Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

7 Manfaat Royal Jelly bagi Tubuh, Bantu Kurangi Risiko Penyakit Jantung

7 Manfaat Royal Jelly bagi Tubuh, Bantu Kurangi Risiko Penyakit Jantung Ilustrasi royal jelly. ©Shutterstock

Merdeka.com - Royal jelly adalah zat putih yang tampak seperti susu dengan kandungan nutrisi tinggi yang dibuat lebah muda untuk memberi makan larva yang sedang berkembang dan ratu lebah. Ada klaim bahwa royal jelly menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang baik bagi tubuh manusia.

Royal jelly umumnya mengandung sekitar 60% hingga 70% air, 12% hingga 15% protein, 10% hingga 16% gula, 3% hingga 6% lemak, dan 2% hingga 3% vitamin, garam, dan asam amino. Komposisinya bervariasi tergantung pada geografi dan iklim.

Royal jelly sangat bergizi dan dinilai memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan anti-inflamasi. Sifat-sifat inilah yang dianggap bertanggung jawab atas banyak klaim kesehatan tentang royal jelly. Orang biasanya mengonsumsinya secara oral atau mengoleskannya langsung ke kulit.

Penelitian menunjukkan bahwa nutrisi tertentu dalam royal jelly bermanfaat untuk kesehatan. Namun, baru ada sedikit bukti yang menunjukkan bahwa manfaat royal jelly datang secara khusus dari royal jelly itu sendiri.

Apa saja manfaat royal jelly tersebut? Berikut ulasannya yang kami kutip dari situs Healthline.

Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

ilustrasi jantung

cardiomyopathy.org

Manfaat royal jelly yang pertama adalah untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Penelitian pada hewan dan manusia menunjukkan bahwa royal jelly dapat berdampak positif pada kadar kolesterol dan pada akhirnya akan membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Meskipun mekanisme pastinya masih belum jelas, protein spesifik yang terkandung di dalam royal jelly dapat membantu menurunkan kolesterol.

Satu studi 12 minggu menemukan bahwa kelinci yang dilengkapi dengan royal jelly secara signifikan mengurangi kadar kolesterol LDL total dan "jahat" masing-masing sebesar 28% dan 23%. Demikian pula, penelitian manusia selama satu bulan yang menunjukkan penurunan 11% dan 4% kadar kolesterol LDL total dan "jahat" pada orang yang mengonsumsi sekitar 3 gram royal jelly setiap hari.

Meski temuan ini tampak menjanjikan, namun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk lebih memahami dampak royal jelly pada kesehatan jantung.

Membantu Penyembuhan Luka dan Perbaikan Kulit

Manfaat royal jelly yang kedua adalah dipercaya sebagai penyembuh luka. Royal jelly, yang digunakan secara oral maupun topical, dinilai dapat mendukung penyembuhan luka dan kondisi kulit inflamasi lainnya.

Ini karena royal jelly diketahui memiliki efek antibakteri, yang dapat menjaga luka tetap bersih dan bebas dari infeksi.

Satu penelitian pada hewan mengungkapkan adanya peningkatan produksi kolagen pada tikus yang diberi ekstrak royal jelly. Kolagen sendiri adalah protein struktural penting untuk perbaikan kulit. Sebaliknya, penelitian manusia yang paling baru justru tidak melihat adanya perbedaan dalam penyembuhan luka antara kelompok kontrol dan peserta yang mengobati ulkus kaki diabetik secara topikal dengan royal jelly.

Pada akhirnya, masih diperlukan lebih banyak penelitian tentang efek royal jelly pada penyembuhan luka dan perbaikan jaringan.

Dapat Menurunkan Tekanan Darah

Manfaat royal jelly yang ketiga yaitu untuk menurunkan tekanan darah. Royal jelly dapat melindungi jantung dan sistem peredaran darah dengan mengurangi tekanan darah. Beberapa penelitian tabung menunjukkan bahwa protein spesifik yang ada di dalam royal jelly dapat mengendurkan sel-sel otot polos di pembuluh darah dan arteri, sehingga menurunkan tekanan darah.

Sebuah penelitian pada hewan baru-baru ini meneliti suplemen yang menggabungkan royal jelly dengan zat turunan lebah lainnya dan menemukan penurunan tekanan darah yang signifikan. Namun, peran pasti dari royal jelly dalam suplemen ini masih belum jelas.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami hubungan royal jelly dengan tekanan darah.

Mengatur Gula Darah dengan Mengurangi Stres Oksidatif

Manfaat royal jelly yang keempat yakni untuk mengatur kadar gula darah. Royal jelly juga dinilai dapat meningkatkan kontrol gula darah dan sensitivitas insulin dengan mengurangi stres oksidatif dan peradangan.

Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan adanya peningkatan sensitivitas insulin dan efek perlindungan yang nyata pada pankreas, hati, dan jaringan reproduksi pada tikus yang mengalami diabetes obesitas yang diobati dengan royal jelly.

Satu penelitian kecil selama enam bulan pada manusia juga menunjukkan adanya penurunan 20% gula darah pada orang sehat yang diberi suplemen royal jelly setiap hari. Namun, penelitian tentang topik ini masih terbatas.

006 indra cahya

© upi.com

Mendukung Fungsi Otak

Manfaat royal jelly yang kelima yaitu untuk meningkatkan fungsi otak. Dalam satu studi mengungkapkan bahwa tikus yang diinduksi stres dan diobati dengan royal jelly memiliki tingkat hormon stres yang lebih rendah dan sistem saraf pusat yang lebih kuat daripada kelompok kontrol.

Studi hewan lain menunjukkan bahwa tikus yang diobati dengan royal jelly lebih mampu menghilangkan endapan kimia tertentu di otak yang terkait dengan penyakit Alzheimer. Sebagian besar penelitian ini mengaitkan efek perlindungan pada otak dan jaringan saraf dengan kapasitas antioksidan royal jelly.

Meskipun data ini tampak baik, penelitian pada manusia diperlukan.

Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

ilustrasi royal jelly

©Shutterstock

Manfaat royal jelly yang berikutnya yakni untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Royal jelly dapat meningkatkan respons kekebalan alami tubuh Anda terhadap bakteri dan virus asing.

MRJP dan asam lemak yang ada di dalam royal jelly diketahui mampu meningkatkan aktivitas antibakteri, yang dapat mengurangi risiko infeksi dan mendukung fungsi kekebalan tubuh.

Namun, sebagian besar data yang dapat diterapkan masih terbatas pada penelitian hewan dan tabung reaksi. Oleh karena itu, diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia untuk mengonfirmasi efek ini.

Mengobati Gejala Menopause

Manfaat royal jelly yang terakhir adalah untuk mengobati gejala menopause. Menopause menyebabkan penurunan sirkulasi hormon yang berhubungan dengan efek samping fisik dan mental, seperti nyeri, gangguan memori, depresi dan kecemasan.

Satu studi menemukan bahwa royal jelly efektif untuk mengurangi depresi dan meningkatkan memori pada tikus pascamenopause. Studi lain pada 42 wanita pascamenopause juga memperhatikan bahwa menggunakan 800 mg royal jelly setiap hari selama 12 minggu efektif dalam mengurangi nyeri punggung dan kecemasan.

Perlu diingat bahwa masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengonfirmasi temuan ini.

(mdk/ank)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP