6 Nutrisi Penting untuk Cegah Pneumonia, Bahannya Mudah Ditemukan

Kamis, 2 April 2020 15:03 Reporter : Novi Fuji Astuti
6 Nutrisi Penting untuk Cegah Pneumonia, Bahannya Mudah Ditemukan 3 penyebab pneumonia dan gejalanya. towardsdatascience.com ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pneumonia adalah kondisi seseorang mengalami infeksi yang terjadi pada kantung-kantung udara dalam paru-paru orang tersebut. Infeksi yang ditimbulkan pneumonia bisa terjadi pada salah satu sisi paru-paru maupun keduanya. Kantung udara yang terinfeksi tersebut akan terisi oleh cairan maupun pus (dahak purulen).

Infeksi virus, bakteri, ataupun jamur adalah penyebab utama pneumonia. Pneumonia lebih dikenal sebagai paru-paru basah di Indonesia. Masalah infeksi pada saluran pernapasan ini mampu menyebabkan inflamasi di paru-paru sehingga bisa membuat penderitanya mengalami sesak napas. Pneumonia juga masuk dalam golongan penyakit yang menular.

Mengingat pneumonia merupakan penyakit yang berbahaya, maka kamu harus ekstra melakukan upaya pencegahan salah satunya dengan memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Berikut ada 6 nutrisi penting untuk mencegah pneumonia dengan bahan yang mudah ditemukan telah dirangkum merdeka.com melalui berbagai sumber pada Kamis, (2/4/2020).

1 dari 6 halaman

1. Vitamin C

jeruk impor

2020 Merdeka.com/Sulaeman

Sudah menjadi rahasia umum bahwa makanan yang mengandung vitamin C yang tinggi dapat bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan risiko infeksi bakteri. Beberapa contoh dari makanan tinggi vitamin C adalah jeruk, bawang putih, brokoli, atau capsicum.

Beberapa bahan makanan yang mengandung vitamin C tersebut sangat akrab dengan kehidupan sehari-hari yang amat sangat mudah kita temui di pasaran. Pastikan kebutuhan vitamin C harian kamu terpenuhi dengan baik agar kamu terhindar dari risiko pneumonia.

2 dari 6 halaman

2. Vitamin E

almond

Alibaba

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Immunology mengungkapkan bahwa vitamin E memiliki potensi besar untuk melindungi tubuh dari infeksi bakteri seperti pneumonia. Konsumsi makanan tinggi vitamin E juga bisa meningkatkan sel kekebalan tubuh.

Beberapa makanan yang mengandung vitamin E, yaitu kacang almond, kacang tanah kacang hazelnut, alpukat, kiwi, mangga, bayam, brokoli, telur, dan paprika merah. Kamu bisa mengonsumsi makanan tersebut dengan menambahkannya ke dalam menu masakan atau minuman sesuai dengan selera.

3 dari 6 halaman

3. Protein

ilustrasi daging sapi

Pixabay

Protein juga menjadi nutrisi yang bisa meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan pneumonia. Beberapa makanan yang mengandung protein tinggi seperti seafood, dada ayam, gandum, daging sapi, telur, tahu, tempe, buncis, dan kacang edamame.

Penuhilah kebutuhan protein harian kamu agar terhindar dari risiko terkena pneumonia. Kamu bisa mengolahnya ke dalam beragam menu masakan

4 dari 6 halaman

4. Seng

Beberapa penelitian melaporkan bahwa peningkatkan konsumsi seng bisa mengurangi risiko pneumonia terutama pada anak-anak. Konsumsi suplemen ini sebanyak 70 mg per minggu juga bisa mencegah infeksi saluran pernapasan akut.

Sejumlah nutrisi penting ini dapat membantu tubuhmu mencegah munculnya pneumonia. Jangan lupa bekali tubuh kamu dengan nutrisi penting agar selalu sehat.

5 dari 6 halaman

5. Mineral

ilustrasi buah buahan tropis

Pixabay/skeeze

Ada beberapa mineral ditemukan sangat bermanfaat untuk melindungi saluran pernapasan. Meningkatkan asupan magnesium, kalsium, selenium, dan potassium dari makanan dapat menurunkan risiko asma dan beberapa gangguan pernapasan lainnya.

Magnesium dapat mengendurkan otot- otot di sekitar bronkus paru, sehingga membuat saluran pernapasan tetap terbuka. Kamu bisa mendapatkan mineral penting dari sayuran berwarna hijau, kacang dan biji- bijian, gandum, daging sapi dan ayam, ikan, telur, buah- buahan, dan bawang putih.

6 dari 6 halaman

6. Vitamin B

putih telur

2020 Merdeka.com

Meningkatkan asupan kaya akan vitamin B9 (asam folat) dapat membantu melindungi paru- paru kamu dari berbagai penyakit seperti emfisema, brontikis kronis, beberapa bentuk asma, dan Pneumonia.

Selain itu, vitamin B6 dikaitkan dengan fungsi paru yang lebih baik secara keseluruhan dan perlindungan terhadap kanker paru. Konsumsi makanan sumber vitamin B secara teratur dapat mengurangi risiko masalah pernapasan termasuk pneumonia.

Beberapa makanan yang mengandung vitamin B, yaitu seperti salmon, brokoli, bayam, selada, ikan, telur, susu, gandum, dan kacang- kacangan. Serta mengonsumsi multivitamin yang mengandung vitamin B kompleks, seperti Enervon-C dan Enervon Active.

[nof]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pneumonia
  3. Jabar
  4. Ragam
  5. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini