Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kota Bogor Akan Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia, Begini Faktanya

Kota Bogor Akan Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia, Begini Faktanya Kawasan pegunungan di Megamendung, Kabupaten Bogor yang akan dibangun jembatan gantung terpanjang di dunia. ©2021 Instagram Sandiaga Uno/Merdeka.com

Merdeka.com - Kawasan Megamendung di Kabupaten Bogor, Jawa Barat sebentar lagi akan memiliki sebuah ekowisata bernama Eiger Adventure Land (EAL) dengan sejumlah fasilitas unik, salah satunya jembatan gantung terpanjang di dunia.

Lokasi ekowisata EAL sendiri berada di kaki Gunung Gede Pangrango, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung. Nantinya destinasi tersebut akan menyuguhkan suasana pemandangan alam yang indah khas wisata dataran tinggi puncak.

Melansir laman jabarprov, peletakan batu pertama pembangunan ekowisata tersebut pada Minggu (17/10) dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. Jembatan gantung yang akan jadi ikon EAL tersebut akan mulai dibuka untuk umum pada tahun 2023 mendatang.

Seperti apa faktanya? Berikut informasinya.

Miliki Panjang 530 Meter dan Mengalahkan Jembatan di Portugal

wisata jembatan gantung terpanjang di dunia di kabupaten bogor

©2021 Instagram Sandiaga Uno/Merdeka.com

Selama ini rekor jembatan gantung terpanjang di dunia dipegang oleh Arouca Bridge di Portugal. Jembatan gantung tersebut memiliki panjang 516 meter, dan melintasi sebuah ngarai dengan ketinggian sekitar 175 meter.

Melansir laman goodnewsfromindonesia, jembatan gantung di kawasan Megamendung tersebut akan dibangun sepanjang 530 meter (lebih panjang 14 meter dari Arouca Bridge) dan akan membelah kaki gunung Gede Pangrango.

Sebelumnya, Jawa Barat juga pernah memiliki jembatan terpanjang di Asia Tenggara bernama Jembatan Situ Gunung yang berlokasi di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.Jembatan tersebut memiliki panjang 243 meter, dengan ketinggian 107 meter di atas permukaan laut.

Suguhkan Suasana Petualangan Tropis

wisata jembatan gantung terpanjang di dunia di kabupaten bogor

©2021 Instagram Sandiaga Uno/Merdeka.com

Keberadaan jembatan tersebut nantinya akan menambah keasyikan pengunjung saat menikmati tempat wisata ini. Di EAL ini nantinya pengunjung juga bisa menikmati aktivitas lainnya seperti berpetualang menyusuri hutan, jalan-jalan budaya, permainan ruang terbuka, desa tradisional, tempat penginapan bernuansa alam, penangkaran, naik gunung, kemping, hingga jelajah nusantara.

Keindahan tempat wisata ini juga akan ditambah dengan adanya kereta gantung sepanjang 836 meter, yang juga akan menjadi landmark wisata di kawasan puncak tersebut.

"Kita harapkan ini menjadi suatu kebanggaan bukan hanya dari Jawa Barat tapi juga buat Indonesia. Ini merupakan persembahan kita untuk ikon pariwisata dunia," kata Sandiaga Uno.

Telan Anggaran Rp800 Miliar

Sandiaga Uno berharap pembangunan ekowisata ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi kerakyatan, mengingat investasi yang digelontorkan untuk proyek wisata alam ini tidak sedikit yakni sebesar Rp800 miliar.

Menurut Sandi, dengan dibangunnya wisata alam ini akan ada banyak lapangan kerja yang dibuka. Diperkirakan ada sekitar 600 lapangan kerja di tahap satu yang akan menyerap masyarakat sekitar.

"Total lapangan kerja 600 tahap 1 dan tahap selanjutnya tentu akan lebih tinggi lagi. Kita harapkan jadi sarana saluran berkat bagi kita semua," ujarnya.

Sementara itu Ronny Lukito selaku pendiri sekaligus pemimpin dari Eigerindo MPI menjelaskan, aspek yang menjadi tujuan didirikannya ekowisata EAL tersebut di antaranya ekologi, etnologi, ekonomi, edukasi, estetika, etika, dan entertainment.

Menurutnya, dalam pembangunan ini pihaknya berupaya mencegah kerusakan alam semaksimal mungkin. Sesuai peraturan dari kehutanan yang dikelola 10 persen dan hanya menggunakan lahan sebesar 1,57 persen dari total luasan area 325,89 ha.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP