Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengetahui Info Hujan dan Cuaca melalui Alam, Bukan Hanya Mendung Saja

Mengetahui Info Hujan dan Cuaca melalui Alam, Bukan Hanya Mendung Saja Ilustrasi hujan. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Kita mungkin pernah merasa was-was ketika keluar rumah dan berpikir "apakah hari ini akan hujan atau tidak?". Apalagi ketika melihat awan mendung di atas langit. Keinginan untuk keluar rumah pun semakin hilang, dan akhirnya memutuskan untuk tetap di rumah.

Awan mendung memang sudah sering dijadikan patokan banyak orang untuk memperkirakan hujan. Namun, mendung tak selalu menandakan turunnya hujan, dan turunnya hujan tak selalu diiringi oleh awan mendung.

Memang penting untuk memperkirakan cuaca di luar, agar rencana Anda bisa berjalan lancar. Namun, jangan hanya berpatokan pada awan mendung saja. Anda bisa memperhatikan lingkungan di sekitar Anda. Langit, tanaman, hingga hewan-hewan bisa memberikan tanda-tanda dan info hujan pada Anda.

Meski saat ini sudah tersedia berbagai aplikasi untuk mengetahui cuaca pada hari itu, namun mempelajari bagaimana lingkungan sekitar Anda merespon terhadap perubahan cuaca juga tak kalah penting.

Mendapatkan info hujan dari alam juga akan melatih kepekaan Anda terhadap lingkungan sekitar. Anda juga mengurangi ketergantungan pada teknologi dan beralih mengandalkan apa yang selalu tersedia di luar sana.

Selain tanda-tanda umum seperti awan mendung, berikut kami sampaikan beberapa tanda-tanda lain yang diberikan oleh alam untuk membantu memperkirakan turunnya hujan atau tidak.

Matahari Terbit Berwarna Merah

tanda tanda hujan

commons.wikimedia.org

Ada pepatah mengatakan, “Red sky at night, sailor’s delight. Red sky in the morning, sailors take warning.” Dikutip dari theactivetimes.com, National Oceanic and Atmospheric Administration menyebutkan jika langit merah adalah hasil dari cara sinar matahari tersebar di sistem cuaca yang berbeda.

Matahari terbit yang berwarna merah dapat berarti bahwa sistem tekanan tinggi telah berlalu dan badai, atau sistem tekanan rendah, mungkin bergerak ke arah timur. Matahari terbit dengan rona merah tua dapat menunjukkan bahwa ada kandungan air yang tinggi di atmosfer sekaligus memberi info hujan mungkin akan segera datang.

tanda tanda hujan

wallpaperflare.com

Amati Embun di Rumput

Jika ada embun di rerumputan pada pagi hari, itu bisa menjadi pertanda bahwa hari akan cerah. Embun sering terbentuk setelah malam yang sejuk dan cerah. Jika embun sempat terbentuk di tanah, itu berarti langit cerah memungkinkan bumi mendingin dan air mengembun. Dan sebaliknya, jika Anda melihat rumput kering, ini menunjukkan bahwa ada awan dan angin kencang, sekaligus memberi info hujan akan datang.

Dengarkan Bunyi Jangkrik

ilustrasi jangkrik

©Shutterstock/ahnhuynh

Seberapa sering jangkrik berbunyi sebenarnya bervariasi sesuai dengan suhu sekitarnya. Saat suhu naik, metabolisme jangkrik juga meningkat dan memungkinkan proses yang memicu suara yang terjadi lebih cepat. Hitung berapa kali jangkrik berbunyi dalam 15 detik, lalu tambahkan 37. Angka yang Anda dapatkan akan menjadi perkiraan suhu di luar dalam derajat Fahrenheit.

ilustrasi awan

zmescience.com

Awan Putih yang Halus

Untuk mendapatkan info hujan atau cuaca lainnya, coba Anda lihat awan di atas. Jika Anda melihat awan putih berbulu di atas kepala, itu akan menjadi hari yang cerah. Awan cumulus memiliki warna putih cemerlang dengan garis-garis tajam dan terlihat seperti gundukan. Awan ini akan terlihat pada hari-hari cerah dan menjadi tanda bahwa tidak ada hujan atau badai.

Perhatikan Burung yang Terbang

dalam formasi

© Johannes Friz

Mendapatkan info hujan juga bisa dengan memperhatikan perilaku burung yang terbang. Jika burung terbang tinggi, kemungkinan cuaca akan cerah dan tenang. Tetapi jika mereka terbang lebih dekat ke tanah, itu karena tekanan udara dari sistem badai membuat mereka sulit untuk terbang di ketinggian yang lebih tinggi.

Katak Berbunyi dengan Keras

Alasan katak berkokok lebih keras pada hari hujan ada hubungannya dengan kawin. Hujan dan genangan air hujan menciptakan kondisi optimal bagi katak betina untuk bertelur, sehingga katak jantan menciptakan suara yang lebih keras untuk menarik pasangannya. Katak juga umumnya menyukai cuaca yang lembap yang sering menimbulkan hujan.

Lebah menjadi Lebih Aktif

Lebah juga dianggap bisa memberikan info hujan pada manusia. Sebuah penelitian yang dilakukan di Jiangxi Agricultural University di China menemukan bahwa lebah madu bekerja lebih keras dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk mencari madu pada hari-hari sebelum hari hujan, dibandingkan dengan hari-hari ketika tidak ada hujan. Penelitian menunjukkan tanda-tanda bahwa lebah mungkin dapat merasakan perubahan atmosfer sebelum hujan.

hitam

©AFP

Perhatikan Perilaku Semut

Anda juga bisa mendapatkan informasi terkait cuaca dari teman kecil yang sering kita jumpai ini. Ya, semut memiliki banyak cara untuk menunjukkan kepada manusia bahwa hujan akan segera datang.

Pertama, ketika semut sering mengganggu Anda di dapur, itu pertanda kemungkinan akan turun hujan. Yang kedua, semut juga akan membangun sarang mereka lebih tinggi sebagai pertanda bahwa hujan akan turun. Dan terakhir, kemungkinan cuaca akan basah ketika Anda melihat para semut ini lebih aktif dari biasanya.

(mdk/ank)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP