Asal Usul Baju Kurung dan Evolusinya dalam Industri Fashion Indonesia

Sejarah dan asal usul baju kurung serta perkembangannya dalam industri fashion di Indonesia.

Nabaulma Chilmi
Oleh Nabaulma Chilmi - Reporter
Asal Usul Baju Kurung dan Evolusinya dalam Industri Fashion Indonesia
Asal Usul Baju Kurung dan Evolusinya dalam Industri Fashion Indonesia (Merdeka.com)

Asal Usul Baju Kurung dan Evolusinya dalam Industri Fashion Indonesia

Baju kurung, pakaian tradisional Melayu dalam sejarah dan evolusinya dalam industri fashion di Indonesia. 

Baju kurung memiliki ciri khas panjang hingga sejajar pangkal paha serta longgar. Pakaian ini sering dipakai dalam acara resmi atau peristiwa penting, sering kali dipadukan dengan kain songket dan perhiasan emas. Desain tertutup baju kurung cocok dengan banyaknya masyarakat Melayu yang beragama Islam, sehingga wanita sering mengenakannya dengan hijab. Namun, baju kurung juga dapat dipakai tanpa hijab.

Dahulu, baju kurung sering dipakai dalam acara kebesaran kerajaan, tetapi seiring dengan perkembangan zaman, masyarakat biasa mulai mengenakannya dalam berbagai kesempatan.

Sejarah Baju Kurung

<b>Sejarah Baju Kurung</b>
Dok. Istimewa

Menurut catatan Tiongkok, pada abad ke-13, masyarakat Melayu  hanya menggunakan penutup untuk bagian bawah tubuh.

Seiring berjalannya waktu, mereka mulai mengadopsi sarung yang dililitkan di tubuh atau "kemben" dan mengenakan celana panjang hingga lutut.

Ketika pedagang asing dari Timur Tengah, Tiongkok, dan India mulai masuk ke wilayah Melayu, masyarakat Melayu mulai mempengaruhi cara berpakaian dan agama para pedagang asing tersebut, yaitu Islam. 

Pada tahun 1400, dalam karya kesusastraan berjudul "Sejarah Melayu" oleh Malay Annals, disebutkan bahwa orang Melayu mulai mengenakan pakaian seperti tunik, yang merupakan pengaruh dari Timur Tengah, untuk menutupi tubuh mereka, yang juga menjadi awal mula munculnya baju kurung.

Dalam buku "Pakai Patut Melayu" karya Dato' Haji Muhammad Said Haji Sulaiman, baju kurung yang dikenal saat ini sudah ada sejak tahun 1800 di Teluk Belanga, Singapura, pada masa pemerintahan Sultan Abu Bakar. Pada abad ke-20, baju kurung menjadi pakaian yang populer di daerah Sumatera.

Perbedaan Antara Baju Kurung Laki-Laki dan Perempuan

<b>Perbedaan Antara Baju Kurung Laki-Laki dan Perempuan</b>
Dok. Istimewa

Baju Kurung Perempuan

<b>Baju Kurung Perempuan</b>
Dok. Istimewa

Baju Kurung Perempuan memiliki panjang di bawah lutut atau sejajar dengan pangkal paha, dan umumnya tidak memiliki saku di bagian atasnya.

Baju Kurung Laki-Laki

<b>Baju Kurung Laki-Laki</b>
Dok. Istimewa

Baju Kurung Laki-Laki memiliki potongan yang lebih pendek, dilengkapi dengan saku di bagian atas atau dua saku di bagian bawah, serta alas leher yang lebih melebar, biasanya dilengkapi songket. 

Ragam Baju Kurung

<b>Ragam Baju Kurung</b>
Dok. Istimewa

Jenis-jenis Baju Kurung

Seiring berjalannya waktu, baju kurung telah mengalami perkembangan yang menghasilkan berbagai model dengan desain yang bervariasi. Berikut adalah beberapa jenis baju kurung yang tersedia saat ini:

Baju Kurung Model Teluk Belanga

<b>Baju Kurung Model Teluk Belanga</b>
© 2024 merdeka.com
Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Baju kurung Teluk Belanga memiliki desain leher berbentuk bulat dengan belahan di bagian depan dan dilengkapi dengan kancing.  Untuk baju kurung pria, bagian atasnya dipakai di luar.

Baju Kurung Model Cekak Musang

<b>Baju Kurung Model Cekak Musang</b>
© 2024 merdeka.com
Dok. Istimewa
© 2024 dream.co.id

Baju Kurung Cekak Musang, dengan bagian bawah memiliki model disesuaikan dengan gaya Baju Kurung Teluk Belanga. Desainnya memiliki leher tegak dan bagian depan tertutup dengan beberapa kancing.

Baju Kurung Model Kedah

<b>Baju Kurung Model Kedah</b>
© 2024 merdeka.com
Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Baju Kurung Kedah terdiri dari baju longgar yang terbuat dari kain cita dengan motif bunga-bunga kecil atau kain kasa tebal atau tipis yang jarang dan memiliki potongan leher lonjong. 

Rekomendasi