Kisah Haru Dokter yang Meninggal Karena Covid-19, Rela Tunda Pernikahan
Merdeka.com - Berada di garis depan penanganan Covid-19 rupanya tidak membuat seorang dokter gentar untuk menghadapinya. Rela menunda momen berharga hingga kehilangan nyawa seakan menjadi taruhan bagi seorang tenaga medis di tengah merebaknya wabah Covid-19.
Seperti yang dialami oleh seorang dokter asal Jakarta yang harus gugur sebagai pahlawan Covid-19 yang bernama Michael Marampe. Sebelum meninggal, dokter yang biasa disapa Mike itu juga membagi kisahnya dalam melawan virus ganas tersebut.
Menunda Momen Spesial

Akun Instagram @mikemarampe ©2020 Merdeka.com
Dilansir dari Kapanlagi, Dokter muda yang juga sebagai ahli mentalist tersebut sebelum meninggal harus rela untuk menunda hari pernikahannya di tanggal 11 April 2020 lalu. Ia rencananya akan menikah dengan sang tunangan yang juga seorang musisi bernama Tri Novia Septiani.
Alasan Mike untuk menunda hari pernikahan karena ia masih harus bertugas menjadi garda depan untuk lawan corona. Sebagai dokter Ia harus membantu menyembuhkan para pasien Covid-19 di salah satu rumah sakit di Jakarta.
Namun sayang, sebelum mewujudkan hari spesialnya itu dokter Mike harus menghadapi takdirnya. Ia meninggal dunia pada hari Sabtu, 25 April 2020 lalu akibat tertular Covid-19.
Sempat Membaik dan Tuliskan Pesan Semangat Kepada Tenaga Kesehatan

Akun Instagram @mikemarampe ©2020 Merdeka.com
Sepekan sebelum kepergiannya, Dokter Mike sempat menuliskan pesan semangat kepada para petugas medis. Mereka lah tiada lelah berada di garis depan demi menghalau virus asal Tiongkok itu.
Selain itu ia juga menyampaikan bahwa dirinya tertular Virus Corona dan sudah memasuki hari 8 di rawat di rumah sakit. Ia juga merasa sudah semakin membaik, ujarnya dalam video itu.
“Saya sudah berada disini 8 hari dan Puji Tuhan Keluhan Saya semakin membaik hanya tinggal batuk sedikit sedikit. Buat teman teman yang ada di garda terdepan tetap semangat dan wajib menggunakan APD yang sesuai standart. Semangat Selalu dokter ,perawat ,dan semua tim yang mengambil bagian dalam memerangi COVID-19. Buat teman teman lainnya bantu kami tim medis dengan tetap dirumah dan beraktifitas di rumah. KITA PASTI MENANG !! TUHAN MEMBERKATI DAN SELALU DALAM PERLINDUNGANNYA.“ tulis dokter Mike sebelum meninggal.
Bangga Menjadi Seorang Dokter

Akun Instagram @mikemarampe ©2020 Merdeka.com
Dalam video tersebut ia juga mengungkapkan rasa bangganya dan semangatnya sebagai seorang tenaga Kesehatan, karena bisa membantu sesama dan bisa melayani pasien dalam melawan Covid-19.
“Buat saya menjadi seorang dokter adalah suatu kebanggaan tersendiri, tetap bisa melayani pasien, bisa membantu banyak orang, dan tidak ada penyesalan sedikitpun” ungkap dokter Mike dalam video di akun Instagram pribadi miliknya @mikemarampe.
Sampaikan Pesan Spesial Kepada Tunangan

Akun Instagram @mikemarampe ©2020 Merdeka.com
Sehari setelah membuat video ungkapan semangat, Mike juga mengunggah foto bersama sang tunangan Tri Novia Septiani. Ia mengucapkan rasa syukur terhadap Tuhan karena sudah diberikan seseorang yang mampu menjadi penjaga dan pendamping yang luar biasa. Diketahui keduanya telah menjalin asmara selama 8 tahun.
“Tri Novia Septiani Tunanganku Adalah malaikat penjaga ku,anugerah yang Tuhan Berikan padaku selama 8 Tahun dia selalu menjadi penopang pendoa dan penyemangat dalam hidup ku.Aku sebagai laki laki adalah laki laki terjahat yang sering sekali tega menyakiti hatinya tega melakukan hal hal sangat melukainya.
Dan lagi hingga detik ini jika bukan karena Tuhan memakai dia dalam hidup ku aku sudah tiada berkali kali.Terima Kasih Tunangan ku Tri Novia Septiani kamu adalah Anugrah dalam hidupku yang terindah dari Tuhan Yesus Penyelamat Ku. Aku mencintaimu dan mengasihi mu selalu Semangat sayang ku nyume ku ninah hambukmula tumpak munces @miknov.id”. tulis Dokter Mike dalam unggahan terakhirnya.
(mdk/nrd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya