Cara Mencegah Penularan TBC, Kenali Gejala yang Muncul
Merdeka.com - Tuberkulosis, atau yang biasa disingkat TBC, adalah penyakit serius yang sering menyerang paru-paru. Kuman penyebab TBC adalah sejenis bakteri.
Tuberkulosis termasuk penyakit yang dapat menular. TBC dapat menyebar ketika penderita batuk, bersin atau bernyanyi. Aktivitas ini dapat menyebabkan keluarnya tetesan kecil berisi kuman ke udara. Orang lain kemudian dapat menghirup tetesan tersebut, dan membawa kuman masuk ke paru-paru.
Tuberkulosis dapat dengan mudah menyebar di tempat keramaian atau di tempat orang tinggal dalam kondisi yang padat. Orang dengan HIV/AIDS dan orang yang memiliki sistem kekebalan yang lemah memiliki risiko lebih tinggi untuk tertular tuberkulosis daripada orang dengan sistem kekebalan yang terjaga.
TBC adalah penyakit serius yang bisa berakibat fatal jika tidak diobati. Oleh karena itu, Anda harus menjaga diri Anda sendiri dan keluarga Anda dari penularan penyakit ini. Untungnya, ada beberapa cara mencegah penularan TBC yang bisa diterapkan.
Berikut kami sampaikan ulasan tentang cara mencegah penularan TBC yang dilansir dari verywellhealth.
Bagaimana TBC Menyebar?
TBC adalah penyakit yang ditularkan melalui udara, artinya partikel bakteri TBC terbawa di udara. Penyakit ini dapat menyebar setiap kali orang yang terinfeksi TBC batuk, berbicara, bersin, atau bernyanyi.
TBC tidak menyebar melalui sentuhan fisik seperti jabat tangan, berpelukan, atau berbagi kamar mandi. Begitu Anda menghirup bakteri TBC, bakteri itu akan menetap di paru-paru Anda dan menyebar dari sana. TBC menyebar dengan cepat di rumah, rumah sakit, dan tempat tinggal yang padat seperti asrama atau losmen.
Cara mencegah penularan TBC dapat Anda lakukan bahkan sejak dini pada anak-anak.
Vaksinasi pada Anak dan Dewasa
Cara mencegah penularan TBC pertama adalah dengan vaksinasi. Vaksin Bacille Calmette-Guérin (BCG) melindungi tubuh dari TBC. Vaksin BCG umumnya diberikan kepada bayi dan anak-anak di negara dengan tingkat infeksi TBC yang tinggi. Vaksin BCG 70% hingga 80% efektif melindungi tubuh dari bentuk TBC yang paling serius, seperti meningitis TBC. Namun, itu tidak seefektif melindungi terhadap infeksi TBC paru.
Kesehatan Imun
Cara mencegah penularan TBC kedua yaitu dengan memperkuat imun. Orang dengan sistem kekebalan yang lemah berisiko tinggi tertular TBC. Orang yang masuk golongan ini termasuk orang dengan HIV atau kondisi apa pun yang memengaruhi sistem kekebalan. Orang yang menyuntikkan obat-obatan terlarang juga berisiko lebih tinggi, serta bayi, anak kecil, dan orang tua.
Memiliki sistem kekebalan tubuh yang sehat adalah bagian penting untuk melawan infeksi TBC. Bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan tentang langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.
Kebersihan
Cara mencegah penularan TBC berikutnya melalui kebiasaan Anda dalam menerapkan kebersihan. Langkah-langkah kebersihan sederhana dapat membantu mencegah penyebaran TBC. Orang dengan TBC aktif harus menggunakan tisu sekali pakai ketika hendak batuk atau bersin untuk menurunkan risiko penyebaran penyakit. Tisu bekas batuk dan bersin ini harus segera dibuang. Mencuci tangan penting bagi penderita TBC dan siapa saja yang berhubungan dekat dengan mereka.
Jika Anda memiliki penyakit TBC aktif, Anda bisa mengikuti tips berikut ini untuk membantu mencegah orang lain terkena TBC selama beberapa minggu pertama pengobatan Anda, atau sampai dokter mengatakan bahwa penyakit Anda tidak lagi menular:
Gejala TBC
Gejala penyakit TBC tergantung pada bagian tubuh mana yang terinfeksi oleh bakteri TBC. Bakteri TBC biasanya tumbuh di paru-paru (TBC paru). Penyakit TBC pada paru-paru dapat menimbulkan gejala seperti:
Gejala penyakit TBC lainnya adalah:
Gejala penyakit TBC pada bagian tubuh lain tergantung pada daerah yang terkena.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya