Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemkot Bandung Siapkan Alternatif Lahan Pemakaman untuk Jenazah Covid-19

Pemkot Bandung Siapkan Alternatif Lahan Pemakaman untuk Jenazah Covid-19 Pemakaman Korban Virus Corona. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Wali Kota Bandung Oded M Danial bersama Pemerintah Kota Bandung telah menyiapkan alternatif lahan pemakaman bagi jenazah yang meninggal karena terpapar Virus Corona Covid-19 di wilayahnya.

Oded menjelaskan jika Pemkot telah menetapkan lahan khusus sebagai Tempat Pemakaman Umum (TPU) di TPU Cikadut yang beralamatkan di Jl. Raya Cikadut, Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung.

Menurut Oded TPU Cikadut cukup strategis dan tergolong dekat dengan wilayah perkotaan sehingga bisa memudahkan mobilitas proses pemakaman jenazah yang terinfeksi Covid-19.

Sudah Ditetapkan oleh Pemkot

kota bandung oded m danial

2016 merdeka.com/andrian salam wiyono

Dilansir dari Liputan6, menurut Oded pihaknya sudah menetapkan TPU Cikadut sebagai tempat peristirahatan terakhir dari pasien positif Corona yang meninggal di wilayahnya. Oded juga menambahkan jika sudah ada beberapa pasien meninggal yang dimakamkan di TPU Cikadut.

"Sudah saya tandatangani penetapan Cikadut menjadi tempat pemakaman jenazah terdampak Covid-19. Sudah ada berapa yang dimakamkan di sana," kata Wali Kota Bandung Oded M Danial dalam keterangan resminya.

Sempat Ditolak Warga

pemakaman korban virus corona

2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Oded pun mengakui bahwa sempat terjadi penolakan dari warga setempat terkait penetapan TPU Cikadut sebagai lahan khusus pemakaman terpapar Corona. Namun pihaknya telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar dan menurutnya masyarakat pun telah memahami dan akhirnya telah memberikan izin di lokasi tersebut.

"Awal-awal memang ada penolakan, namun setelah sosialisasi akhirnya warga sekitar bisa memahaminya. Jadi sekarang tidak ada penolakan," ucapnya.

Oded juga sudah mengklarifikasi dari sejumlah pakar kesehatan, bahwa virus corona akan ikut mati beberapa saat kemudian setelah pengidapnya meninggal dunia. Sehingga, potensi terpapar saat penguburan sangat kecil karena sudah melewati waktu yang cukup lama ketika jenazah diurus.

Himbauan Oded Kepada Masyarakat Terkait Pemakaman Jenazah Covid-19

pemakaman korban virus corona

2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Untuk itu, Oded mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bisa memahami kondisi jenazah yang meninggal dunia akibat terjangkit virus Corona. Menurutnya pihak rumah sakit sudah memperlakukan jenazah sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), sehingga warga diminta tidak usah khawatir dan melakukan penolakan. Karena Ketika Jenazah sudah diperlakukan sesuai standar tentu sudah aman.

"Berikutnya secara pengurusan jenazahnya juga istimewa beda dari biasanya sesuai dengan standar WHO, dibungkus beberapa lapis. Jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan," katanya.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP