Penyebab Gagal Jantung yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mencegahnya
Merdeka.com - Gagal jantung adalah kondisi di mana jantung mulai melemah dalam memompa darah. Hal ini mengakibatkan darah tidak mampu dialirkan ke seluruh tubuh. Dengan begitu, fungsi organ tubuh pun menjadi terganggu.
Meskipun kinerja jantung dalam memompa akan semakin menurun seiring bertambahnya usia, penyakit gagal jantung juga bisa terjadi pada kelompok usia lebih muda. Seseorang akan lebih berpotensi terkena gagal jantung jika mereka menerapkan gaya hidup yang dapat merusak jantung.
Mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kolesterol, kelebihan berat badan, jarang berolahraga, dan merokok adalah kebiasaan yang dapat mengganggu kesehatan jantung. Ada juga penyebab lainnya yang mungkin menjadi alasan munculnya penyakit gagal jantung ini.
Berikut, dilansir dari heart.org, beberapa penyebab gagal jantung yang mungkin terjadi. Jika Anda mengalami gagal jantung, kemungkinan Anda memiliki atau pernah mengalami satu atau lebih kondisi yang akan kami sebutkan.
Beberapa di antaranya dapat muncul tanpa Anda sadari. Memiliki lebih dari satu penyebab, secara dramatis akan meningkatkan risiko Anda terserang gagal jantung.
Penyakit Arteri Koroner
Penyebab gagal jantung yang pertama karena penyakit arteri coroner. Ketika kolesterol dan timbunan lemak menumpuk di arteri jantung, semakin sedikit darah yang dapat mencapai otot jantung.
Penumpukan ini dikenal sebagai aterosklerosis. Hasilnya bisa menyebabkan nyeri pada dada (angina) atau, jika aliran darah terhambat total, bisa mengakibatkan serangan jantung.
Penyakit arteri koroner juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang berujung pada gagal jantung.

healthcentral.com
Serangan Jantung (Infark Miokard)
Penyebab gagal jantung yang kedua adalah serangan jantung. Serangan jantung terjadi ketika arteri yang memasok darah ke otot jantung tersumbat. Penolakan oksigen dan nutrisi merusak jaringan otot jantung. Jaringan jantung yang rusak juga tidak berkontraksi yang melemahkan kemampuan jantung untuk memompa darah.
Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi atau HBP)
Penyebab gagal jantung yang ketiga terjadi karena tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat menjadi faktor utama penyebab gagal jantung. Ketika tekanan di pembuluh darah terlalu tinggi, jantung harus memompa lebih keras dari biasanya untuk menjaga sirkulasi darah.
Hal ini membebani jantung dan seiring waktu, bilik menjadi lebih besar dan lebih lemah. Bagi mereka yang berisiko mengalami gagal jantung, dokter mungkin akan meresepkan obat untuk menurunkan tekanan darah Anda di bawah 130/80 mm Hg.
Katup Jantung Abnormal
Penyebab gagal jantung yang keempat karena katup jantung yang bermasalah. Masalah pada katup jantung dapat disebabkan oleh penyakit, infeksi (endokarditis) atau cacat dari lahir.
Ketika katup tidak membuka atau menutup sepenuhnya selama jantung berdetak, otot jantung harus memompa lebih keras agar darah tetap bergerak. Jika beban kerja menjadi terlalu berat, bisa berujung dengan gagal jantung.
Penyakit Otot Jantung
Penyebab gagal jantung yang kelima karena penyakit otot jantung (kardiomiopati dilatasi, kardiomiopati hipertrofik) atau peradangan (miokarditis). Kerusakan apa pun pada otot jantung, baik karena penggunaan narkoba atau alkohol, infeksi virus, atau alasan lainnya, meningkatkan risiko Anda terserang gagal jantung.
Diabetes
Penyebab gagal jantung berikutnya karena diabetes. Diabetes juga dapat meningkatkan risiko gagal jantung. Orang dengan diabetes cenderung rentan terserang hipertensi dan aterosklerosis dari peningkatan kadar lipid dalam darah. Baik hipertensi dan aterosklerosis telah dikaitkan dengan gagal jantung.

Shutterstock/Piotr Adamowicz
Kegemukan
Penyebab gagal jantung selanjutnya karena obesitas. Obesitas dapat menyebabkan jantung bekerja lebih keras daripada orang yang tidak obesitas. Obesitas juga merupakan penyebab sleep apnea dan dapat menyebabkan kardiomiopati.
Sleep Apnea
Penyebab gagal jantung lainnya, yaitu sleep apnea. Sleep apnea adalah gangguan tidur yang berpotensi mengancam nyawa. Jeda saat bernapas dapat menyebabkan kelelahan yang parah di siang hari, meningkatkan risiko keselamatan, dan membuat Anda sulit melakukan tugas yang membutuhkan kewaspadaan. Sleep apnea juga merupakan faktor risiko dari masalah medis seperti tekanan darah tinggi, gagal jantung, diabetes dan stroke.
Kondisi Lain
Dalam kondisi yang jarang terjadi, jantung yang sehat terkadang tidak dapat memenuhi kebutuhan tubuh untuk sementara waktu. Hal ini dapat terjadi pada orang yang memiliki:
Cara Pencegahan
Melansir dari mayoclinic.org, kunci untuk mencegah gagal jantung dengan mengurangi faktor risiko Anda. Anda dapat mengontrol atau menghilangkan banyak faktor risiko penyakit jantung dengan mengubah gaya hidup bersama dengan bantuan obat-obatan yang diperlukan.
Perubahan gaya hidup yang dapat Anda lakukan untuk membantu mencegah gagal jantung antara lain:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya