Hasil Tangkapan Ikan Melimpah, Nelayan di Lebak Raup Omzet hingga Rp7 Juta

Kamis, 8 Desember 2022 11:08 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Hasil Tangkapan Ikan Melimpah, Nelayan di Lebak Raup Omzet hingga Rp7 Juta Ilustrasi nelayan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Melimpahnya jenis ikan seperti tuna, cakalang dan layur sangat menguntungkan bagi para nelayan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Mereka bahkan mampu meraup omzet hingga jutaan rupiah dari perputaran uang Rp40 miliar per tahun.

Menurut Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas Nelayan Kecil Dinas Perikanan Kabupaten Lebak, Rizal Ardiansyah, Rabu (7/12) hasil laut seperti ikan tuna, cakalang sampai layur dari perairan Lebak memiliki kualitas yang baik. Bahkan dari sini, para nelayan di perairan selatan Lebak bisa memiliki pendapatan ekonomi yang baik.

"Produksi ikan tuna, cakalang, dan layur dari daerah ini masuk kategori terbaik, bahkan ekspor ke luar negeri," kata Rizal, dikutip dari ANTARA.

2 dari 3 halaman

Hasil Tangkapan Capai Puluhan Ton per Hari

pertamina patra niaga salurkan konversi lpg bagi 5 ribu nelayan dan 6 ribu petani

Ilustrasi nelayan ©2022 Merdeka.com

Untuk harga lelang ikan-ikan tersebut bisa menyentuh nominal tinggi, berkisar Rp60 ribu sampai Rp90 ribu per kilonya. Kondisi perairan Samudera Hindia yang dalam dan bagus juga membuat ikan-ikan asal Australia bahkan Afrika turut bermigrasi ke perairan Lebak. Ini yang membuat hasil tangkapan ikan tuna, cakalang dan layur melimpah.

"Bila musim migrasi ikan kecil itu dipastikan produksi ikan tuna, cakalang, dan layur, mencapai puluhan ton/hari," terangnya.

Hasil produksi itu kemudian akan diekspor ke berbagai negara melalui sebuah perusahaan di Bali. Ia pun meminta para nelayan bisa menyisihkan pendapatan agar tidak terjerat utang.

"Kami minta nelayan jika tangkapan ikan andalan itu melimpah, maka menyisihkan keuntungan untuk bekal hidup keluarga saat tidak melaut akibat cuaca buruk, sehingga tidak terjerat utang," beber Rizal.

3 dari 3 halaman

Hasil Tangkapan Melimpah dan Sehat

Salah seorang nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI) Binuangeun, Kabupaten Lebak, Iming (40) mengaku saat ini tangkapan ikan tuna, cakalang sampai layur tengah melimpah. Dari banyaknya tangkapan itu, ia kini mampu mengantongi hingga Rp7 juta dalam tiga hari.

"Semua ikan layur itu ditampung pedagang besar dan dipasok ke luar daerah," terangnya.

Beberapa ikan lainnya yang juga meningkatkan perekonomian adalah lemadang, kakap, libida, tongkol, dan kuwe.

Hasil tangkapan para nelayan itu melimpah dan sehat, karena proses pemancingannya tidak menggunakan bahan kimia dan ramah lingkungan. Ikan yang dihasilkan pun memiliki kualitas premium. 

"Kami yakin tangkapan ramah itu tentu tidak merusak habitat dan biota laut, sehingga tangkapan melimpah, terutama ikan layur," katanya.

Namun kondisi berbeda juga akan dialami nelayan-nelayan tersebut mana kala cuaca sedang buruk. Biasanya dalam satu tahun sebanyak total 3.000-an nelayan di sana akan berhenti mencari ikan karena menghindari cuaca buruk dan kecelakaan laut.

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini