Penyebab Penyakit Gula, Perhatikan Gejala dan Cara Mengatasinya
Merdeka.com - Kadar gula darah dalam tubuh dapat meningkat setelah makan dan mengalami penurunan di waktu pagi hari pada saat bangun tidur. Seseorang dikatakan mengalami hiperglikemia apabila keadaan kadar gula dalam darah jauh di atas nilai normal. Hiperglikemia dapat menyebabkan penurunan kesadaran, mengalami infeksi berulang, dan penurunan berat badan.
Penyebab penyakit gula kerap dikaitkan dengan diabetes. Gula darah merupakan gula yang dibawa aliran darah ke semua sel dalam tubuh untuk memasok energi. Seseorang perlu menjaga kadar gula dalam kisaran yang aman untuk mengurangi risiko diabetes hingga penyakit jantung.
Untuk mencegah risiko yang mengalami penyakit gula, maka kamu perlu mengetahui informasi mengenai apa saja yang menjadi penyebab penyakit gula sehingga kamu bisa menghindarinya lebih awal. Berikut ini informasi lengkap mengenai penyebab penyakit gula yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com.
Penyebab Penyakit Gula
1. Kurang GerakPenyebab penyakit gula yang pertama adalah kurang gerak. Malas gerak bisa menyebabkan resistensi insulin, yang merupakan faktor penyebab penyakit gula atau diabetes melitus. Olahraga membuat jaringan otot merespons insulin dengan lebih baik. Inilah sebabnya mengapa olahraga aerobik teratur dan pelatihan resistensi dapat menurunkan risiko diabetes.
2. Pola Makan yang BurukPenyebab penyakit gula berikutnya adalah pola makan yang buruk. Nutrisi yang buruk dapat menyebabkan hiperglikemia. Pola makan tinggi kalori, lemak, dan kolesterol meningkatkan resistensi insulin.
3. Kurang TidurKurang tidur dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik. Kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis.
4. Kurang Minum AirMenurut laporan dalam Journal Diabetes Care mengungkapkan bahwa asupan cairan yang rendah dapat menyebabkan peningkatan gula darah. Orang dewasa yang minum kurang dari 1/2 liter air per hari lebih berisiko mengalami peningkatan kadar gula darah dibandingkan mereka yang minum lebih dari 1 liter per hari.
5. ObesitasSelain kurang minum air, obesitas juga bisa jadi salah satu penyebab penyakit gula. Studi menunjukkan bahwa lemak perut menyebabkan sel-sel lemak melepaskan bahan kimia 'pro-inflamasi', yang dapat membuat tubuh kurang sensitif terhadap insulin yang dihasilkannya dengan mengganggu fungsi sel-sel responsif insulin dan kemampuan mereka untuk merespons insulin.
6. Konsumsi Obat-Obatan TertentuObat-obatan yang diminum untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan yang kamu alami mungkin dapat memengaruhi kadar gula dalam darah, yang pada akhirnya dapat menjadi penyebab penyakit gula darah.
Beberapa jenis obat-obatan yang mungkin meningkatkan gula darah di antaranya adalah Steroid, Statin, Obat diuretik (khususnya diuretik thiazide), Beta-blocker, Pentamidine, Protese inhibitor, dan beberapa obat tanpa resep dalam bentuk sirup dan mengandung banyak gula.
Gejala Penyakit Gula Darah Tinggi
Gejala yang bisa muncul saat seseorang mengalami penyakit gula adalah sebagai berikut:
Cara Mengatasi Penyakit Gula
1. EdukasiCara mengatasi penyakit gula yang pertama adalah dari hal yang paling dasar dan sederhana yakni dengan mengedukasi diri. Edukasi yang dilakukan mencakup pemberian informasi mengenai perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan. Informasi tersebut mencakup pemantauan gula darah mandiri, tanda dan gejala dari komplikasi yang dapat timbul, serta cara mengatasinya.
2. Pengaturan Pola MakanCara mengatasi penyakit gula berikutnya adalah mengatur pola makan yang meliputi jadwal makan, jenis makanan, serta jumlahnya sangat penting diperhatikan bagi penderita penyakit gula. Bila penderita penyakit gula berkonsultasi dengan dokter, juga dapat dilakukan perhitungan berat badan ideal, asupan kalori yang disarankan setiap harinya, serta proporsi dari lemak, protein, dan karbohidrat yang dapat dikonsumsi.
3. OlahragaSelain pengaturan pola makan, sangat penting melakukan olahraga bagi penderita penyakit gula. Lakukan olahraga setidaknya 3–4 kali seminggu selama minimal 30 menit. Olahraga dapat membantu menurunkan berat badan dan memperbaiki sensitivitas insulin, sehingga memperbaiki kendali glukosa darah. Jenis olahraga yang disarankan adalah aktivitas aerobik seperti berjalan kaki, bersepeda, berlari, maupun berenang.
4. Obat-ObatanCara mengatasi penyakit gula berikutnya tentu melakukan konsultasi dengan dokter dan mengonsumi obat-obatan yang diresepkan sesuai dengan petunjuk dokter.
5. Pemantauan Gula Darah MandiriSekarang ini, banyak tersedia alat pengukur kadar gula darah yang mudah dipakai. Hasil yang didapat umumnya dapat dipercaya bila kalibrasi dari alat dilakukan dengan baik dan pemeriksaan dilakukan sesuai cara yang dianjurkan.
Waktu yang dianjurkan untuk pemantauan gula darah mandiri adalah sesaat sebelum makan, 2 jam setelah makan, menjelang tidur, atau ketika mengalami gejala-gejala tertentu.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya