Kisah Lucu Mayor TNI AU Disangka Jenderal di Inggris, Ternyata Karena ini

Mayor TNI itu bahkan mendapat penghormatan lengkap laiknya seorang jenderal di kapal perang Inggris.

Ramadhian Fadilah
Oleh Ramadhian Fadilah - Reporter
Kisah Lucu Mayor TNI AU Disangka Jenderal di Inggris, Ternyata Karena ini
TNI AU (© 2023 merdeka.com)

Sampai-sampai dapat penghormatan resmi dari kapal perang. Apa sebabnya?

Dok. Istimewa
© 2023 merdeka.com

Mayor Angkatan Udara Republik Indonesia, Boediardjo mendapat tugas mengikuti pendidikan di Inggris.

Dia dikirim untuk mengikuti Royal Air Force Staff College. 

Banyak Peristiwa yang Mengundang Senyum dari Penugasan ini

Mayor Boediardjo berangkat ke Andover, Inggris, tahun 1953.

Saat itu TNI baru membuka kerja sama dengan berbagai negara untuk menyekolahkan perwiranya. 

Boediardjo berkali-kali disangka seorang perwira tinggi oleh militer Inggris,

Ternyata Karena Tanda Pangkat TNI AU yang Dikenakan Boediardjo

Ternyata Karena Tanda Pangkat TNI AU yang Dikenakan Boediardjo
© 2023 merdeka.com

saat itu pangkat perwira masih menggunakan kombinasi balok emas tebal dan tipis. Untuk seorang mayor tanda pangkatnya adalah satu balok emas tebal di bahu atau di lengan,


 tergantung pakaian dinas yang digunakan.

Di Kalangan Internasional, Pangkat Seperti itu Digunakan oleh Jenderal Bintang Satu

Uniknya di kalangan militer internasional. Tanda pangkat balok emas itu adalah pangkat setara komodor atau brigadir jenderal di lingkungan Angkatan Laut. Hal itu berlaku di banyak negara, termasuk Inggris.

Mayor Boediardjo pun disangka seorang komodor.

Dok. Istimewa
© 2023 merdeka.com

Hal ini sering menimbulkan kelucuan saat para siswa Staff College ini berkunjung ke lingkungan Angkatan Laut Inggris. Boediardjo pernah mendapat penghormatan lengkap di kapal perang Inggris.

Penghormatan Lengkap itu Diberikan Khusus Kepada Seorang Komodor

"Penghormatan khusus untuk perwira tinggi, dengan barisan kehormatan lengkap dan ‘tit-tit-tuit’ karena saya disangka berpangkat jenderal," ujar Boediono geli.

'Tit-Tit-Tuit' maksudnya suara peluit yang biasa digunakan di kalangan AL dan ditiup untuk memberi penghormatan pada perwira tinggi.

Dok. Istimewa
© 2023 merdeka.com

Boediardjo menikmati saja penghormatan itu. Menurutnya hal ini menjadi hiburan tersendiri di sela-sela mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Komando di Inggris.

Lama Kemudian Boediardjo Benar-Benar Menjadi Seorang Perwira Tinggi

Boediardjo pensiun dengan pangkat Marsekal Madya atau Jenderal Bintang Tiga di TNI AU.

Dia pernah menjadi Dubes Indonesia di Kamboja, Mesir dan Spanyol. 

Di awal Orde Baru, Boediardjo menjadi menteri penerangan diangkat oleh Presiden Soeharto.

Rekomendasi