Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Makanan Ikan Arwana Terbaik dan Berkualitas, Berikut Cara Memeliharanya

Mengenal Makanan Ikan Arwana Terbaik dan Berkualitas, Berikut Cara Memeliharanya Ikan Arwana. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Memelihara ikan hias menjadi salah satu hobi favorit bagi banyak orang. Selain karena bentuknya yang unik dan cantik, memelihara ikan hias juga cenderung mudah dilakukan. Ada begitu banyak macam ikan hias yang bisa kamu pilih untuk jadi koleksi peliharaan di rumah.

Bagi beberapa orang memelihara ikan hias bahkan menjadi suatu gaya hidup di mana semakin mahal dan langka ikan hias yang dia pelihara maka semakin tinggi nilai seseorang di mata sesama pencinta ikan hias. Maka tak heran bila kemudian banyak orang rela merogoh kocek hingga puluhan juta untuk membeli ikan hias. Dalam hal ini ikan arwana menjadi salah satu jenis ikan hias yang dibanderol cukup fantastis hingga puluhan juta.

Salah satu yang penting diperhatikan dalam memelihara ikan hias adalah memilih makanan yang pas sehingga pertumbuhan ikan dan kesehatannya tetap terjamin. Selain mencari tahu harga ikan arwana, sebelum memelihara kamu juga perlu tahu jenis makanan hingga perawatannya tentu agar ikan yang kamu pelihara tetap hidup dengan baik.

Berikut makanan ikan arwana terbaik dan berkualitas yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com dan journal.unair.ac.id pada Kamis, (11/3/2021).

Makanan Ikan Arwana

Tahukah kamu bahwa telah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa variasi pemberian pakan dapat menyebabkan pertumbuhan merata antara benih ikan arwana. Setiap ikan membutuhkan kadar protein yang berbeda untuk pertumbuhan dan dipengaruhi pula oleh umur atau ukuran ikan. Namun pada umumnya ikan membutuhkan protein sekitar 35-50% dalam pakannya.

Dalam hal ini pakan alami merupakan pilihan terbaik untuk benih ikan arwana karena mengandung protein yang tinggi seperti jangkrik, cacing darah, dan jentik.

Cara memelihara Ikan Arwana

1. Perisapan KolamCara memelihara ikan arwana yang pertama adalah mempersiapkan kolamnya terlebih dahulu, pastikan kolam ikan memiliki jenis tanah berlempung dan derajat kemiringan saluran pemasukan dan pengeluaran maksimal satu persen serta berukuran 10X10 meter. Kolam terlebih dulu dilakukan pengeringan air dengan menggunakan pompa diesel dan dilakukan pembersihan dari rumput dan ganggang.

Sebaiknya lumpur juga dibersihkan menggunakan bambu yang dimodifikasi menjadi alat untuk menyeka rumput. Pengeringan kolam dilakukan di bawah terik matahari selama dua hari hingga tanah benar-benar tidak mengandung air. Selanjutnya dilakukan pengisian air hingga ketinggian 1,5 meter dan dibiarkan selama tiga hari sebelum dilakukan penebaran induk.

2. Perhatikan Kualitas AirCara memelihara ikan arwana berikutnya dengan memperhatikan kualitas air. Parameter kualitas air untuk ikan arwana sangat diperhatikan terutama suhu dan pH di dalam kolam. Suhu yang terdapat di kolam sebaiknya berkisar antara 27- 29oC dan pH berkisar antara 6,5 – 7,5. Penggantian air dilakukan sebanyak 30-34% dari total volume dengan air deklorinisasi.

3. Pilih Induk yang BerkualitasSelanjutnya, pilihlah induk yang berkualitas. Penyeleksian induk untuk ikan arwana harus benar-benar diperhatikan ras murni, bentuk morfologi, umur induk, berat badan serta kesehatannya. Induk yang berkualitas dapat dilihat dari tingkat kematangan gonadnya.

Ciri-ciri induk betina yang matang gonad adalah perut mulai turun, pada usus menjadi lebar dan warnanya cerah pada saat di kolam, jika dilihat dari perilaku induk betina adalah kepala betina menghadap ke atas (menganga) sedangkan pada induk jantan yang matang gonad yaitu nafsu makan berkurang bahkan tidak mau makan dan warna tubuhnya lebih cerah dari biasanya.

4. Pemberian PakanPakan yang digunakan dalam proses pemijahan ada empat jenis adalah jangkrik, ulat jerman, udang beku yang sudah dikuliti (skinless) dan katak dalam kondisi hidup. Sebab pakan hidup merupakan jenis pakan utama bagi arwana sebagai ikan karnivora. Pakan yang diberikan pada ikan budi daya hendaknya bervariasi untuk menekan risiko kekurangan gizi tertentu.

5. Proses Pemijahan AlamiTeknik pemijahan secara alami dengan kondisi kolam yang dibuat serupa dengan habitat aslinya. Ikan arwana yang akan memijah dapat dilihat dari cara berenang yang berpasangan dan memisahkan diri dari kelompok, biasanya ditunjukkan dengan ciri-ciri berenang di pinggir kolam.

Pasangan yang telah berenang berduaan akan saling menjaga. Induk yang sudah berpasangan akan melawan jika ada induk lain yang mengganggu atau mendekat. Proses pemijahan tidak berlangsung begitu saja, daya rangsang luar seperti curah hujan, suhu, dan kondisi air akan mempengaruhi rangsangan induk betina untuk melepas telur. Suhu yang optimal untuk arwana memijah adalah 27oC.

Pemijahan ikan arwana berlangsung secara external fertilization atau pembuahan di luar tubuh. Induk betina akan mengeluarkan telur dan kemudian induk jantan mengeluarkan spermanya untuk membuahi telur.

Telur hasil pembuahan akan disimpan oleh induk jantan di dalam mulut selama dua bulan, dalam jangka waktu itu induk jantan tidak akan makan atau berpuasa. kuran mulut induk jantan menjadi lebih besar dan rahang bawah menggelembung. Telur yang di dalam mulut induk jantan akan disimpan hingga menetas menjadi larva.

Setelah mampu berenang pada umur sekitar 2 minggu, larva dimuntahkan keluar dari mulut si jantan. Jika ini dibiarkan larva yang baru menetas tersebut dapat dimakan kembali oleh si induk atau di mangsa arwana lain. Karena itu larva perlu dipanen paksa sebelum masa pengeraman berakhir.

6. Proses PanenPemanenan induk yang mengerami telur dijaring kemudian dipilih. Cara mengeluarkan telur dari mulut, ikan harus berada di dalam air. Ikan terlebih dahulu diputar supaya kondisi ikan tenang, salah satu mata ikan harus ditutup dengan kain.

Mulut ikan harus dibuka lebar supaya telur yang ada didalam keluar tanpa terkena bibir dan gigi ikan dan hanya boleh dilakukan satu kali pengeluaran, supaya telur tidak mengalami kerusakan. Dari data yang diperoleh di PT. Arwana Indonesia, hasil panen yang di dapat pada siklus ini sebanyak 40 ekor.

(mdk/nof)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP