Mengenal Hari Tasyrik dan Larangannya, Umat Muslim Wajib Tahu

Selasa, 12 Juli 2022 15:45 Reporter : Novi Fuji Astuti
Mengenal Hari Tasyrik dan Larangannya, Umat Muslim Wajib Tahu Ilustrasi makan. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Setelah kita melalui dalam setahun itu ada tiga sepuluh hari yang mulia dan mengandung kelebihan dibandingkan dengan hari yang lain yakni sepuluh akhir ramadan, sepuluh awal Zulhijjah dan sepuluh awal bulan Muharram. Selanjutnya, bulan Dzulhijjah juga merupakan bulan di mana umat islam disyariatkan untuk mengerjakan ibadah yang tidak ada di bulan lain yakni berkurban.

Dalam sejarahnya, ibadah kurban tidak bisa dilepaskan dari kisah Nabi Ibrahim AS. dan Nabi Ismail AS. Di mana Nabi Ibrahim AS, karena perintah Allah SWT rela mengorbankan anak yang ia cintai yaitu Nabi Ismail AS. Begitu juga dengan umat Islam saat ini, umat Islam dituntut untuk dapat mengorbankan sedikit harta yang dicintai dan miliki untuk bukti kepatuhan kita kepada Allah SWT.

Membahas tentang batas waktu pelaksanaan penyembelihan kurban, kurban dilaksanakan setelah pelaksanaan salat Iduladha dan berakhir pada hari tasyrik yaitu 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. Berikut ini lebih jauh informasi mengenai hari tasyrik dan larangannya, umat muslim wajib tahu telah dirangkum dari cendekia.kemenag.go.id dan berbagai sumber lainnya:

2 dari 4 halaman

Apa yang Dimaksud dengan Hari Tasyrik?

sapi kurban sby

©2013 Merdeka.com

Hari Tasyrik menurut ahli bahasa dan ahli fikih adalah tiga hari setelah Hari Raya Idhuladha (nahar) yakni tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Dinamakan tasyrik karena di hari-hari tersebut daging-daging qurban didendeng (dipanaskan di bawah terik matahari).

Kata “Tasyriq” adalah masdar dari fiil madhi (kata kerja) “syarraqa” yang bermakna “matahari terbit, menjemur sesuatu,”.

Jumhur ulama menyatakan disunnahkan takbiran setelah sholat fardhu di hari-hari tasyrik. Selain karena itu bagian dari amal shalih, juga secara praktik ada beberapa sahabat yang sudah melakukannya.

3 dari 4 halaman

Ibadah yang Dianjurkan di Hari Tasyrik

Imam Bukhari mengutip hadits keutamaan Hari Tasyrik sebagai waktu istimewa untuk ibadah yang diriwayatkan dari sahabat Ibnu Abbas ra.:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَّ أَنَّهُ قَالَ مَا الْعَمَلُ فِي أَيَّامٍ أَفْضَلَ مِنْهَا فِي هَذِهِ

Artinya: “Dari sahabat Ibnu Abbas ra., dari Nabi Muhammad saw, ia bersabda, ‘Tidak ada amal pada hari-hari ini yang lebih utama daripadanya di hari-hari ini,’” (HR Bukhari).

Adapun berikut ini merupakan ibadah yang dianjurkan di hari tasyrik yaitu:

  1. Memperbanyak berzikir kepada Allah, baik dengan membaca istighfar, tasbih, tahmid, tahlil dan lainnya.
  2. Selanjutnya, memperbanyak berdoa mohon kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.
  3. Menyembelih hewan kurban. Selain hari Iduladha, waktu untuk berkurban adalah hari-hari Tasyrik. Jika tidak sempat untuk berkurban di hari Iduladha, maka dianjurkan menyembelih hewan kurban di hari-hari Tasyrik.
  4. Makan dan minum. Di hari-hari Tasyrik, kita dilarang untuk berpuasa.
  5. Takbiran setelah melaksanakan salat wajib lima waktu. Setelah selesai melaksanakan salat lima waktu, maka dianjurkan membaca takbir, sebagaimana takbir di hari Iduladha.
4 dari 4 halaman

Larangan Hari Tasyrik

Setelah mengetahui ibadah yang dianjurkan pada hari tasyrik, kamu juga perlu tahu larangan di hari tasyrik. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa dihari tasyrik kita dilarang untuk berpuasa dan sebaliknya dianjurkan untuk makan dan minum.

Selanjutnya, hari tasyrik disebut antara lain dalam hadits riwayat Imam Muslim sebagai hari makan dan minum:

عَنْ نُبَيْشَةَ الْهُذَلِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَزَادَ فِي رواية وَذِكْرٍ لِلَّهِ

Artinya: “Dari Nubaisyah Al-Hudzali, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, Hari Tasyrik adalah hari makan, minum (pada riwayat lain), dan hari dzikir,” (HR Muslim).

Sebagian ulama berbeda pendapat perihal larangan puasa di Hari Tasyrik. Imam Syafi’i dalam qaul jadid-nya mengatakan larangan puasa pada Hari Tasyrik sebagaimana larangan puasa pada yaumus syak.

[nof]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini