Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Rakitis beserta Gejala dan Cara Pengobatannya, Awasi Anak Anda

Penyebab Rakitis beserta Gejala dan Cara Pengobatannya, Awasi Anak Anda ilustrasi rakitis. parenting.firstcry.com

Merdeka.com - Manusia membutuhkan berbagai nutrisi untuk mendukung fungsi dan kesehatan tubuh. Jika tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi yang sesuai, maka dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan.

Salah satunya adalah jika kita tidak mendapatkan asupan vitamin D yang tepat. Seperti yang kita tahu bahwa vitamin D berfungsi dalam penyerapan kalsium dan fosfat dari makanan. Kalsium dan fosfat merupakan mineral yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang.

Jika tubuh kekurangan vitamin D, maka kadar kalsium dan fosfat di tulang juga ikut berkurang. Akibatnya, tulang akan menjadi melunak dan rapuh. Kondisi ini juga biasa disebut sebagai rakitis, yaitu kelainan pertumbuhan pada tulang.

Rakitis umumnya banyak dialami oleh anak-anak. Tapi orang dewasa juga berpotensi mengalaminya. Namun, pada orang dewasa, rakitis juga disebut sebagai osteomalacia atau penyakit tulang lunak.

Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai rakitis, gejala, penyebab rakitis, dan cara mengobatinya, berikut telah merdeka.com rangkum dari Medical News Today.

Gejala Rakitis

Penyakit rakitis dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan akhirnya memicu kelainan pada pertumbuhan tulang. Beberapa tanda dan gejala rakitis yang mungkin dialami antara lain sebagai berikut:

  • nyeri tulang
  • tulang yang tumbuh perlahan
  • kaki melengkung
  • lemah otot
  • tulang yang lunak dan mudah patah
  • dahi atau perut yang besar
  • bentuk yang tidak biasa pada tulang rusuk dan tulang dada
  • sendi lebar pada siku dan pergelangan tangan
  • gigi berlubang
  • ilustrasi rakitis

    corpus.nz

    Penyebab Rakitis

    Ada beberapa penyebab rakitis yang dapat memicu kondisi ini. Penyebab rakitis umumnya yaitu:

    Kekurangan Vitamin D

    Tubuh manusia membutuhkan vitamin D untuk menyerap kalsium dari usus. Sinar UV dari sinar matahari membantu sel kulit mengubah prekursor vitamin D dari keadaan tidak aktif menjadi aktif.

    Salah satu penyebab rakitis adalah kekurangan vitamin D. Jika seseorang tidak membuat atau mengonsumsi cukup vitamin D, tubuhnya tidak dapat menyerap cukup kalsium dari makanan yang mereka makan, sehingga menyebabkan rendahnya kadar kalsium dalam darah.

    Kadar kalsium yang rendah ini yang menjadi penyebab rakitis dan menimbulkan kelainan pada tulang dan gigi, serta masalah saraf dan otot.Anak-anak dapat kekurangan vitamin D jika mereka:

  • menghabiskan banyak waktu di dalam ruangan
  • selalu menggunakan tabir surya saat berada di luar
  • ikuti pola makan nabati bebas laktosa atau ketat
  • memiliki kondisi kesehatan seperti penyakit celiac, yang menghalangi tubuh untuk membuat atau menggunakan vitamin D.
  • tinggal di tempat dengan tingkat polusi udara yang tinggi
  • Untuk bayi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mencatat bahwa ASI tidak memberikan cukup vitamin D. Sedangkan untuk susu formula, cenderung diperkaya dengan vitamin D.

    Faktor Genetik

    Penyebab rakitis lainnya adalah karena faktor genetik. Beberapa jenis rakitis dihasilkan dari kondisi genetik, sehingga ini bisa menjadi penyakit turunan.

    Rakitis hipofosfatemik, misalnya, adalah kondisi langka di mana ginjal tidak dapat memproses fosfat dengan baik. Kadar fosfat yang rendah dalam darah menyebabkan tulang lemah dan lunak.

    Faktor genetik yang memengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium dapat menjadi penyebab rakitis, termasuk yang memengaruhi fungsi hati, ginjal, dan usus.

    Cara Pengobatan

    Pengobatan pada rakitis bertujuan untuk memaksimalkan asupan kalsium, fosfat, dan vitamin D. Tergantung pada penyebabnya, dokter biasanya akan meresepkan suplemen vitamin D kepada penderita rakitis.

    Dokter mungkin juga merekomendasikan untuk:

  • meningkatkan paparan sinar matahari
  • membuat perubahan pola makan
  • mengambil minyak ikan
  • mendapatkan lebih banyak paparan sinar UVB
  • mengonsumsi kalsium dan fosfor
  • ilustrasi sinar matahari

    ©Shutterstock/Elena Efimova

    (mdk/ank)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP