7 Tips Memilih Kalung Emas yang Awet Tidak Mudah Putus, Cegah Investasi Gagal

Temukan cara memilih kalung emas yang tahan lama, tidak mudah putus, dan nyaman digunakan setiap hari.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
7 Tips Memilih Kalung Emas yang Awet Tidak Mudah Putus, Cegah Investasi Gagal
Ilustrasi Kalung Emas (Foto: Freepik)

Memilih kalung emas tidak hanya berkaitan dengan estetika, tetapi juga merupakan sebuah investasi yang memerlukan pertimbangan yang matang. Bagi Anda yang aktif dan ingin tampil anggun setiap hari, penting untuk menemukan kalung emas yang tahan lama, tidak mudah putus, dan aman untuk digunakan sehari-hari.

Perhiasan emas, khususnya kalung, sering kali menjadi aksesori yang disukai karena dapat melengkapi penampilan. Namun, jika tidak dipilih dengan hati-hati, kalung tersebut bisa rentan terhadap kerusakan. Memiliki kalung emas yang kuat dan tahan banting akan memberikan rasa tenang, sehingga Anda dapat beraktivitas tanpa khawatir perhiasan akan rusak atau hilang.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui tips dalam memilih kalung emas yang awet, tidak mudah putus, dan aman untuk digunakan sehari-hari, agar investasi Anda tetap terjaga nilainya dan siap menemani setiap momen berharga. Melansir dari berbagai sumber, Senin (5/1), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Perhatikan Kadar Emas (Karat) untuk Kekuatan Optimal

Model Kalung Emas 24 Karat untuk Anak Muda
Model Kalung Emas 24 Karat untuk Anak Muda (Foto: ChatGPT)

Kadar emas adalah faktor kunci yang menentukan kekuatan dan ketahanan sebuah kalung. Emas murni, atau emas 24 karat, memiliki kandungan emas hingga 99,9% dan dikenal karena sifatnya yang sangat lunak. Kelunakan ini membuatnya mudah tergores atau berubah bentuk, sehingga kurang cocok untuk perhiasan yang digunakan sehari-hari dan sering terpapar aktivitas fisik. Untuk kalung yang akan dikenakan setiap hari, pilihan terbaik adalah menggunakan kadar emas yang lebih rendah, yang dicampur dengan logam lain untuk meningkatkan daya tahannya.

Emas 18K, yang mengandung 75% emas murni, menawarkan keseimbangan ideal antara kemurnian dan kekuatan, serta tetap mempertahankan warna kuning emas yang kaya. Di sisi lain, emas 14K dengan 58,3% kandungan emas menjadi pilihan yang sangat direkomendasikan karena ketahanannya yang luar biasa terhadap goresan dan benturan, berkat kandungan logam campurannya yang lebih tinggi. Memilih kadar emas 14K atau 18K memastikan kalung Anda tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga cukup kuat untuk menghadapi tantangan penggunaan sehari-hari.

Dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir kalung akan cepat rusak atau putus saat beraktivitas, menjadikannya pilihan investasi yang cerdas untuk jangka panjang. Pemilihan kadar emas yang tepat sangat penting untuk memastikan perhiasan tetap awet dan indah, sehingga dapat digunakan dalam berbagai kesempatan tanpa rasa khawatir. Kalung yang terbuat dari emas 14K atau 18K adalah solusi ideal bagi mereka yang menginginkan kombinasi antara estetika dan fungsionalitas.

2. Pilih Jenis Rantai yang Kuat dan Kokoh untuk Daya Tahan Maksimal

Model Kalung Emas yang Tidak Mudah Putus Rantai Curb Tembaga Campuran.
Model Kalung Emas yang Tidak Mudah Putus Rantai Curb Tembaga Campuran. /Foto: Gemini

Jenis rantai kalung memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan daya tahan perhiasan terhadap tekanan dan tarikan. Beberapa desain rantai secara alami lebih kuat dan mampu menahan penggunaan sehari-hari dibandingkan dengan yang lainnya. Oleh karena itu, memilih jenis rantai yang tepat adalah langkah krusial untuk memastikan kalung emas Anda tetap awet dan tidak mudah putus. Di antara berbagai model rantai, rantai Curb atau Cuban Link dikenal sangat kuat karena memiliki mata rantai pipih yang saling mengunci dengan erat. Selain itu, rantai Figaro, yang memiliki pola mata rantai bervariasi, juga menawarkan kekuatan yang sangat baik. Rantai Rope atau Tali, yang terbuat dari pilinan untaian logam, serta rantai Wheat atau Spiga yang solid, sangat direkomendasikan karena konstruksinya yang kokoh. Rantai Box atau Kotak juga menjadi pilihan yang baik karena menggabungkan kekuatan dengan tampilan yang modern.

Di sisi lain, terdapat beberapa jenis rantai yang sebaiknya dihindari jika ketahanan untuk penggunaan aktif sehari-hari menjadi prioritas. Rantai Snake dan Herringbone, meskipun memiliki desain yang menarik dan elegan, cenderung lebih halus dan rapat, sehingga membuatnya rentan terhadap kusut dan kerusakan. Desain yang kompleks dan banyak sambungan kecil pada rantai ini dapat menjadi titik lemah, sehingga tidak ideal untuk kalung yang sering dipakai dan berisiko terkena benturan. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan kekuatan dan ketahanan saat memilih rantai kalung agar perhiasan Anda tetap dalam kondisi baik meskipun digunakan setiap hari.

3. Perhatikan Ketebalan dan Berat Kalung untuk Ketahanan Ekstra

Selain jenis rantai dan kadar emas, ketebalan serta berat kalung juga menjadi faktor penting yang menentukan kekuatannya. Umumnya, kalung yang lebih tebal dan memiliki berat lebih cenderung lebih tahan lama serta kuat dibandingkan dengan kalung yang lebih tipis dan ringan. Ini disebabkan oleh fakta bahwa semakin banyak material emas yang digunakan, semakin kokoh struktur keseluruhan kalung tersebut. Untuk aktivitas sehari-hari yang lebih aktif, disarankan untuk memilih kalung dengan ketebalan minimal 1 hingga 2 milimeter. Kalung yang terlalu tipis cenderung lebih mudah mengalami kerusakan, seperti bengkok atau putus akibat tekanan atau tarikan yang tidak disengaja selama beraktivitas.

Berat kalung memiliki hubungan langsung dengan jumlah logam mulia yang ada di dalamnya, yang berpengaruh besar terhadap daya tahannya. Ketika Anda memegang kalung, cobalah untuk merasakan bobotnya. Jika kalung terasa ringan dan rapuh, mungkin tidak akan bertahan lama jika sering digunakan. Oleh karena itu, berinvestasi pada kalung yang sedikit lebih tebal dan berat adalah langkah yang bijak untuk memastikan perhiasan Anda tetap utuh dan indah dalam jangka waktu yang lebih lama, serta mengurangi risiko kerusakan yang tidak diinginkan.

4. Periksa Kualitas Pengait (Clasp) untuk Keamanan Optimal

Pengait atau clasp merupakan salah satu elemen krusial pada kalung yang sering kali terabaikan, meskipun kualitasnya sangat berpengaruh terhadap keamanan dan daya tahan kalung tersebut. Pengait yang tidak berkualitas atau lemah dapat menyebabkan kalung mudah terlepas, bahkan hilang, sehingga memilih pengait yang kuat dan dapat diandalkan sangatlah penting.

Terdapat dua tipe pengait yang paling umum digunakan, yaitu Lobster Claw dan Spring Ring. Di antara keduanya, pengait Lobster Claw atau capit udang dianggap sebagai pilihan yang lebih aman dan lebih dianjurkan. Mekanisme pegas yang kuat pada pengait ini memastikan bahwa pengait tertutup dengan rapat dan sulit terbuka secara tidak sengaja, sehingga memberikan rasa tenang saat Anda beraktivitas.

Sementara itu, pengait Spring Ring atau cincin pegas juga sering digunakan, namun Anda harus memastikan bahwa pegasnya cukup kuat dan tidak mudah longgar. Pengait jenis ini lebih rentan untuk terbuka jika sering tertekan atau tertarik. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa pengait terbuat dari material yang sebanding dengan kekuatan kalung itu sendiri, serta memeriksa bahwa mekanisme pegasnya berfungsi dengan baik dan rapat saat ditutup.

5. Pertimbangkan Desain Kalung Tanpa Liontin Berat atau Tajam

Model Kalung Emas Tren 2026 untuk Persiapan Lebaran
Model Kalung Emas Tren 2026 untuk Persiapan Lebaran /AI

Bagi Anda yang ingin mengenakan kalung dengan liontin, penting untuk memilih desain liontin yang sesuai agar rantai kalung tetap terjaga. Liontin yang terlalu berat bisa memberikan tekanan berlebihan pada rantai, terutama pada bagian sambungan, yang dapat mengakibatkan rantai meregang atau bahkan putus seiring waktu. Selain berat, bentuk liontin juga harus diperhatikan dengan seksama. Liontin yang memiliki sudut atau tepi tajam bisa berpotensi mengikis atau menggores mata rantai kalung secara perlahan. Gesekan yang terus-menerus ini dapat melemahkan struktur rantai, sehingga membuatnya lebih rentan terhadap kerusakan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih liontin yang proporsional dengan ketebalan dan kekuatan rantai kalung Anda.

Untuk penggunaan sehari-hari, liontin yang ringan dan memiliki desain dengan tepi membulat atau halus adalah pilihan yang lebih aman. Desain semacam ini tidak akan memberikan beban berlebih atau menyebabkan gesekan yang merusak, sehingga kalung emas Anda dapat tetap awet dan aman digunakan dalam jangka panjang. Dengan memilih liontin yang tepat, Anda tidak hanya menjaga keindahan kalung, tetapi juga memastikan bahwa kalung tersebut dapat digunakan tanpa khawatir akan kerusakan. Pastikan untuk mempertimbangkan semua aspek ini sebelum memutuskan liontin mana yang akan digunakan agar pengalaman mengenakan kalung menjadi lebih menyenangkan.

6. Periksa Kualitas Sambungan dan Pengerjaan Perhiasan

Model Kalung Emas Inisial Seberat 3 Gram Paling Manis untuk Hadiah Ulang Tahun
Model Kalung Emas Inisial Seberat 3 Gram Paling Manis untuk Hadiah Ulang Tahun /AI

Kualitas pembuatan kalung emas merupakan aspek utama yang sangat mempengaruhi ketahanannya. Perhiasan emas yang dibuat dengan baik akan menunjukkan sambungan yang halus dan kuat di setiap mata rantai, tanpa adanya celah yang terlihat atau indikasi pengerjaan yang kasar. Oleh karena itu, pemeriksaan detail sangatlah penting sebelum Anda memutuskan untuk melakukan pembelian. Setiap mata rantai harus terhubung dengan rapat dan presisi, memastikan bahwa tidak ada bagian yang terasa longgar atau rapuh.

Sambungan yang lemah atau tidak sempurna adalah titik rentan yang umum, yang dapat membuat kalung mudah putus saat terkena tekanan atau tarikan. Selain itu, perhatikan juga apakah terdapat tanda-tanda solder yang buruk atau pengerjaan yang terburu-buru, karena hal ini bisa menjadi indikasi kualitas yang rendah. Kalung yang diproduksi dengan presisi tinggi oleh pengrajin yang terampil akan memiliki daya tahan yang jauh lebih baik. Investasi pada kalung dengan pengerjaan berkualitas tinggi tidak hanya menjamin keindahan visual, tetapi juga memberikan jaminan kekuatan dan keawetan, memastikan perhiasan Anda tetap terjaga dalam kondisi prima selama bertahun-tahun penggunaan.

7. Beli di Toko Perhiasan Terpercaya

Ilustrasi Kalung Emas
Ilustrasi Kalung Emas Foto: Freepik

Toko perhiasan terpercaya biasanya menjamin kualitas bahan dan pengerjaan kalung emas. Informasi kadar, berat, dan jenis emas pun lebih transparan.Selain itu, toko resmi biasanya menyediakan layanan servis atau perbaikan jika kalung mengalami kerusakan ringan Dengan membeli di tempat terpercaya, Anda mendapatkan kalung emas yang tidak hanya indah, tetapi juga aman dan tahan lama untuk sehari-hari.

Rekomendasi