Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah Letkol Atang Sendjaja, Prajurit Kebanggan Jawa Barat yang Namanya Dijadikan Lapangan Terbang di Bogor

Kisah Letkol Atang Sendjaja, Prajurit Kebanggan Jawa Barat yang Namanya Dijadikan Lapangan Terbang di Bogor

Kisah Letkol Atang Sendjaja, Prajurit Kebanggan Jawa Barat yang Namanya Dijadikan Lapangan Terbang di Bogor

Atang gugur saat mengawal helikopter raksasa yang didatangkan langsung dari negara tirai besi.

Pangkalan TNI Angkatan Udara Atang Sendjaja yang berada di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, jadi salah satu tonggak sejarah kemajuan Angkatan Udara Republik Indonesia yang ketika itu bernama AURI.

Nama Atang Sendjaja diketahui berasal dari seorang prajurit kebanggaan Jawa Barat, yakni Letnan Kolonel (Letkol) Atang Sendjaja. Ia lahir di Bandung pada 17 Maret 1928.

Atang memiliki karier yang gemilang sejak masuk Sekolah Perwira Perbekalan (logistik) dan Sekolah Ilmu Siasat (SIS) pada tahun 1955. Usai lulus, Atang mendapat gelar Letnan Muda Udara Satu atau setara dengan calon perwira.

Saking gemilangnya sosok Atang, dirinya pernah dikursuskan di Moskow, Uni Soviet (Rusia) dalam bidang pertahanan angkatan udara. Ia juga banyak dilibatkan dalam pembelian alutsista.

Kisah Letkol Atang Sendjaja, Prajurit Kebanggan Jawa Barat yang Namanya Dijadikan Lapangan Terbang di Bogor

Sayangnya, karier Atang berakhir saat mengawal helikopter raksasa yang didatangkan langsung dari negara tirai besi. Berikut kisah selengkapnya.

Sepak Terjang Prajurit Kebanggaan Jawa Barat

Sepak Terjang Prajurit Kebanggaan Jawa Barat

Semenjak belajar di sekolah perwira angkatan udara, Atang memang menjadi salah satu siswa yang menonjol di sana.

Merujuk laman lanud-atangsendjaja.tni-au.mil.id, Atang memulai karier saat ditugaskan di Markas Besar Angkata Udara (MBAU) Jakarta.

Karena prestasinya yang gemilang, karier Atang kemudian meningkat, menjadi Letnan Udara Dua atau Letkol Dua. Sebelumnya Atang dikenal sebagai sosok Perwira Teknik yang bersahaja dan memiliki sepak terjang yang bagus di bidang yang ia geluti, yakni seputar teknik penerbangan.

Dilibatkan dalam Misi Pembelian Alat Perang

Karena piawai di bidang pertahanan udara, Atang lantas dilibatkan di dalam misi pembelian alat utama sistem senjata (alutsista) untuk keperluan militer dalam negeri.

Pada 1960, AURI memang tengah menguatkan sistem pertahanan negaranya dengan memborong alat angkut udara untuk militer yakni helikopter Mi-6.

Kisah Letkol Atang Sendjaja, Prajurit Kebanggan Jawa Barat yang Namanya Dijadikan Lapangan Terbang di Bogor

Mengutip Indo Militer, Mi-6, menjadi helikopter kebanggaan Republik Indonesia karena kemapuannya yang andal. Heli ini salah satu yang terbesar di dunia kala itu. Fungsinya untuk mengangkut kendaraan lapis baja ringan dalam operasi di daerah konflik terpencil.

Dikursuskan di Moscow

Pada 12 Januari 1961, Atang Sendjaja diberangkatkan ke Moscow, Uni Soviet untuk mengikuti kursus Advanced Operations & Maintenance Course.

Ini merupakan pendalaman ilmu untuk operasi militer dan perbaikan alutsista.

Setelah kembali, ia masih dilibatkan dalam pembelian Mi-6, sebanyak 6 hingga 11 unit untuk kebutuhan dalam negeri.

Pembeliannya dilakukan mulai 1965 sampai 1966, yang ketika itu memakan korban sosok Atang Sendjaja sendiri.

Gugur saat Kawal Helikopter Uni Soviet

Pada 1966, Atang Sendjaja diangkat menjadi Komandan Departemen Materiil 091 Tanjung Priuk dengan pangkat Kapten Udara. Saat itu ayah lima anak tersebut turut merintis satu skuadron helikopter.

Pada 29 Juli di tahun itu menjadi hari duka bagi AURI. Markas Besar Angkata Udara (MBAU) Jakarta mendapat kabar bahwa Atang Sendjaja gugur saat mengawal sejumlah unit helikopter Mi-6 yang baru datang dari Uni Soviet di Pelabuhan Tanjung Priok.

Ketika itu, heli baru saja dipindahkan dari atas kapal ke sebuah truk khusus untuk diantar ke Lanud Halim Perdana Kusumah. Atang pun masuk ke dalam heli dan mengecek kondisinya.

Ketika itu juga buntut helikopter tersangkut di kabel listrik bertegangan tinggi sebelum masuk Lanud Halim Perdana Kusumah. Atang yang berada di dalam kabin besi pun terperangkap dan meninggal seketika karena terkena tegangan listrik.

Dimakamkan di TPU Kalibata dan Namanya Jadi Lapangan Terbang di Bogor

Dimakamkan di TPU Kalibata dan Namanya Jadi Lapangan Terbang di Bogor

Almarhum Atang kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Pangkatnya juga dinaikkan secara Anumerta menjadi Letkol Udara Anumerta.

AURI juga mengabadikan nama Atang Sendjaja menjadi Pangkalan Udara Atang Sendjaja di Bogor, setelah sebelumnya bernama Pangkalan Udara Semplak.

Saat ini namanya menjadi TNI Angkatan Udara Atang Sendjaja dan komandonya berada langsung di bawah Komando Operasi TNI AU I Jakarta.

Tugas utamanya adalah menyiapkan pembinaan dan pengoperasian seluruh satuan yang berada di bawah jajarannya.

Kisah Letkol Atang Sendjaja, Prajurit Kebanggan Jawa Barat yang Namanya Dijadikan Lapangan Terbang di Bogor

Gerbang masuk Lanud Atang Sendjaja

Diserang KKB Dekat Kantor Bupati Intan Jaya, Satu Prajurit TNI dan Warga Sipil Tertembak

Diserang KKB Dekat Kantor Bupati Intan Jaya, Satu Prajurit TNI dan Warga Sipil Tertembak

Keduanya telah dievakuasi dengan helikopter ke Timika

Baca Selengkapnya
Gagah Berkacamata Hitam, Jenderal Bintang 4 TNI Polri Sama-Sama Lulusan 91 Kompak Pantau Situasi dari Heli

Gagah Berkacamata Hitam, Jenderal Bintang 4 TNI Polri Sama-Sama Lulusan 91 Kompak Pantau Situasi dari Heli

Momen Panglima TNI bersama Kapolri lakukan patroli udara dengan helikopter.

Baca Selengkapnya
Cak Imin Ngaku Relawan di Gresik Diintimidasi Aparat, Bakal Lapor Jokowi

Cak Imin Ngaku Relawan di Gresik Diintimidasi Aparat, Bakal Lapor Jokowi

Anies disebutnya kesulitan mendaratkan helikopter yang ditumpanginya, karena mendapat penolakan mendarat diberbagai tempat.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Penjelasan Bawaslu Kabar Helikopter Anies Dilarang Mendarat di Tuban: Tak Ada Laporan akan Landing

Penjelasan Bawaslu Kabar Helikopter Anies Dilarang Mendarat di Tuban: Tak Ada Laporan akan Landing

Bawaslu mengatakan, setelah berkoordinasi dengan Kapolres, tidak ada surat pemberitahuan dari Anies maupun panitia setempat untuk melakukan pendaratan.

Baca Selengkapnya
Penampakan Helikopter Ambulans Polri untuk Mudik Lebaran 2024, Siap Evakuasi Pemudik saat Kondisi Darurat

Penampakan Helikopter Ambulans Polri untuk Mudik Lebaran 2024, Siap Evakuasi Pemudik saat Kondisi Darurat

Helikopter tersebut dipersiapkan agar dapat menjangkau beberapa wilayah di Pulau Jawa.

Baca Selengkapnya
Dahsyatnya Kecelakaan Angkot Tabrak Pospol di Jagakarsa: tembok Bolong dan Penumpang Terpental Keluar

Dahsyatnya Kecelakaan Angkot Tabrak Pospol di Jagakarsa: tembok Bolong dan Penumpang Terpental Keluar

Ada seorang wanita yang sedang menyebrang jalan dari barat menuju timur. Sehingga, korban pun tertabrak.

Baca Selengkapnya
Kapolri Naik Heli Bareng Menkopolhukam Tinjau Kesiapan Arus Mudik di Merak

Kapolri Naik Heli Bareng Menkopolhukam Tinjau Kesiapan Arus Mudik di Merak

Keduanya menaiki helikopter dan melihat langsung situasi Pelabuhan Merak melalui pantauan udara.

Baca Selengkapnya
Jokowi Serahkan Pesawat Super Hercules, Heli Serbu & Helikopter Pendeteksi Kapal Selam ke Menhan Prabowo,

Jokowi Serahkan Pesawat Super Hercules, Heli Serbu & Helikopter Pendeteksi Kapal Selam ke Menhan Prabowo,

Penyerahan tiga alutsista udara ini guna memperkuat pertahanan negara

Baca Selengkapnya
Sejumlah Tokoh Nasional Hadiri Pemakaman Sesepuh Jabar Solihin GP

Sejumlah Tokoh Nasional Hadiri Pemakaman Sesepuh Jabar Solihin GP

Mantan Gubernur Jawa Barat, Letnan Jenderal (Purn) Solihin Gautama Purwanegara (GP) meninggal dunia pada Selasa (5/2).

Baca Selengkapnya