Perbedaan VR dan AR, Lengkap dengan Kelebihan Kekurangannya
Merdeka.com - Anda mungkin pernah mendengar istilah VR atau AR. VR, atau Virtual Reality, dan AR, atau Augmented Reality, memang menjadi istilah yang kini sudah sering muncul.
Headset VR, seperti Oculus Quest atau Valve Index, dan aplikasi atau game AR, seperti Pokemon Go, masih memiliki peminat. Meskipun keduanya berhubungan dengan pengalaman digital yang menarik, terdapat perbedaan VR dan AR yang signifikan di antara keduanya.
Kepopuleran VR dan AR sendiri didorong oleh peningkatan konektivitas internet dan peningkatan adopsi oleh perusahaan dan konsumen. Namun keduanya bukanlah teknologi baru. VR dalam beberapa tahun terakhir telah menciptakan banyak gebrakan dalam game, dan AR diam-diam membuat terobosan baru di sektor perusahaan.
Meski ada perbedaan VR dan AR, keduanya memiliki potensi besar untuk aplikasi industri, terutama dalam bidang-bidang seperti game, pemasaran, dan e-commerce. Berikut ini kami akan sampaikan lebih lanjut tentang perbedaan VR dan AR yang kami rangkum dari beberapa sumber.
Apa Itu VR?

radio.com
Menurut informasi dari teamviewer.com, perbedaan VR dan AR yang utama adalah bahwa VR adalah simulasi yang dihasilkan komputer. Artinya, realitas atau dunia alternatif dihasilkan secara grafis.
Dengan menggunakan perangkat keras yang sesuai, pengguna dapat sepenuhnya tenggelam dalam dunia digital. Oleh karena itu, ada juga perbedaan VR dan AR yang penting pada alat headset masing-masing. Perangkat keras yang diarahkan pada VR membutuhkan perangkat sensorik yang menerjemahkan gerakan dunia nyata menjadi realitas yang dimodelkan.
Cara kerja VR
Fokus VR adalah mensimulasikan realitas baru. Dengan menggunakan layar VR, pengguna dapat melihat dan berinteraksi di dunia digital. Hal ini membutuhkan dua lensa antara pengguna dan layar. Mereka menafsirkan gerakan mata dan mengadaptasi gerakan individu ke VR. Oleh karena itu, dalam hal ini, perangkat keras yang ekstensif diperlukan untuk mengisolasi pengguna dari dunia nyata.
Apa Itu AR?

stock.adobe.com
Augmented Reality (AR) menggabungkan dunia digital dengan elemen nyata. Ini adalah teknologi yang sama-sama cocok untuk perangkat seluler dan desktop. Apa yang membuatnya istimewa adalah bahwa ia menawarkan gambaran dari komponen digital di dunia nyata.
Cara kerja AR
Satu perbedaan VR dan AR adalah AR menampilkan konten yang berbeda di dunia nyata. Visi komputer, dalamnya pelacakan, dan pemetaan memainkan peran kunci dalam proses ini. Semua data dapat dikumpulkan secara real time melalui kamera, dan diproses secara langsung. Hal ini memungkinkan AR untuk menampilkan konten digital kapan pun pengguna butuhkan.
Perangkat khusus diperlukan untuk menggunakan fungsionalitas AR. Smart Glasses, misalnya, sering digunakan yang menyediakan data melalui perangkat lunak Smart Glasses.
Perbedaan VR dan AR
Mengutip dari xmreality.com, realitas virtual dan augmented reality mencapai dua hal yang sangat berbeda dengan dua cara yang sangat berbeda, meskipun desainnya serupa. Ketika realitas virtual menggantikan visi yang Anda miliki, augmented reality justru menambahnya.
Perbedaan VR dan AR tergantung pada perangkat yang Anda gunakan dan pengalaman itu sendiri:
Mereka memiliki potensi untuk benar-benar mengubah cara kita menggunakan komputer di masa mendatang, tetapi apakah salah satu atau keduanya akan berhasil masih belum bisa ditebak.
Kelebihan dan Kekurangan
Berikut ini adalah beberapa pro dan kontra dari VR:
Kelebihan
Kekurangan
Pro dan kontra ini juga berlaku untuk Augmented Reality:
Kelebihan
Kekurangan
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya