Setelah beberapa waktu DKI Jakarta mengalami kekosongan wakil gubernur, akhirnya Pemerintah Pusat telah mengumumkan wakil gubernur pendamping Anis Baswedan bernama Ahmad Riza Patria pada Senin (06/4) kemarin.
Wakil gubernur pengganti Sandiaga Uno tersebut merupakan kandidat terpilih dari Partai Gerindra yang pernah menjadi ketua KNPI atau Komite Nasional Pemuda Indonesia selama 2 priode, pada tahun 1999 – 2002 dan 2002 – 2005 dan juga Ketua umum beberapa Organisasi seperti GMMP dan Komandan Nasional Menwa Indonesia.
Advertisement
Dilansir dari Dream.co.id, Riza Patria memperoleh suara sebanyak 81 dari total 106 surat suara yang disediakan DPRD DKI, sedangkan Kandidat kedua Nurmansyah Lubis, calon yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hanya memperoleh sebanyak 17 suara saja.
Dari Liputan6.com dikatakan bahwa, DPRD total telah menyediakan 106 surat suara serta 5 surat suara cadangan untuk pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Pemilihan yang disiarkan secara langsung melalui YouTube channel milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu disiarkan secara terbuka dan dibuka oleh Ketua Panitia Pemilihan Wagub DKI Farazandi Fidiansyah pada pukul 10.00 WIB.
"Surat suara sebanyak 111. 106 untuk jumlah anggota DPRD, 5 surat suara disediakan sebagai cadangan jika ada surat suara yang rusak," ucap Farazandi, Senin (6/4/2020).
Advertisement
Ahmad Riza Patria menang atas kandidatnya Nurmansyah Lubis melalui serangkaian Protokol Khusus demi tetap menerapkan physical distancing. Seperti diberitakan oleh Liputan6.com, serangkaian acara pemilihan tersebut dibuat seideal mungkin untuk menangkal Corona seperti penataan meja dan kursi untuk anggota ditata khusus hanya diperuntukkan untuk satu orang (terdapat 6 baris meja dan kursi).
Selain itu, dalam serangkaian acara pemilihan tersebut juga posisi meja dan kursi disusun secara zig-zag, sehingga membuat jarak yang cukup luas dalam menerapkan anjuran physical distancing. Pemilihan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Advertisement
Sebelum menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria pernah mengungkapkan bahwa jika terpilih Ia akan menerapkan strategi khusus dalam mengendalikan persebaran virus asal China tersebut. Dilansir dari Liputan6.com, Ia mengemukakan via telepon bahwa akan menjalankan segala kebijakan pemerintah pusat dan provinsi dalam penanggulangan wabah Corona atau Covid-19 yang menjangkit di Jakarta, jika Ia terpilih.
"Kalau terpilih sebagai wakil gubernur, siapapun ya sudah mengikuti setiap kebijakan pemerintah baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kita semua (ikuti) kebijakan pemerintah, jadi tidak menyimpang dari kebijakan pemerintah," kata Riza saat dihubungi, Jumat (27/3/2020).
Walaupun Ia enggan menjelaskan secara rinci terkait langkah strategis yang patut dilakukan, namun Ia menekankan, jika yang terpenting adalah arahan dari pemerintah pusat dalam berkolaborasi antar berbagai elemen publik, sebagai kunci dalam menuntaskan penyebaran wabah Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya. Menurut Riza, yang terpenting adalah memastikan berbagai arahan dari pemerintah pusat untuk bisa diterapkan.
"Ya itu kan sudah diatur pemerintah pusat yah. Terkait penanganan Corona, kalau saya terpilih, tugas saya memastikan apa yang jadi kebijakan itu bisa dilaksanakan," ujar Riza.