkannya.

Terkait hal itu, Indira dan suaminya Gustaf Ode pun, mengaku salah dan sudah meminta maaf kepada publikmelalui podcast yang diunggah di kanal YouTube Deddy Corbuzier. Namun, permintaan maaf mereka ternyata tak menjadi ujung dari kasus ini. Indira dandan pria yang akrab disapa Aa Utap, masih menjadi sorotan.

Tirta Mandira Hudhi atau yang lebih dikenal dengan nama Dokter Tirtayang selama ini dikenal concern lawan Covid-19, pun turut menanggapi kasus tersebut. Bahkan, dr. Tirta sempat mengajak suami Indira berdiskusi.

"Gue males dm2, jadi langsung aje, gue tunggu lu di basecamp relawan. The media hotel di sahari, ketemu gue di lantai 6, jam 4 sore. Discuss ama gue langsung. Jam 6 sorenya, kita buka puasa bareng relawan. Lu doank. Ga usah bawa tim. Bini lu dah mnta maaf. Gue mau denger klarifikasi dari diri lu sendiri," tulis dokter Tirta

Namun ajakan tersebut tak digubris, dr. Tirta pun menyampaikan enam pesan menohok lewat akun Instagram-nya pada (17/5) kemarin.

Melanggar PSBB

Dilansir dari Instagram-nya, pesan pertama dr Tirta yang ditujukan pada suami Indira yakni Utap dinilai merugikan edukasi yang dirancang pemerintah. Pasalnya, dirinya telah melanggar PSBB.

"Udah ah @gustafode ni ya poin2nya. Lu buat konten 2x merugikan edukasi yg dirancang pemerintah. Satu. Secara jelas lu melanggar psbb, dan buat content," tulis alumni kedokteran UGM ini.

Tak Terima Ditegur

Poin berikutnya, Utap juga dinilai tak menerima ketika ditegur dan menganggap dirinya benar. Bahkan, Utap malah menantang balik. 

"Kedua lu nggiring opini, buat gak menjalankan PHBS di medsos, ketika ditegur, lu merasa bener, dan nantang yang negur, sebagian yang negur tuh dokter dan relawan fyi," lanjut Tirta.

Terkait Permintaan Maaf

Selanjutnya, dr. Tirta pun merasa janggal terkait permintaan maaf Indira dan Utap. Hal tersebut lantaran terlalu banyak alasan yang disampaikan dalam permintaan maaf itu. Bahkan, dr. Tirta juga terganggu saat Indira dan Utap mengklaim sebagai introvert.

"Ketiga lu minta maaf di content orang, minta maaf, tapi ngeles. Bilang introvert, minta maaf ya minta maaf aja. Semua berakhir kalau lu gak nantang, gak ngeles sana sini," tulis Tirta.

Penyebaran Informasi yang Salah

Selain itu, dr. Tirta juga menyoroti pengakuan Utap patuh terhadap aturan karantina mandiri. Padahal, Utap diketahui sempat membuat video saat penutupan McDonalds Sarinah. Karena itu, Utap dinilai melakukan penyebaran informasi yang salah.

"Keempat, lu ngaku pakai masker dan patuh tiap hari, padahal lu ke Sarinah buat content, lalu content lu sebelumnya bohong? Itu penyebaran informasi salah," tulis Tirta.

Berbuat Seenaknya

Selanjutnya, dr. Tirta juga menyorot tweet Utap saat menjawab komentar dari warganet. Utap dinilai seolah bisa berbuat seenaknya dengan dalih telah memberi makan dan menanggung banyak orang selama pandemi Corona ini.

"Kelima, lu di Twitter nantang, 'berapa banyak orng yang lu kasih makan?' Seolah-olah lu boleh berbuat seenaknya, dan share di medsos," lanjut Tirta.

Meminta Pertanggungjawaban

Dokter Tirta juga menyoroti kawan-kawan Utap yang memberi pembelaan. "Keenam, temen-temen lu bilang JANGAN BULLY. Iya lu doang yang boleh buat salah, dan yang lain gak boleh kritisi," tulis Tirta.

Terakhir, dr Tirta pun meminta Utap untuk mengedukasi followers-nya. "Silakan, edukasi followers lu yang salah arah, semoga lu paham. Niatnya juga diskusi padahal, dan biar ketemu relawan relawan yang 2 bulan dah di sini," tutupnya.

Rekomendasi