Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah agar Lebih Rapi dan Mudah Dirawat

Cara menanam pare rambat di teras rumah agar lebih rapi dan mudah dirawat, cocok untuk lahan terbatas.

Ricka Milla Suatin
Oleh Ricka Milla Suatin - Reporter
Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah agar Lebih Rapi dan Mudah Dirawat
Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah/AI Generated

Teras rumah tidak hanya bisa dimanfaatkan sebagai area bersantai, tetapi juga dapat dijadikan tempat menanam sayuran seperti pare. Penggunaan pot dan rambatan vertikal memungkinkan tanaman pare tetap tumbuh dengan baik meski ruang tanam terbatas.

Pare termasuk tanaman merambat yang memiliki sulur untuk memanjat, sehingga cocok diarahkan ke teralis, para-para, atau rangka sederhana di teras. Selain menghemat tempat, cara ini membuat tanaman lebih rapi dan buah lebih mudah dipantau ketika mulai terbentuk.

Jika Anda tertarik mencobanya, berikut cara menanam pare rambat di teras rumah yang telah dihimpun Merdeka.com dari berbagai sumber, Rabu (26/8).

1. Pilih Lokasi Teras yang Mendapat Cukup Sinar Matahari

Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah
Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah/AI Generated

Langkah pertama dalam cara menanam pare rambat di teras rumah adalah menentukan lokasi yang mendapatkan cukup sinar matahari. Pare tumbuh baik di tempat yang terang dengan paparan sinar matahari yang memadai, sehingga hindari area teras yang terlalu teduh atau tertutup sepanjang hari.

Kekurangan cahaya dapat membuat pertumbuhan tanaman kurang optimal. Karena itu, pilih bagian teras yang terbuka dan memungkinkan daun memperoleh cahaya matahari secara cukup untuk mendukung proses fotosintesis.

Selain cahaya, perhatikan sirkulasi udara di sekitar tanaman. Jangan menempatkan pot terlalu berhimpitan dengan dinding atau tanaman lain agar tajuk tidak terlalu lembap dan tanaman memiliki ruang untuk berkembang.

2. Gunakan Pot dengan Ruang Akar yang Cukup

Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah
Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah/AI Generated

Pare dapat ditanam di pot, polybag, atau grow bag sehingga cocok untuk teras yang tidak memiliki lahan tanah langsung. Pilih wadah yang cukup besar untuk menopang pertumbuhan akar dan tanaman, serta pastikan bagian bawahnya memiliki lubang drainase.

Media tanam sebaiknya gembur, subur, dan mampu mengalirkan kelebihan air dengan baik. Anda dapat menggunakan tanah yang subur dan mencampurkannya dengan kompos atau bahan organik matang untuk membantu menyediakan unsur hara bagi tanaman.

Hindari media yang terlalu padat atau mudah menahan air terlalu lama. Drainase yang baik penting untuk menjaga kondisi perakaran, terutama karena tanaman yang ditanam dalam pot lebih mudah mengalami masalah ketika air berlebihan tidak dapat keluar.

3. Pilih Benih Pare Berkualitas

Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah
Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah/AI Generated

Gunakan benih pare yang sehat dan berasal dari sumber terpercaya. Benih yang berkualitas membantu memberikan awal pertumbuhan yang lebih baik, meskipun keberhasilan tanaman selanjutnya tetap dipengaruhi oleh media, cahaya, air, nutrisi, dan perawatan.

Biji pare memiliki kulit yang relatif keras sehingga dapat direndam terlebih dahulu dalam air untuk membantu proses perkecambahan. Setelah itu, benih bisa disemai di wadah kecil berisi media yang lembap dan memiliki drainase baik.

Jaga media semai tetap lembap tanpa membuatnya tergenang. Setelah bibit tumbuh dan memiliki beberapa daun sejati serta cukup kuat untuk dipindahkan, pindahkan ke pot utama secara hati-hati agar akar tidak banyak mengalami kerusakan.

4. Siapkan Rambatan Sebelum Tanaman Membesar

Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah
Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah/AI Generated

Rambatan menjadi bagian penting dalam cara menanam pare rambat di teras rumah karena tanaman tumbuh menjalar dan memiliki sulur untuk memanjat. Anda dapat menggunakan bambu, tali, kawat, teralis, atau rangka lain yang cukup kuat untuk menopang tanaman ketika sudah rimbun dan berbuah.

Sebaiknya rambatan sudah tersedia ketika tanaman mulai tumbuh memanjang dan mengeluarkan sulur. Dengan begitu, sulur dapat segera diarahkan ke penyangga tanpa harus membiarkan batang menjalar ke lantai atau mencari tempat untuk memanjat.

Untuk teras yang sempit, rambatan vertikal atau jaring yang dipasang pada rangka dapat menjadi pilihan praktis. Pastikan konstruksinya kokoh dan memiliki permukaan yang dapat dicengkeram sulur agar tanaman dapat tumbuh mengikuti arah yang diinginkan.

5. Tanam dan Arahkan Sulur Pare ke Rambatan

Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah
Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah/AI Generated

Setelah bibit cukup kuat, pindahkan tanaman ke pot utama yang sudah berisi media tanam. Tanam dengan hati-hati dan letakkan pot di dekat kaki rambatan agar tanaman mudah diarahkan ke penyangga.

Ketika sulur mulai muncul, bantu arahkan sulur ke tali atau jaring rambatan secara perlahan. Tidak perlu menarik atau melilitkannya dengan kuat karena sulur akan mencengkeram penyangga secara alami ketika pertumbuhannya berlanjut.

Atur arah batang dan sulur agar tidak menumpuk pada satu bagian rambatan. Pertumbuhan yang lebih teratur membuat tanaman tidak terlalu berdesakan dan membantu daun serta buah mendapatkan sirkulasi udara dan cahaya yang lebih baik.

6. Siram Secara Teratur, tetapi Jangan Sampai Tergenang

Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah
Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah/AI Generated

Tanaman pare membutuhkan ketersediaan air yang cukup untuk menunjang pertumbuhannya. Karena ditanam dalam wadah, kondisi media perlu diperiksa secara rutin dan penyiraman dilakukan ketika permukaan media mulai mengering.

Frekuensi penyiraman tidak harus selalu sama setiap hari karena dipengaruhi cuaca, ukuran wadah, jenis media, dan kondisi teras. Saat cuaca panas dan media lebih cepat kehilangan air, tanaman mungkin membutuhkan penyiraman lebih sering dibandingkan ketika kondisi lebih sejuk atau lembap.

Yang perlu dihindari adalah media yang terus-menerus basah dan tergenang. Pastikan air dapat keluar melalui lubang drainase agar kelembapan berlebih tidak mengganggu kondisi akar.

7. Berikan Nutrisi dan Atur Pertumbuhan Tanaman

Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah
Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah/AI Generated

Pare membutuhkan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan daun, batang, bunga, dan buah. Pada tanaman yang ditanam dalam pot, unsur hara dalam media terbatas sehingga pemberian bahan organik matang atau pupuk tambahan dapat dilakukan sesuai kebutuhan tanaman dan petunjuk penggunaan pupuk.

Perhatikan perubahan kondisi tanaman setelah pemupukan. Tanaman yang tumbuh terlalu subur dengan banyak daun belum tentu menghasilkan buah lebih banyak, sehingga pemberian pupuk sebaiknya tidak berlebihan dan disesuaikan dengan fase pertumbuhan.

Selain pemupukan, lakukan pengaturan pertumbuhan jika bagian tanaman terlalu padat. Pangkas daun atau bagian tanaman yang rusak, sakit, maupun tumbuh terlalu rimbun agar sirkulasi udara tetap baik tanpa menghilangkan terlalu banyak daun sehat yang dibutuhkan untuk fotosintesis.

8. Perhatikan Penyerbukan dan Panen Buah

Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah
Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah/AI Generated

Pare menghasilkan bunga jantan dan bunga betina pada satu tanaman. Bunga betina dapat dikenali dari adanya bakal buah kecil di bagian bawah bunga, sedangkan bunga jantan tidak memiliki bagian tersebut.

Serangga penyerbuk seperti lebah dapat membantu memindahkan serbuk sari dari bunga jantan ke bunga betina. Jika tanaman berada di area yang jarang didatangi serangga dan bunga betina tidak berkembang menjadi buah, penyerbukan manual dapat dicoba dengan memindahkan serbuk sari dari bunga jantan ke bagian putik bunga betina.

Waktu panen bergantung pada varietas dan kondisi pertumbuhan tanaman. Untuk konsumsi, pare umumnya dipanen ketika buah masih hijau dan sudah mencapai ukuran yang sesuai, sebelum memasuki kematangan penuh ketika kulit buah berubah warna dan buah mulai membuka.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menanam Pare Rambat di Teras Rumah

1. Apakah pare bisa ditanam di teras rumah yang lahannya sempit?

Bisa. Pare termasuk tanaman merambat sehingga pertumbuhannya dapat diarahkan ke teralis, tali, bambu, atau rangka rambatan secara vertikal. Dengan cara ini, tanaman tidak membutuhkan banyak ruang di permukaan lantai teras.

2. Berapa lama pare mulai berbuah setelah ditanam?

Waktu mulai berbuah dapat berbeda tergantung varietas, kondisi tanaman, dan perawatannya. Secara umum, pare mulai berbunga beberapa minggu setelah pertumbuhan vegetatif berkembang, kemudian buah terbentuk setelah bunga betina berhasil diserbuki.

3. Apakah pare yang ditanam di pot perlu diberi rambatan?

Ya, rambatan sangat dianjurkan karena pare memiliki batang yang menjalar dan sulur untuk memanjat. Rambatan membantu tanaman tumbuh lebih teratur, menghemat ruang di teras, serta membuat buah lebih mudah dipantau dan dipanen.

4. Mengapa tanaman pare di pot tidak kunjung berbuah?

Pare yang belum berbuah dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kurangnya sinar matahari, kondisi tanaman yang belum cukup dewasa, ketidakseimbangan nutrisi, atau penyerbukan bunga yang kurang optimal. Pastikan tanaman memperoleh cahaya yang cukup, tumbuh sehat, dan memiliki kondisi yang mendukung pembentukan buah.

5. Kapan waktu yang tepat untuk memanen pare?

Pare umumnya dipanen ketika buah sudah mencapai ukuran yang diinginkan, tetapi belum terlalu matang. Pemetikan sebaiknya dilakukan secara hati-hati menggunakan gunting atau pisau agar batang dan bagian tanaman lainnya tidak rusak.

Rekomendasi