Ikan Blue Marlin Jadi Ikon Kabupaten Pangandaran, Begini Asal Usulnya

Rabu, 25 Mei 2022 10:16 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Ikan Blue Marlin Jadi Ikon Kabupaten Pangandaran, Begini Asal Usulnya Tugu Marlin Pangandaran. ©2022 tourism.pangandarankab.go.id/Merdeka.com

Merdeka.com - Patung Ikan Blue Marlin berukuran besar menjadi sambutan hangat bagi siapapun yang memasuki wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Terletak di kawasan bundaran Masjid Besar Al- Istiqomah, replika tersebut saat ini menjadi ikon khas dari daerah yang resmi berdiri pada tahun 2012 tersebut.

Saat malam hari, lokasi tersebut terpantau indah dengan adanya air barisan mancur dan lampu yang menyala di sela-selanya. Bagi para pelancong dari luar kota, tugu atau bundaran marlin selalu jadi daya tarik untuk sekedar berswafoto atau mengabadikannya di media sosial.

Lantas apa filosofi dan asal-usul di balik tugu ikan berwarna dominan biru, dan bermulut pedang tersebut? Berikut informasinya.

2 dari 3 halaman

Filosofi Tugu Ikan Marlin

Dilansir dari laman resmi Pemkab Pangandaran, Rabu (25/5), ikan marlin sendiri merupakan jenis ikan predator yang memiliki karakteristik lincah, senang melompat ke udara, atraktif serta mandiri di habitat aslinya. Selain itu Blue Marlin menjadi salah satu ikan dengan umur terpanjang, yakni selama 27 tahun.

Penetapan ikan Blue Marlin sebagai ikon Kabupaten Pangandaran berangkat dari karakteristik gesit dan lincah yang dimilikinya. Hal itu turut menggambarkan kondisi Kabupaten Pangandaran yang masih terbilang muda (saat ini 10 tahun), tetapi sudah mampu melompat mengimbangi kabupaten atau kota lainnya di Indonesia khususnya Jawa Barat.

Kemandirian dari Ikan Blue Marlin kemudian dimaknai juga dalam bentuk pembangunan yang tidak bergantung pada wilayah induk yang terdahulu yaitu Kabupaten Ciamis.

3 dari 3 halaman

Simbol Pemerintahan yang Kuat di Kabupaten Pangandaran

tugu marlin pangandaran
©2022 tourism.pangandarankab.go.id/Merdeka.com

Sebagai identitas, Bundaran Marlin juga turut dimaknai sebagai simbol pemerintah yang kuat di wilayah Kabupaten Pangandaran. Makna itu tersirat dari semboyan khasnya yakni “Jaya Karsa Makarya Praja”.

Arti Jaya sendiri mengacu pada kemenangan atau keunggulan, Karsa kemudian mengarah ke ide atau daya cipta yang selalu unggul dan sukses dalam pembangunan, Makarya adalah mendirikan, membangun, mengerjakan pekerjaan dengan hasil yang sangat indah dan megah. Dan Praja kemudian diartikan sebagai pembangunan yang lahir dari ide dan aspirasi oleh masyarakat setempat.

Jika disimpulkan makna "Jaya Karsa Makarya Praja" terkait dengan pemikiran yang unggul demi menciptakan pemerintahan yang kuat di Kabupaten Pangandaran. [nrd]

Baca juga:
Wagub Jabar Kemah di Pantai Madasari Bantu Geliatkan Wisata Pangandaran
Tempat Wisata di Pangandaran Populer, Bisa Jadi Destinasi Liburan
Susi Pudjiastuti Kesal Banyak Sampah di Pantai Pangandaran 'Awas Saya Tenggelamkan'
CEK FAKTA: Video Perahu Dihantam Ombak Bukan di Pantai Pangandaran
Perputaran Uang di Pangandaran Selama Libur Lebaran Diperkirakan Capai Rp600 Miliar

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini