Montase adalah Karya Seni dari Kumpulan Gambar, Ketahui Sejarah dan Cara Membuatnya
Merdeka.com - Pernahkah Anda mendengar istilah montase? Meski tidak begitu familiar di telinga kita, montase adalah salah satu karya seni yang masih populer sampai saat ini. Montase adalah karya seni yang terdiri dari kumpulan gambar yang disatukan dalam satu frame, sehingga menghasilkan satu karya yang unik dan menarik.
Meski terdengar sederhana, montase bukan sekedar karya seni dari tumpukan gambar. Terdapat makna yang saling berkaitan dalam setiap gambar-gambar yang ditempel, sehingga dapat menghasilkan karya seni yang luar biasa.
Dalam istilah modern, montase adalah photomontage. Montase adalah karya seni yang memiliki banyak sekali fungsi, mulai dari fungsi praktis, edukatif, ekspresi, psikologis, dan sosial. Fungsi-fungsi inilah yang menjadikan montase mampu bertahan sampai sekarang.
Ulasan tentang karya seni montase sangat menarik untuk dibahas. Seperti yang akan kami sampaikan berikut ini, mengenai apa itu montase hingga bagaimana cara membuatnya.
Pengertian Montase

widewalls.ch
Dilansir dari expertphotography.com, photomontage, atau montase adalah rangkaian dari foto individu. Anda menciptakan karya seni dengan mengambil beberapa foto dari satu subjek dan menyusunnya menjadi satu gambar.
Sebuah karya montase dapat berisi sejumlah foto. Tidak ada batasan jumlah yang dibutuhkan untuk membuat rangkaian gambar ini. Juga tidak ada batasan variasi lokasi yang perlu digunakan fotografer untuk membuat seni ini.
Montase mirip dengan kubisme. Tidak ada batasan perspektif atau waktu. Anda dapat membuat satu karya seni menggunakan beberapa gambar dengan subjek yang sama atau berbeda. Melakukan hal ini dengan cara yang kohesif akan memberikan hasil yang menarik.
Namun, jika Anda mencoba membuat karya montase tanpa memperhatikan elemen visual yang penting, hal tersebut hanya akan menyebabkan hasil yang tidak sedap dipandang.
Sejarah Montase

widewalls.ch
Sebelum belajar cara membuat karya montase, ada baiknya kita mengetahui sejarah dari karya seni ini. Seperti yang dilansir dari theartstory.org, montase adalah karya seni yang pertama kali muncul pada pertengahan 1850-an saat fotografer eksperimental bercita-cita untuk membuat gambar yang dapat disandingkan dengan seni rupa.
Adalah seorang fotografer Prancis, Hippolyte Bayard, yang ingin menghasilkan gambar yang seimbang di mana subjek ditumpangtindihkan pada latar belakang sehingga menyatukan keduanya. Karena sebuah foto dianggap sebagai catatan kebenaran, pendekatannya menimbulkan kontroversi di antara komunitas fotografi, yang menganggap karyanya sebagai representasi yang keliru tentang realitas.
Montase komersial pertama diproduksi selama era pertengahan Victoria, ketika praktik tersebut diberi nama "pencetakan kombinasi" oleh Oscar Gustave Rejlander, yaitu seorang seniman yang mengangkat dirinya sendiri di bidang baru ini. Rejlander mulai bekerja di bidang potret, tetapi ia juga menciptakan karya seni "erotis" terkenal yang menampilkan model sirkus dan pelacur anak.
Two Ways of Life (1857) miliknya yang terkenal menggabungkan lebih dari tiga puluh gambar dalam satu foto untuk menciptakan alegori moralistik yang membandingkan kehidupan dosa dengan salah satu kebajikan. Menampilkan dua anak laki-laki yang ditawari bimbingan oleh sang patriark, cetakan itu awalnya menimbulkan kontroversi karena ketelanjangan parsial. Meskipun banyak yang keberatan, cetakan itu sukses dan membantu Rejlander masuk ke Royal Photographic Society of London.
Seperti Rejlander, Henry Peach Robinson mulai memotret, dan, seperti Rejlander, dia dianggap sebagai salah satu fotografer paling berpengaruh di akhir abad kesembilan belas. Cetakan kompositnya yang paling terkenal, Fading Away, menggambarkan momen terakhir seorang wanita muda Bersama dengan kehadiran orang-orang yang dia cintai. Gambar itu memiliki apa yang disebut oleh Robinson sebagai "fase Pra-Raphaelite", di mana dia berusaha untuk membuat momen abadi dalam latar gothic.
Cara Membuat Karya Montase
Cara membuat karya montase adalah sebagai berikut:
1. Sediakan alat dan bahan yang diperlukan.2. Gunting, lem perekat, buku gambar, kertas HVS, crayon, dan pensil warna.3. Tentukan tema dan konsep montase yang akan dibuat.4. Sesuai dengan judulnya, buat konsep yang sederhana saja, karena ini maha karya sederhana.5. Mulailah mencari gambar yang nantinya akan digabung membentuk montase.6. Cari gambar yang tampak berkaitan dengan konsep montase.7. Meskipun gambarnya jika dilihat nampak tidak masuk akal, asal mampu menarik perhatian dan berkesinambungan maka bisa digunakan.8. Gunakan kreativitas dan imajinasi dengan maksimal.9. Jika sudah menemukan gambar yang sesuai, mulai potong gambar yang sudah dicetak sebelumnya.10. Potong dengan baik agar saat ditempel tidak terlihat aneh dan benar-benar cocok dijadikan karya seni.11. Pastikan untuk memotong gambar yang menjadi objeknya dan pilih yang mudah.12. Mulai tempelkan gambar yang sudah dipotong sebelumnya.13. Lebih baik lagi untuk menyusunnya tanpa lem terlebih dahulu, tujuannya agar lebih rapi dan tidak banyak kesalahan yang terjadi.14. Pastikan background yang akan digunakan untuk menempel tak begitu meriah.15. Jika ingin menggunakan background yang sudah bercerita, pastikan gambar yang akan ditempel tidak berlebihan dan tetap terlihat berkaitan.16. Tambahkan warna arsiran untuk penegas kepingan gambar montase yang dibuat.17. Jangan sampai warna ini mendominasi seluruh karya dalam montase karena bisa membuat tempelan lebih kentara.18. Mulai lihat hasil karya yang sudah dibuat.19. Lakukan modifikasi jika masih ada yang kurang dan tak menarik di dalam gambar.20. Selesai.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya