Bacaan Doa Bangun Tidur sesuai Sunah Nabi, Lengkap dengan Keutamaannya
Doa setelah bangun tidur merupakan bentuk ungkapan rasa syukur yang seharusnya dilafalkan oleh setiap umat Muslim.
Ketika mata kembali terbuka di pagi hari, jangan lupakan bacaan ini untuk diamalkan.
Ketika mata perlahan-lahan terbuka, dan kita merasakan tubuh yang kembali sadar dari alam mimpi, terdengar seringai pertama yang mengiringi awal pagi. Tapi apakah kita menyadari bahwa di balik senyuman pagi itu, tersembunyi sebuah keberkahan dan kasih sayang dari Sang Pencipta?
Bagi yang menyadarinya, mereka akan membasahi lisan dengan mengucap
doa bangun tidur sebagai pembuka hari. Bacaan ini merupakan bentuk ungkapan rasa syukur yang seharusnya dilafalkan oleh setiap umat muslim.
Doa bangun tidur juga menjadi bentuk kasih sayang dalam
Islam kepada umatnya.
Bayangkan saja, sejak bangun tidur, kaum muslimin sudah diatur agar selalu bersyukur dan mengingat kepada Allah SWT.
Doa Bangun Tidur Sesuai Sunnah
Sesaat setelah bangun tidur ucapakanlah rasa terima kasih kepada Allah SWT karena telah diberikan umur panjang sehingga senantiasa dapat menikmati pagi hari yang indah dan penuh rahmat.
Berikut bacaan doa bangun tidur sesuai sunah:
1.
Doa Bangun Tidur Sesuai Sunah Singkat. Doa bangun tidur sesuai sunah yang pertama singkat dan tentu saja dapat lebih mudah untuk dihapal.
الحَمْدُ لِلهِ الًّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ
Alhamdulillâhil ladzî ahyânâ ba‘da mâ amâtanâ wa ilaihin nusyûr
'Segala puji bagi Allah, Tuhan yang menghidupkan kami setelah Ia mematikan kami. Kepada-Nya lah kebangkitan hari Kiamat.'
2. Doa Bangun Tidur Sesuai Sunah Panjang
Doa bangun tidur sesuai sunah yang berikutnya adalah doa bangun tidur sesuai sunah yang lebih panjang, yaitu:
الْحَمْدُ للهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ للهِ وَالْعُظْمَةُ وَالسُّلْطَانُ ِللهِ وَالْعِزَّةُ وَالْقُدْرَةُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ وَعَلَى كَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مَحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. أَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحَيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ. أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ أَنْ تَبْعَثَنَا فِى هَذَا الْيَوْمِ إِلَى كُلِّ خَيْرٍ وَنَعُوْذُ بِكَ أَنْ نَجْتَرِحَ فِيْهِ سُوْأً أَوْنجْرِهِ إِلَى مُسْلِمٍ أَوْ يُجْرِهِ أَحَدٌ إِلَيْنَا. نَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا فِيْهِ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا فِيْهِ.
Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nyalah kami kembali. Aku memasuki pagi, sedang kekuasaan tetap hanyalah milik Allah, kemuliaan dan kekuasaan milik Allah pula. (Dialah) Tuhan seru sekalian alam. Aku menyongsong pagi dengan kesucian Islam dan dengan kalimat ikhlas (syahadat) serta dengan agama (yang dibawa) Nabi Muhammad SAW. Juga dengan agama Bapak kami Ibrahim dengan berserah diri, serta bukanlah kami termasuk golongan orang-orang musyrik. Ya Allah dengan-Mu lah kami memasuki pagi dan sore, dengan-Mu lah kami hidup dan mati dan kepada-Mu lah kami kembali. Ya Allah kami mohon bangkitkanlah kami di hari ini pada kebaikan. Dan kami berlindung kepadamu dari mengerjakan keburukan ata mempekerjakan orang islam pada keburukan dan dipekerjakan orang untuk keburukan. Aku meminta kepada-Mu kebaikan hari ini dan kebaikan yang ada di dalamnya serta memohon perlindungan dari kejelekan hari ini dan kejelekan yang ada di dalamnya.
Dalil tentang Doa Bangun Tidur
Doa bangun tidur adalah doa yang sudah ada tuntunannya dalam hadis dari Hudzaifah dan Abu Dzarr radhiyallahu ‘anhuma, di mana mereka berdua berkata,
“Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika hendak tidur, beliau mengucapkan, ‘BISMIKA ALLOOHUMMA AHYAA WA AMUUT’ (dengan menyebut nama-Mu Ya Allah, aku hidup dan aku mati) dan apabila beliau bangun, beliau mengucapkan, ‘ALHAMDU LILLAHILLADZI AHYAANAA BA’DA MAA AMAATANAA WA ILAIHIN NUSYUUR’ (segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan hanya kepada-Nya kami kembali).”
(HR. Bukhari).
Keutamaan Doa Bangun Tidur
Keutamaan membaca doa bangun tidur sebagai berikut:
• Menyatakan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat hidup dan kesempatan untuk beribadah.
• Mengingatkan diri akan hari kiamat dan kebangkitan setelah mati.
• Mendapatkan perlindungan dari Allah SWT dari segala gangguan dan godaan setan.
• Menyempurnakan amalan sebelum tidur dan memulai amalan di pagi hari dengan dzikir dan keyakinan tauhid.
• Menjadi amaliah yang dicintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan penuh makna, hikmah, dan manfaat.
Adab Bangun Tidur
Setelah mengetahui doa bangun tidur sesuai sunah, selanjutnya kamu perlu tahu mengenai adab bangun tidur. Dalam Islam sangat penting memperhatikan adab menjalani kehidupan sehari-hari.
Berikut adab bangun tidur yang penting diperhatikan, yaitu: Dalam kehidupan sehari-hari biasakanlah untuk bangun sebelum subuh. Hendaklah senantiasa untuk bangun lebih pagi yakni sebelum waktu sholat subuh. Membaca doa ketika bangun dari tidur. Ketika hendak memakai baju, maka niatkanlah karena mengikuti perintah Allah untuk menutupi Aurat, bukan untuk dipamerkan orang.
Amalan Bangun Tidur
Sesuai sunah rasul, bukan hanya adab bangun tidur yang penting untuk dipahami, amalan bangun tidur juga tak kalah penting untuk kamu ketahui.
Adapun beberapa amalan ini dapat dilakukan setelah membaca
doa bangun tidur. Tentu dengan melakukan beberapa amalan ini bisa menambah timbangan pahala yang akan bermanfaat untuk kehidupan akhirat nanti.
Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan sesaat setelah bangun tidur sesuai dengan kebiasaan yang Rasulullah lakukan, yaitu:
• Membaca takbir (Allahuakbar) sebanyak 10 kali
• Memuji kepada Allah (Alhamdulillah) sebanyak 10 kali
• Membaca tasbih (Subhanallah) sebanyak 10 kali
• Membaca tahlil (Lailaha ilallah) sebanyak 10 kali
• Membaca istigfar (Astagfirullah al’adzim) sebanyak 10 kali
Tak hanya itu, Nabi Muhammad SAW juga membaca doa untuk meminta perlindungan dari sempitnya tempat di hari kiamat. Dalam riwayat lain, Rasulullah ketika bangun tidur juga membaca sepuluh ayat terakhir dari Surat Ali Imran.