5 Minuman Pengganti Susu Sapi, Solusi Tepat bagi Penderita Alergi
Merdeka.com - Susu sapi menjadi salah satu minuman bernutrisi tinggi yang kerap menjadi andalan bagi setiap orang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Dalam perkembangannya, susu sapi memiliki banyak varian rasa. Bukan hanya bisa langsung diminum, susu sapi juga sering menjadi bahan tambahan saat membuat smoothies, teh, kopi, maupun saat makan sereal untuk sarapan di pagi hari.
Susu sapi kaya akan protein tinggi yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Tidak hanya itu, susu sapi juga diperkaya akan vitamin serta mineral termasuk kalsium, fosfor, dan vitamin B yang sangat penting bagi tubuh. 1 cangkir (240 ml) susu sapi murni dapat menghasilkan 146 kalori, 8 gram lemak, 8 gram protein, dan 13 gram karbohidrat.
Meskipun mengonsumsi susu sapi sangat baik untuk kesehatan tubuh, namun ada beberapa orang yang ternyata tidak bisa mengonsumsi minuman ini karena alergi, intoleransi latkosa, atau pun karena alasan lainnya.
Jika kamu termasuk orang yang alergi terhadap susu sapi, tak perlu khawatir. Kamu tetap bisa memenuhi nutrisi harian dengan minuman lain salah satunya adalah susu kedelai.
Berikut informasi mengenai 5 minuman pengganti susu sapi yang jadi solusi tepat bagi penderita alergi yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com.
1. Susu Mete

©Shutterstock
Minuman pengganti susu sapi yang pertama adalah susu yang terbuat dari campuran kacang mete dan air. Susu mete lembut dan memiliki rasa hangat manis. Susu Mete cocok dalam campuran smoothie kental, sebagai creamer dalam kopi dan sebagai pengganti susu sapi dalam makanan penutup.
Satu cangkir (240 ml) susu kacang mede tanpa pemanis mengandung hanya 25-50 kalori, 2-4 gram lemak, 0-1 gram protein, dan 1-2 gram karbohidrat. Susu mete mengandung kurang dari sepertiga kalori susu sapi, setengah dari lemak dan secara signifikan lebih sedikit protein dan karbohidrat.
Karena kandungan proteinnya yang rendah, susu mete mungkin bukan pilihan terbaik untuk orang dengan kebutuhan protein yang tinggi.
2. Susu Kedelai

©shutterstock.com/Madlen
Minuman pengganti susu sapi berikutnya adalah susu kedelai yang terbuat dari kedelai atau isolat protein kedelai. Susu kedelai pada umumnya memiliki rasa yang cenderung ringan dan lembut. Namun, rasanya bisa bervariasi antar merek atau produsen. Susu kedelai berfungsi paling baik sebagai pengganti susu sapi baik diminum langsung atau sebagai campuran kopi atau sereal.
Satu cangkir (240 ml) susu kedelai tanpa pemanis mengandung 80–90 kalori, 4–4,5 gram lemak, 7-9 gram protein, serta 4 gram karbohidrat. Jadi bisa dibilang susu kedelai mengandung jumlah protein yang serupa dengan susu sapi, tetapi sekitar setengah dari jumlah kalori, lemak, dan karbohidrat.
Susu kedelai juga merupakan salah satu dari beberapa sumber nabati protein "lengkap" berkualitas tinggi, yang menyediakan semua asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh.
3. Susu Gandum

Shutterstock/Chamille White
Dalam bentuknya yang paling sederhana, susu gandum terbuat dari campuran gandum dan air. Namun tak jarang produsen menambahkan bahan tambahan seperti pengental, minyak, dan garam untuk menghasilkan rasa dan tekstur yang diinginkan.
Susu gandum secara alami manis dan rasanya ringan. Susu gandum dapat digunakan dalam campuran makanan dengan cara yang sama seperti susu sapi dan rasanya pun lezat.
Satu gelas (240 ml) susu gandum mengandung 140-170 kalori, 4,5–5 gram lemak, 2,5–5 gram protein, dan 19–29 gram karbohidrat. Susu gandum mengandung jumlah kalori yang sama dengan susu sapi, hingga dua kali lipat jumlah karbohidrat dan sekitar setengah jumlah protein dan lemak.
4. Susu Beras

©Shutterstock/wasanajai
Selain susu kedelai dan susu gandum, minuman pengganti susu sapi berikutnya adalah susu beras yang dibuat dari beras putih atau beras merah dan air. Seperti susu nondairy lainnya, susu ini sering mengandung pengental untuk meningkatkan tekstur dan rasa. Susu beras menjadi pilihan aman bagi mereka yang alergi atau tidak toleran terhadap susu sapi, gluten, kedelai atau kacang-kacangan.
Susu beras memiliki rasa yang ringan dan secara alami rasanya memang manis. Susu beras memiliki konsistensi yang sedikit berair dan bagus untuk diminum langsung maupun jadi bahan tambahan dalam smoothie, dalam makanan penutup dan menjadi teman yang cocok untuk makan oatmeal.
Satu cangkir (240 ml) susu beras mengandung 130-140 kalori, 2-3 gram lemak, 1 gram protein, dan 27-38 gram karbohidrat. Susu beras mengandung jumlah kalori yang sama dengan susu sapi, tetapi hampir dua kali lipat karbohidratnya.
Susu beras juga mengandung jauh lebih sedikit protein dan lemak. Jadi susu beras tidak disarankan bagi kamu yang memiliki kebutuhan protein tinggi.
5. Susu Almond

Shutterstock/Africa Studio
Minuman pengganti susu sapi selanjutnya adalah susu almond yang dibuat dengan almond utuh dan air. Susu almond memiliki tekstur ringan dan rasa yang agak manis dan panas.
Susu almond dapat ditambahkan ke kopi dan teh, dicampur dalam smoothie, dan digunakan sebagai pengganti susu sapi dalam makanan penutup dan makanan yang dipanggang.
Satu cangkir (240 ml) susu almond tanpa pemanis mengandung 30-35 kalori, 2,5 gram lemak, 1 gram protein, dan 1-2 gram karbohidrat. Dibandingkan dengan susu sapi, susu almond mengandung kurang dari seperempat kalori dan kurang dari setengah lemak. Susu almond juga secara signifikan lebih rendah protein dan karbohidrat.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya