Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dampak Racun Ikan Buntal pada Tubuh, Waspadai Ciri-cirinya

Ikan buntal adalah salah satu jenis ikan yang memiliki penampilan unik dan menarik. Ikan buntal dapat menggembungkan tubuhnya hingga tiga kali ukuran aslinya. Belum lagi dengan duri-duri yang mengelilingi tubuh ikan ini.

Tapi, selain keunikannya, ikan buntal juga menyimpan bahaya yang mematikan. Ikan ini memiliki salah satu racun paling berbahaya di dunia, yang dapat berakibat fatal bagi siapa pun yang terkena.

Bagaimana dampak racun ikan buntal ini bagi tubuh manusia? Dan kenapa mereka tidak terpengaruh dengan racunnya sendiri? Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut tentang dampak racun ikan buntal dan gejalanya yang wajib diwaspadai.

Dampak Racun Ikan Buntal

Ikan buntal memiliki daya tarik yang khas dengan bentuk tubuhnya yang menggelembung dan penuh duri. Namun, di balik pesonanya yang unik, ikan ini menyimpan bahaya yang serius. Dalam dunia ikan, ikan buntal memiliki salah satu racun mematikan di dunia.

Racun mematikan ini dapat ditemukan di kulit, duri, dan organ dalam ikan buntal. Ketika merasa terancam atau diserang, ikan ini akan mengeluarkan racun melalui tusukan duri yang terdapat pada tubuhnya.

Dampak racun ikan buntal ini dapat menyebabkan keracunan parah pada organ-organ manusia jika dikonsumsi.

Dampak racun ikan buntal sering kali mempengaruhi sistem saraf manusia. Racun ini dapat mengakibatkan kelumpuhan, kemandulan, atau bahkan kematian jika tidak segera diobati.

Gejala keracunan bisa meliputi kelemahan otot, mual dan muntah, kesulitan bernafas, penglihatan kabur, pusing, penyakit kulit, hingga koma.

Tidak hanya konsumsi daging ikan buntal yang mengancam, tetapi juga sentuhan langsung dengan kulitnya dapat berbahaya. Jika terkena duri ikan buntal, racunnya dapat dengan cepat meresap ke dalam darah manusia dan menyebabkan keracunan.

Oleh karena itu, para nelayan yang menangkap ikan buntal harus berhati-hati dan menghindari terluka oleh duri ikan ini.

Sebagai tindakan pencegahan, beberapa negara telah melarang penjualan dan konsumsi ikan buntal. Namun, di beberapa daerah di Asia, ikan buntal tetap menjadi hidangan eksotis yang diminati oleh beberapa orang, terutama pecinta makanan laut.

Ini menjadi masalah karena banyak orang yang tidak menyadari bahaya yang terkait dengan ikan ini dan mengkonsumsinya dengan tidak hati-hati.

Dalam beberapa kasus, dampak racun ikan buntal muncul akibat kesalahan dalam mengolah atau memasak ikan ini. Jika ikan buntal tidak diolah dengan benar, racunnya tetap ada dan dapat membuat orang yang memakannya menjadi korban.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki pengetahuan yang memadai tentang ikan buntal dan cara menghindari bahayanya.

<b>Kenapa Ikan Buntal Dianggap Sangat Beracun?</b>

Kenapa Ikan Buntal Dianggap Sangat Beracun?

Ikan buntal terkenal berbahaya untuk dimakan karena mengandung racun mematikan yang disebut tetrodotoxin (TTX), yang berasal dari makanannya. TTX terakumulasi di hati, gonad, kulit, dan usus ikan ini.

TTX mengikat sel saraf korban, menghalangi sinyal dan menyebabkan kelumpuhan dan seringkali kematian karena mati lemas. Namun, ikan buntal tidak terpengaruh pada racun tersebut karena mutasi genetik menghentikan TTX mengunci saraf mereka. Resistensi ini telah berkembang berulang kali pada berbagai spesies ikan buntal. Hewan lain, termasuk ular dan kodok, juga mengembangkan resistensi TTX dengan mutasi genetik yang sama persis.

Kekebalan terhadap TTX memberi ikan buntal berbagai keuntungan, seperti: predator menghindarinya, sehingga ikan buntal dapat memperluas wilayah makannya dan dengan aman memakan spesies yang terkontaminasi TTX.

Ikan buntal betina juga mengoleskan TTX pada telurnya, sehingga dapat mencegah predator memakannya, namun spesies jantan tertarik pada baunya.

Gejala Keracunan Ikan Buntal

Beberapa gejala keracunan ikan buntal adalah sebagai berikut:

  • Mati rasa dan kesemutan pada lidah, bibir, dan wajah. Ini disebabkan oleh racun ikan buntal yang menghambat transmisi sinyal saraf, sehingga mengurangi sensasi rasa dan sentuhan.

  • Pusing, mual, dan muntah. Ini disebabkan oleh racun ikan buntal yang merangsang pusat muntah di otak, sehingga memicu refleks muntah. Muntah juga dapat terjadi karena iritasi pada lambung akibat racun ikan buntal.

  • Kesulitan bernapas dan berbicara. Ini disebabkan oleh racun ikan buntal yang menyebabkan kelumpuhan otot-otot pernapasan dan laring, sehingga mengganggu fungsi paru-paru dan suara. Jika tidak segera ditangani, hal ini dapat menyebabkan gagal napas dan kematian.

  • Tekanan darah rendah dan detak jantung tidak teratur. Ini disebabkan oleh racun ikan buntal yang mempengaruhi sistem kardiovaskular, sehingga menurunkan tekanan darah dan mengubah irama jantung. Hal ini dapat menyebabkan syok, pingsan, dan gagal jantung.

  • Kehilangan kesadaran dan kematian. Ini merupakan akibat terparah dari keracunan ikan buntal, yang terjadi jika racun ikan buntal mencapai otak dan menyebabkan kerusakan saraf yang fatal. Kematian biasanya terjadi karena gagal napas atau gagal jantung.

Cara Menghindari Racun Ikan Buntal

Cara menghindari keracunan ikan buntal adalah dengan tidak mengonsumsi ikan buntal sembarangan. Ikan buntal mengandung racun yang sangat mematikan dan tidak dapat dihilangkan begitu saja dengan cara memasak biasa. Jika ingin mencoba ikan buntal, pastikan ikan tersebut diolah dengan cara yang tepat, yaitu:

  • Pilih ikan buntal torafugu (tiger pufferfish), karena memiliki kandungan racun yang jauh lebih sedikit
  • Buang seluruh kulitnya, karena kulit ikan buntal mengandung racun
  • Cuci sampai benar-benar bersih pada setiap bagian setelah ikan dilapisi garam
  • Buang bagian matanya
  • Berhati-hatilah dengan pisau yang digunakan. Pisau harus tajam dan bersih
  • Potong fillet bagian tubuhnya tanpa menyentuh hati dan ovarium ikan buntal, karena organ-organ tersebut mengandung racun
  • Rendam ikan buntal dalam air garam selama beberapa jam dan masak dengan suhu yang tinggi

Dampak Racun Ikan Buntal pada Tubuh, Waspadai Ciri-cirinya

Namun, cara-cara tersebut tetap berisiko dan sebaiknya dilakukan oleh ahli yang terlatih. Jika tidak yakin dengan keamanan ikan buntal, sebaiknya hindari mengonsumsinya.

Ikan Buntal yang Beracun Bisa Dikonsumsi Jadi Makanan Enak, Begini Cara Masaknya
Ikan Buntal yang Beracun Bisa Dikonsumsi Jadi Makanan Enak, Begini Cara Masaknya

Meski beracun, ikan buntal rupanya bisa dikonsumsi asal diolah dengan benar.

Baca Selengkapnya
Ibu dan 2 Anaknya Tewas Usai Santap Ikan Buntal, Ini Penjelasan Ahli Gizi
Ibu dan 2 Anaknya Tewas Usai Santap Ikan Buntal, Ini Penjelasan Ahli Gizi

Gejala awal keracunan ikan buntal dapat dirasakan pada beberapa jam.

Baca Selengkapnya
Gejala Keracunan Telur Ikan Buntal, Ketahui Cara Mengatasi dan Kandungan Berbahayanya
Gejala Keracunan Telur Ikan Buntal, Ketahui Cara Mengatasi dan Kandungan Berbahayanya

Telur ikan buntal mengandung konsentrasi tetrodotoxin, racun ini tidak dapat dihilangkan atau dikenali melalui indra manusia.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Dampak Buruk yang Mungkin Muncul Akibat Menggunakan Bantal Terlalu Tinggi
Dampak Buruk yang Mungkin Muncul Akibat Menggunakan Bantal Terlalu Tinggi

Tidur dengan bantal tinggi bisa menyebabkan sejumlah dampak buruk pada kesehatan kita yang perlu dihindari.

Baca Selengkapnya
Resmi Dinyatakan Punah, Begini Penampakan Ikan Pari Jawa Hewan Pertama di Dunia Lenyap Akibat Manusia
Resmi Dinyatakan Punah, Begini Penampakan Ikan Pari Jawa Hewan Pertama di Dunia Lenyap Akibat Manusia

Berikut penampakan Ikan Pari Jawa yang telah secara resmi dinyatakan punah.

Baca Selengkapnya
Bahaya Konsumsi Terlalu Banyak Ikan Pindang bagi Kesehatan
Bahaya Konsumsi Terlalu Banyak Ikan Pindang bagi Kesehatan

Walau rasanya disukai oleh banyak orang, namun konsumsi terlalu banyak ikan pindang bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Baca Selengkapnya
Dampak Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Berbahan Tepung Terigu, Mulai Gigi Rusak Hingga Berat Badan Naik
Dampak Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Berbahan Tepung Terigu, Mulai Gigi Rusak Hingga Berat Badan Naik

Konsumsi makanan berbahan tepung terigu, terutama dalam jumlah terlalu banyak atau terlalu sering bisa menyebabkan sejumlah dampak bagi tubuh.

Baca Selengkapnya
7 Ikan yang Tidak Cocok Dijadikan Bahan MPASI Bayi
7 Ikan yang Tidak Cocok Dijadikan Bahan MPASI Bayi

Walau ikan dianggap sebagai bahan yang cocok menjadi Makanan Pendamping ASI (MPASI) bayi, namun terdapat sejumlah ikan yang sebaiknya dihindari.

Baca Selengkapnya
6 Jenis Makanan yang dapat Merusak Otak, Kenali Cara Menguranginya
6 Jenis Makanan yang dapat Merusak Otak, Kenali Cara Menguranginya

Sangat penting untuk menghindari makanan yang buruk untuk tubuh dan yang bisa menurunkan kemampuan otak.

Baca Selengkapnya