Antisipasi Corona, Suhu Tubuh di Atas 37,5 Derajat Celcius Tidak Boleh Masuk Istana
Merdeka.com - Senin (2/3) kemarin Presiden Joko Widodo telah mengumumkan secara resmi bahwa dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) positif virus corona (COVID-19). Hal tersebut menyebabkan beberapa tempat umum termasuk tempat vital memperketat pengamanan untuk mengantisipasi virus corona.
Salah satu tempat yang memperketat pengalaman adalah Istana Kepresidenan yang berada di wilayah Jakarta Pusat.
Menjaga Kebersihan
Di area lobi Istana Kepresidenan sudah terdapat alat pembersih tubuh untuk tamu yang akan masuk. Alat tersebut meliputi tisu basah, tisu kering dan gel antiseptik atau hand sanitizer.
Tamu yang akan masuk ke dalam Istana Kepresidenan wajib untuk membersihkan tangan dengan peralatan kesehatan yang sudah disediakan. Setelah dirasa bersih dan diperiksa oleh petugas, para tamu yang berkepentingan dipersilakan masuk dan akan tetap melalui prosedur pemeriksaan seperti biasa.
Pemeriksaan Suhu Tubuh
Usaha preventif ini dilakukan oleh jajaran keamanan Istana Kepresidenan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona. Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mewajibkan tamu yang berkepentingan untuk diperiksa suhu tubuhnya menggunakan alat termometer gun.
Hal tersebut dibantu oleh petugas kesehatan yang berada di wilayah Istana Kepresidenan. Jika terdapat tamu yang bersuhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius akan disarankan untuk memeriksakan dirinya di klinik kesehatan yang dirujuk petugas kesehatan tersebut. Sedangkan tamu yang bersuhu tubuh di bawah 37,5 derajat celcius akan diperbolehkan untuk masuk ke wilayah Istana Kepresidenan.
(mdk/dem)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya